Assalamu'alaikum.

ikhwan sekalian, sebagaimana diketahui betapa beratnya memegang sunnah pada
akhir zaman seperti ini..
betapa berat juga para ikhwan yang tetap istiqomah tidak memakai jasa Bank
(pun itu bank syari'ah) dalam proses pembayaran / pencicilan rumah.
Ana jadi berfikir, apakah tidak ada orang yang kaya dari golongan kaum
muhsinin sehingga tidak ada yang bisa menolong saudara-saudaranya yang lain
dalam hal pengadaan perumahan.

Saya sempat menemukan di daerah Jakarta Utara, ada seorang Pak Haji yang
dia bersedia membuatkan rumah kemudian bisa dicicil sempai sekitar 5 - 7
tahun, tanpa ada denda pun misalkan kita terlambat membayar..beliau ini
benar2 mencoba memegang syariat.
Rumah dibuatkan seperti sebagaimana keinginan kita. Tapi memang tanah yang
dibangun tersebut adalah tanah milik beliau, tapi toh minimal tidak ada
paksaan, tidak ada praktek riba dan perantara ke tiga. Sayangnya beliau
telah di panggil Allah beberapa tahun lalu sewaktu beliau menunaikan ibadah
haji...semoga beliau wafat dalam keadaan husnul khootimah.

Nah, berkaca dari sini, ana sangat paham betapa beratnya mengenai pengadaan
perumahan tersebut bagi para ikhwan yang tetap memegan sunnah tidak mau
terlibat dg bank2 ribawi.
Apakah tidak ada para muhsinin yang tergerak untuk melakukan amalan mulia
seperti ini ? ana rasa ini pahalanya lebih dari 1 jenis pahala karena
membantu saudara-saudara kita.

Atau mungkin ada ikhwan yang bisa lobi para miliyuner di Timur Tengah untuk
beramal seperti ini di indonesia, melawan gilasan roda-roda riba KPR
perumahan?
ana rasa ini permasalah serius yang semoga ada muhsinin yang memikirkan dan
memberi solusi.

Barakallahu fikum.

Kirim email ke