Hukum Menyembunyikan Cacat Barang

http://pengusahamuslim.com/hukum-menyembunyikan-cacat-1810

Jika terdapat aib pada barang dagangan, yang mengurangi nilainya, penjual
berkewajiban untuk menjelaskannya kepada pembeli. Jika dia tidak
menjelaskannya maka penjual terhitung melakukan tindak penipuan. Dinyatakan
dalam hadis dari Abu Hurairah *radhiyallahu 'anhu*, bahwa Nabi *shallallahu
'alaihi wa sallam* pernah melihat setumpuk bahan makanan.

Kemudian Rasulullah* shallallahu 'alaihi wa sallam* memasukkan kedua
tangannya ke dalam tumpukan makanan itu, ternyata bagian dalamnya ada yang
basah. Beliaupun bertanya, "Apa ini wahai penjual makanan?" Dia menjawab:
"Makanan itu terkena hujan, wahai Rasulullah.." "Mengapa tidak kamu
letakkan di atas, agar calon pembeli bisa melihatnya. Siapa yang menipu,
itu bukan bagian dari adabku."(HR. Muslim).

Kemudian dari Uqbah bin Amir* radhiyallahu 'anhu*, beliau mendengar
Nabi *shallallahu
'alaihi wa sallam* bersabda,

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، وَلَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ بَاعَ مِنْ أَخِيهِ
بَيْعًا فِيهِ عَيْبٌ إِلَّا بَيَّنَهُ لَهُ

*Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak halal bagi
seorang muslim untuk menjual barang yang ada cacatnya kepada temannya,
kecuali jika dia jelaskan.* (HR. Ibn Majah 2246, Al-Hakim dalam Mustadrak,
beliau shahihkan dan disepakati Ad-Dzahabi).

*Apa yang Menjadi Hak Pembali ketika Ada Cacat di Barangnya?*

Orang yang membeli barang dagangan kemudian dia mendapatkan cacat pada
barang, yang belum dia ketahui ketika akad tawar-menawar, maka dia memiliki
dua pilihan,

*Pertama,* Mengembalikan barang itu dan mengambil uang yang telah dia
bayarkan

*Kedua,* Tidak mengembalikan barang itu, namun dia meminta ganti rugi atas
cacat yang ada pada barang. Ganti rugi ini diistilahkan dengan Al-Arsyu.
Al-Arsyu : Selisih harga antara nilai barang ketika kondisi normal dengan
nilai barang ketika kondisi cacat.

Disadur dari :

Diktat Al-Muamalat Al-Maliyah, Dr. Yusuf bin Abdillah Asy-Syubili, hlm. 7

*Artikel www.PengusahaMuslim.com*

Kirim email ke