Afwan..... sedikit saya tambahkan... Untuk saudaraku Ery.....
Sesungguhnya akidah salaf adalah fitroh manusia, bagi setiap insan yang merindukan kemerdekaan secara hakiki....mengikuti akidahnya salafus shallih adalah obatnya.... dimana adanya vertikalisasi hubungan dengan Alloh dengan cara yang haq, membangun hubungan dengan manusia dengan cara yang haq.... Tidaklah saya menjadi seorang yang pemberani dalam segala hal (kebaikan) kecuali setelah mengenal manhaj ini.... Alhamdulillah.... Rasa takut (khauf), Cinta (mahabbah) dan Harapan (Rodja) tertata secara proporsional, menjadi tahu akan haq Alloh subhana wa ta'ala dan Rasul-Nya shalallahu'alai wa sallam serta haq dan kewajiban hamba seperti apa..... Adapun hal2 yang anda sebutkan di atas merupakan bagian dari ketidaksempurnaan manusia secara umum... mudah2an dengan tersebarnya pembahasan seperti ini, menjadi bahan renungan bagi saudara2 kita.... tentang pentingnya ilmu dan Hikmah dalam berdakwah...tidak cukup semangat saja.... Demikian, semoga manfaat... 2012/8/23 Abdillah <[email protected]> > Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh > > Sedikit menambahkan.... > Benar adanya seperti yang akhi UD Huda paparkan...., dengan adanya > perubahan kepada akidah yang shahihah yakni manhaj salaf, dari beberapa > saudara kita ada kecenderungan puberitas manhaj (menukil ucapan Ust. Syaikh > Mudrika Ilyas)..... > > Setelah mulai faham adanya beberapa kekeliruan dalam pemahaman agama dalam > masyarakat kadang disikapi dengan semangat yang maaf mungkin bisa dikatakan > agak berlebih, sampai akhirnya ada stigmasi yang buruk terhadap sikap > ikhwah di masyarakat umum, yang notabenenya mereka awam terhadap manhaj > yang haq ini.... > > Tidak kita tutupi stigmasi tadi terbentuk pada beberapa lapisan > masyarakat, yang notabenenya mereka juga punya catatan tersendiri pada para > Mujadid sepertinya Syaikhul Islam Ibnu Taymiah dan Syaik Muhammad Bin Abdul > Wahhab, maka pada saat mereka melihat kondisi para ikhwah yang sangat > bersemangat tadi...maka mereka mulai membuka catatatan mereka tentang para > mujadid tersebut...yang didalamnya penuh kedengkian.....sampai pada > akhirnya mereka melakukan mobilisasi pada beberapa masjid kemudian > mengambil alih kepengerusan dan melarang kegiatan para ikhwah..... ini > dampak yang langsung terasa apabila dakwah atau sikap kita tanpa hikmah.... > > Untuk itu...saya dengan segala kelemahan, menyeru pada sekalian > ikhwan...untuk tetap mengedepankan akhlak karimah sebagai bukti tarbiyah > dalam bergaul dengan masyarakat umum....baik dalam menyampaikan sesuatu > atau mendakwahkannya... > > Demikian, mohon maaf apabila salah dalam paparan... > Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh > > Abu Dzaky - Bekasi > > > 2012/8/22 UD Huda <[email protected]> > >> Wa'alaykumussalam warahmatullahi >> >> Kepada Saudara Ery, >> Pertama yang perlu diluruskan adalah bahwa salafy/salafiyyah itu sama >> sekali bukan nama suatu kelompok/organisasi. Ini semata-mata nisbat atau >> sebutan bagi mereka yang dalam metode berilmu, memahami dan mengamalkan >> Islam ini berusaha menyandarkan/ menduplikasi pemahaman dan amalan >> Rasulullah, sahabat, tabi'in, tabi'ut tabi'in dan ulama sesudah mereka yang >> sepemahaman dengan tiga generasi awal. >> >> Maka setiap orang yang berusaha beramal sesuai hal di atas dapat disebut >> salafiyyin, terlepas ada kekurangan akibat keterbatasan ilmu, dari >> organisasi/negara apapun apapun dia. Konsekwensinya ketika dia mencocokkan >> antara pemahaman/amal dia dengan pemahaman/amalan ketiga generasi awal >> tersebut dan menemukan ketidaksesuaian, maka dia akan segera ruju' kepada >> tiga generasi awal tersebut sebagai patokan. >> >> Adapun stempel ekslusif/ekstrim kiranya mungkin muncul karena beberapa >> hal : >> 1. Jauhnya pemahaman kaum muslimin pada umumnya dari ilmu/pemahaman/amal >> Islam yang seharusnya, sehingga mereka mengira metode salaf dalam ber-Islam >> adalah hal yang baru dan aneh. >> 2. Tidak dipungkiri sebagian tholibul 'ilm yang belum utuh pemahamannya >> tentang manhaj salaf, sehingga belum memahami sebagian ilmu tentang dakwah >> dan mua'malah yang berakibat kesalahpahaman dalam masyarakat. >> 3. Sebagian tholibul 'ilm belum mampu memilah informasi yang perlu, belum >> perlu atau tidak perlu disampaikan atau disebarluaskan terkait aktivitas >> dakwah/nasihat/peringatan. Karena seorang da'i kadang-kadang memberikan >> penekanan-penekanan dalam materi ajar terkait nasihat/peringatan untuk >> majelis yang beliau asuh, tetapi disebarkan secara parsial oleh para murid >> yang berakibat kesan keras/kaku/ekstrim dalam dakwah. >> >> Demikian yang dapat ana sampaikan. >> Mudah-mudahan dapat menjawab pertanyaan antum >> >> Barokallahu fiika >> >> >> --- Pada *Rab, 22/8/12, Ery Sy <[email protected]>* menulis: >> >> Dari: Ery Sy <[email protected]> >> Judul: [assunnah] Informasi kelompok Salafi >> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> >> Tanggal: Rabu, 22 Agustus, 2012, 1:06 PM >> >> Assalamu'alaikum >> Saya mau tanya/ informasi yang benar perihal aliran/ kelompok salifi >> salafiah (maaf kalau salah tulis ejaannya), .. berdasarkan informasi yang >> saya dengar kelompok ini sangat eksklusif, bahkan oleh sebagian masyarakat >> kelompok ini cenderung dianggap ekstrim..??? apakah demikian..?? >> >> Mohon informasinya agar tidak terjadi prasangka2 buruk. >> >> Wassalamu'alaikum >> Ery ------------------------------------ Website anda http://www.almanhaj.or.id Berhenti berlangganan: [email protected] Ketentuan posting : http://milis.assunnah.or.id/aturanmilis/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
