From: [email protected] Date: Tue, 1 May 2012 01:05:14 +0000 Afwan mau tanya,ada umahat yg pnya hutang puasa 4hr,skarang sdg hamil/perkiraan mlahirkan 1 mggu lg,jka dia bayar skarang, fisikny tdk kuat,padahal puasa ramadhan sdh dekat.Dia perkirakan pd saat puasa mdatang, dia mnyusui bayinya..dan dia tidak bisa puasa.. Apa seharusnya yg dia lakukan skarang? Apa boleh dia menunda membayar puasa,nanti saat dia sudah menyapih/ bayinya sdh makan nasi? Atau dg menggabungkan hutang dulu dan hutang puasa ramadhan mdatang? >>>>>>>>>>>>
Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Ada orang yang ketika datang bulan Ramadhan dia masih punya hutang puasa Ramadhan tahun lalu. Berdosakah dia dalam hal ini ? Haruskah dia membayar kifarat (denda) ? Jawaban Orang yang mempunyai hutang puasa Ramadhan dia wajib mengqadlanya sebelum Ramadhan berikutnya. Dan dia boleh mengakhirkan puasa qadha tersebut sampai bulan Sya'ban. Jika Ramadhan berikutnya telah tiba sementara dia belum mengqadla puasa Ramadhan tahun lalu tanpa alasan yang syar'i, maka dia berdosa. Dalam hal ini dia harus mengqadla puasa tersebut dan memberi makanan kepada fakir miskin, satu hari satu orang. Hal ini bedasarkan fatwa sejumlah shahabat Radhiyallahu 'anhum. Adapun jumlah makanan pokok tersebut adalah setengah sha' makanan pokok setempat untuk satu hari puasa. Diberikan kepada orang-orang miskin walaupun satu. Adapun jika keterlambatan mengqadla tersebut disebabkan karena sakit atau safar (musafir), maka dia hanya wajib mengqadla saja dan tidak wajib memberi makan kepada fakir miskin. Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala "Artinya : Barangsiapa yang sakit atau sedang bepergian, maka dia boleh berpuasa di hari lain".[Al-Baqarah : 184] Dan Allah Subhanahu wa Ta'ala Maha penolong Pertanyaan. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Saya telah berumur 50 tahun dan saya pernah meninggalkan puasa Ramadhan sebanyak 15 hari yaitu ketika saya melahirkan salah seorang anak saya dan waktu itu umur saya kira-kira 27 tahun. Pada tahun tersebut saya belum mengqadla hutang puasa saya. Haruskah saya mengqadlanya sekarang ? Dan berdosakah saya dalam hal ini ? berikanlah jawaban kepada saya, mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta'ala membalas Anda dengan kebaikan. Jawaban Anda wajib bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena anda telah mengakhirkan kewajiban anda tersebut. Jadi anda wajib mengqadla jumlah hari yang anda tinggalkan dan anda juga harus memberi makan kepada orang miskin setiap satu hari setengah sha' makanan pokok setempat selengkapnya baca di http://almanhaj.or.id/content/1603/slash/0 Wallahu a'lam Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic Messages in this topic (1) Recent Activity: New Members 17 Visit Your Group Website anda http://www.almanhaj.or.id Berhenti berlangganan: [email protected] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use .
