2012/7/11 Zubair Uba <[email protected]> > Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, > Alhamdulillah, dengan berggabung di milist ini,hampir setiap saat ana > selalu dapat ilmu yang bermanfaat. Jazakumullahu khoiron katsiiroo... > > Bila tidak keberatan, mohon gantikan alamat email aktif ana di milist ini, dari [email protected] ke [email protected], karena email ana yg di gmail, ingin ana khususkan untuk urusan kantor. > Jazakumullahu khoiron atas bantuannya. > > Wassalamu 'alaikum warohmatullahi wabarokatuh, > Zubair
Wa'alaykumussalaam warahmatullaah wabarakaatuh, 1. Akhiy kariim, sebetulnya caranya cukup mudah. Antum tinggal kirimkan email kosong (baik subject maupun isi email) ke alamat [email protected] dengan login [email protected] untuk berhenti berlangganan/keluar dari anggota millis. Dan reply balasan email yang antum akan terima dari admin millis beberapa saat setelah antum mengirimkan email tersebut untuk pemastian. Dan antum juga kirimkan email kosong (baik subject maupun isi email) ke alamat [email protected] dengan login [email protected] bergabung dengan alamat email baru. Dan seperti diatas, reply balasan email yang antum akan terima dari admin millis beberapa saat setelah antum mengirimkan email tersebut untuk pemastian/aktifasi. Ini kalau antum ingin mengganti alamat email, mana yang akan dipakai untuk terdaftar sebagai anggota millis assunah. 2. Tapi, ada opsi lain (sekedar saran). Kalau ingin tetap menggunakan email lama sebagai email yang terdaftar di millis assunnah tanpa daftar dengan email baru. Buat saja label assunnah dan tentu dengan filternya di email Gmail antum. Hal ini juga yang ana lakukan, terdaftar di beberapa millis selain millis assunnah tidak menjadi masalah. Buatkan juga label office (misalnya) dan tentu filternya juga agar email yang terkait dengan kantor masuk di satu label/tempat. Ratusan atau ribuan email yang masuk, tidak menjadi masalah karena sudah di filter pada tempatnya masing-masing, sehingga terlihat lebih rapih. Dan sudah all in one, satu email untuk semua kebutuhan. Karena sebagian orang (barangkali), butuh yang simpel dan tidak terlalu ingin buka email dengan banyak account. Gmail sejauh ini memungkinkan untuk hal yang antum perlukan. Sebagaimana email-email yang lainpun, seperti Yahoo!, Hotmail, dan yang lainnya sudah bisa seperti ini. Sekali lagi, ini hanya sekedar saran. Jika kebutuhannya tetap harus buat email yang terpisah antara email/message assunnah dengan email/message kantor, silahkan saja akhiy untuk mencoba step di point 1. Barangkali ada manfaatnya. Baarakallaahu fiikum.
