From: [email protected]
Date: Fri, 4 May 2012 14:48:47 +0700
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Adakah link artikel  yang disertai dalil shahih tentang sunnah atau apa saja 
yang harus dilakukan dalam menyambut atau melewati hari demi hari, bulan demi 
bulan sampai hari kelahiran anak.
Hal ini untuk menghindarkan saya dari ibadah yang tertolak dengan pengetahuan 
saya tentang sunnah yang masih sedikit.
syukran..
>>>>>>>>>>>
 
Silakan baca dan semoga bermanfaat.
 
1. PROSES DAN PERKEMBANGAN JANIN DI RAHIM
Setelah terjadi pembuahan yang ditakdirkan oleh Allah Azza wa Jalla hingga 
berproses menjadi seorang anak, mulailah sang ibu mengalami perubahan-perubahan 
di rahimnya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam satu hadits shahih 
bersabda.

إنَّ أَحَدَكُم يُجْمَعُ خلقُهُ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا 
نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثلَ 
ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، 
وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، 
وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ،

Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dipadukan bentuk ciptaannya dalam 
perut ibunya selama empat puluh hari (dalam bentuk mani) lalu menjadi segumpal 
darah selama itu pula (selama 40 hari), lalu menjadi segumpal daging selama itu 
pula, kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin tersebut, 
lalu ditetapkan baginya empat hal: rizkinya, ajalnya, perbuatannya, serta 
kesengsaraannya dan kebahagiaannya." [Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin 
Mas'ud Radhiyallahu 'anhu]. 

Dilihat dari perkembangan ilmu medis sekarang ini, jelas hadits tersebut akan 
dibenarkan para ilmuwan, karena tidaklah jauh berbeda dengan penemuan-penemuan 
mereka. Disebutkan pula, bahwa pada kehamilan antara 8 sampai 10 pekan (sekitar 
56-70 hari) pembuluh darah janin mulai terbentuk. Dengan alat-alat modern 
seperti alat perekam jantung bayi (elektrokardiografi/EKG untuk bayi) dan 
ultrasonografi (USG) dapat diketahui sedini mungkin, apakah jantung bayi sudah 
berdenyut atau belum
Selengkapnya baca di http://almanhaj.or.id/content/3033/slash/0
 
2. KETIKA SI BUAH HATI HADIR
Pembahasan singkat berikut ini adalah beberapa amalan yang disunnahkan untuk 
dilakukan setelah anak lahir, namun banyak tidak diamalkan oleh kaum muslimin.

1. Bersyukur kepada Allah.
Apabila sepasang suami isteri telah dikaruniai anak, baik laki-laki maupun 
perempuan, maka hendaklah keduanya bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya.

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, 
dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” [Al-Baqarah : 152]

Tidak boleh merasa kecewa atas apa pun keadaan si buah hati, namun hendaklah 
bersyukur dan bersabar. 

2. Mentahnik.
Ketika si buah hati telah dilahirkan, maka seorang ayah hendaknya mentahnik 
langit-langit mulut si bayi dengan buah kurma yang telah dilumatkan.

3. Mendo’akan.
Kemudian do’akanlah buah hati Anda dengan kebaikan dan keberkahan. Misalnya 
dengan do’a.

بَارَكَ اللهُ فِيْه.ِ

“Semoga Allah memberikan berkah atasnya.”

4. Memberikan nama.
Seorang ayah dibolehkan memberikan nama kepada si buah hati pada saat ia 
dilahirkan atau pada hari ketujuh.

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Telah dilahirkan 
bagiku seorang anak laki-laki, lalu aku membawanya kepada Nabi shallallaahu 
‘alaihi wa sallam, kemudian beliau memberinya nama Ibrahim. Lalu beliau 
mentahniknya dengan sebuah kurma dan mendo’akan keberkahan baginya. Kemudian 
beliau menyerahkannya kembali kepadaku.”[1]

Sangat dianjurkan untuk memberikan nama-nama yang baik, indah dan dicintai 
Allah Ta’ala bagi si buah hati. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam 
bersabda.

إِنَّ أَحَبَّ أَسْمَائِكُمْ إِلَى اللهِ: عَبْدُ اللهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ.

“Sesungguhnya nama kalian yang paling dicintai Allah adalah ‘Abdullah dan 
‘Abdurrahman.” [2]

Selengkapnya baca di http://almanhaj.or.id/content/1191/slash/0
Wallahu a'lam





                                          

Kirim email ke