From: [email protected]
Date: Thu, 28 Jun 2012 10:22:04 +0800
Assalamu'alikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Si fulan belajar ilmu Hipnotis untuk pengobatan ini dengan metode ritual tengah 
malam bersemedi dan terakhir ritual atau puncaknya si fulan merasa nyawanya 
ingin dicabut, (menurut temannya ruhnya dikeluarkan oleh Allah Subhanahu Wa 
Ta'ala untuk dibersihkan), sedangkan "Nabi Muhammad shalallahu 'alahi wasallam 
saja yang membersihkan Malaikat Jibril" betulkan kalau ana salah,..
Sekarang si fulan kadang bengong katanya seperti bicara dengan gurunya dan 
cenderung kasar emosinya tinggi suka memukul sepertinya depresi. Kata gurunya 
si fulan menyalahgunakan ilmu yang tidak benar..!
Yang Ana tanyakan:
1. Apakah dibenarkan didalam Islam ilmu seperti ini?
2. Apakah si fulan sudah dirasuki jin?
3. Apakah punya info mengenai ruqyah daerah malang yang Syar'i?
jazakumullahu khairan
terima kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullah
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
 
1. Hipnotis untuk pengobatan dengan metode ritual tengah malam bersemedi untuk 
mendapatkan kekuatan luar biasa ('khawariqul 'adah') dalam pengobatan dan 
dibakukan menjadi suatu ilmu adalah bentuk kekuatan yang berasal dari syaitan. 
Sekalipun secara zhahir dilakukan dengan membaca ayat atau dzikir. Sebagaimana 
difirmankan Allah.

فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ

"Artinya : Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan 
sihir iru mereka dapat menceraikan antara suami dan istrinya" [Al-Baqarah : 102]

Ayat tersebut menunjukkan, bahwa 'khawariqul 'adah' yang dapat dipelajari 
adalah sihir.
 
Masalah Pengobatan
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menegaskan dalam Majmu' Fatawa-nya 
hal.67-68, bahwa sebab yang Allah ciptakan untuk penyembuhan suatu penyakit ada 
dua bentuk.

(a). Sebab-sebab yang syar'i, yaitu dengan membacakan ruqyah (pengobatan dengan 
bacaan Al-Qur'an) seperti yang dicontohkan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, 
dengan berdo'a kepada Allah dan lain-lain

(b). Sebab-sebab 'hissiah' (kongkrit), seperti obat-obatan yang dikenal dalam 
syari'at (madu dll). Atau obat-obatan yang diolah berdasarkan pengalaman dan 
penyelidikan ilmiah yang dapat memberikan pengaruh nyata, bukan sugesti atau 
khayalan. Seandainya hanya berupa sugesti atau sesuatu yang dikhayalkan menjadi 
obat lewat meditasi dan lain-lain, maka itu diharamkan bahkan termasuk syirik. 
Karena merupakan upaya menandingi Allah dalam menciptakan sebab terjadinya 
kesembuhan. Maka dari itu Allah pun mengharamkan pemakaian jimat-jimat, isim 
(rajah) dan yang sejenisnya, karena semuanya tidak memiliki sebab-sebab 
syari'ah maupun sebab-sebab 'hissiah' yang bisa dipertanggung jawabkan secara 
ilmiah.
Selengkapnya baca di http://almanhaj.or.id/content/105/slash/0 
 
2. Hipnotis Modern (Hipnoterapi) oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A
Hipnotis mederen inilah yang sekarang ini banyak dikembangkan dan diajarkan 
oleh berbagai lembaga pelatihan di masyarakat. Hipnotis moderen ini sejauh yang 
saja ketahui adalah pengembangan dan menejeman fungsi otak kanan dan otak kiri. 
Mereka menamakan otak kiri dengan pikiran sadar, sedangkan otak kanan dengan 
pikiran bawah sadar.

Walau demikian melalui training dan pelatihan, seseorang dapat mengoptimalkan 
otak kanannya, sehingga dapat bekerja seimbang dengan otak kiri, sehingga 
bekerja di bawah kesadaran kita.

Ilmuan zaman sekarang telah berhasil mengetahui pola kerja kedua otak manusia; 
kanan dan kiri. Mereka menjelaskan bahwa otak kiri berfungsi untuk memikirkan 
hal-hal yang bersifat logika, dan memiliki ciri senantiasa bekerja di bawah 
kesadaran kita. Sedangkan otak kanan, berfungsi sebagai penanggung jawab 
tentang segala yang berkaitan dengan rasa, seni, dan berfungsi sebagai bank 
data bagi berbagai data, kejadian, perasaan yang pernah dialami oleh manusia.

Otak kanan biasanya bekerja di bawah kesadaran kita. Misalnya, semasa anda 
duduk di bangku sekolah SD, SMP, lalu SMA, banyak memiliki teman. Akan tetapi 
bila sekarang ini, pada saaat anda membaca tulisan ini, saya minta anda 
menyebutkan 50 nama teman semasa SD, 50 teman semasa SMP, 50 teman semasa SMA, 
saya yakin anda cukup kerepotan untuk menyebutnya. Akan tetapi sekedar anda 
bertemu dan bertatap muka dengan mereka, anda langsung ingat, bukan sekedar 
nama, bahkan berbagai pengalaman anda dengannya spontan teringat, seakan-akan 
anda kembali hidup pada masa lampau anda. Bukankah demikian?

Dimanakah data tentang teman-teman anda itu tersimpan? Menurut para pakar, 
data-data itu tersimpan di otak kanan anda, atau yang diistilahkan oleh para 
ahli hipnoterapi otak bawah kesadaran.

Inilah yang dimanfaatkan oleh para hipnoterapi, mereka mengotak-atik kerja otak 
kanan dan kiri, serta berusaha memanfaatkan bebagai memori pahit atau manis 
yang pernah dialami oleh pasiennya. Yang demikian itu, karena sering kali 
penyakit yang menimpa seseorang disebabkan oleh trauma atau suatu persepsi 
tentang suatu hal yang kurang baik.
Selengkapnya baca di http://almanhaj.or.id/content/2564/slash/0
 
Wallahu Ta'ala A'lam





                                          

Kirim email ke