Bismillah... Sepakat banget dng pak UD Huda, mmg dlm hal ini sifatny kondisional bg setiap individu dan keluarga, fattaqullaha mastatha'tum... Setiap individu dan keluarga hendaknya juga pandai memetakan kemampuan imunitas taqwanya, walau memang jika dikembalikan kpd kenyamanan, mgkn jauh lbh baik jk berlingkungan sosial yg homogen, terlebih homogenitas itu terkait kenyamanan dan ketepatan dalam menerapkan ibadah sesuai sunnah dan kaitannya jg dng idealita pendidikan anak nantinya, namun bg mrk yg berimun taqwa tinggi dan bermotivasi dakwah yg jg mumpuni, memilih utk tinggal dilingkungan kaum muslimin yg lbh heterogen sy kira jg bagus dan bahkan sangat dibutuhkan demi penyebaran dakwah salaf ke spektrum yg lebih luas. Wallahu a'lam
________________________________ From: Dwi Andriyanto <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, June 27, 2013 3:01 PM Subject: Re: Bls: [assunnah] Re: OOT : Perumahan komplek Salafy Assalaamualaikum Kenapa mesti phobia untuk seolah2 dianggap eklusif .. toh Islam juga dibuat dalam rangka rahmatan lil alamin. Umat islam akan mengolah negeri ini sesuai kepentingan Alloh dan Rosululloh. Untuk menjadikan miniatur peradaban islam bisa dimulai dari lingkungan terkecil ...komplek salaf .. dimana disitu jg ada yg beragama lain (non muslim) sehingga keragaman benar2 diuji coba .. kalo perlu ada juga penghuni kavling yg dari non salaf .. seiring berjalannya waktu akan bisa dianalisa bagaimana membentuk suatu lingkungan masyarakat yang madani dg konsep islam. Setelah lingkungan mulai rapi bisa membangun sekolah islam, pusat ekonomi islam termasuk perbankan syariah. Siapa tahu ada developer yang berminat.... ? Wassalaamualaikum 2013/6/26 [email protected]> > >Menurut pendapat saya, orang mengaji itu yang dicari lancarnya. Kalau kemudian >ada komplek yang sepemahaman alangkah barokahnya, apalagi kalau kita2 ini >sudah sepuh. Setidaknya ada yang mengurusi kita dalam ibadah, karena satu >kompleks >Powered by Telkomsel BlackBerry® >________________________________ > >From: UD Huda >Sender: [email protected] >Date: Wed, 26 Jun 2013 15:15:58 +0800 (SGT) >To: [email protected] >ReplyTo: [email protected] >Subject: Bls: [assunnah] Re: OOT : Perumahan komplek Salafy > > >Dalam pandangan ana, memilih tinggal di pemukiman yang homogen maupun >heterogen keduanya memiliki plus/minus. Adapun opsi untuk memilih tinggal di >lingkungan seperti apa tergantung kondisi masing-masing pribadi maupun >lingkungan. > > >1. Ada orang tertentu yang mempunyai kemampuan mempertahankan diri dan >kelarganya dari pengaruh negatif bermasyarakat yang heterogen, bahkan mampu >mempengaruhi. Maka lebih baik dia tinggal di lingkungan yang heterogen. >Sebaliknya yang merasa sulit untuk istiqomah jika tidak ada lingkungan yang >baik, maka akan baik tinggal di lingkungan yang kondusif. > > >2. Di suatu tempat bisa jadi dengan adanya perumahan khusus, dengan tetap >menjaga pergaulan dengan lingkungan di luar dapat menjadi contoh buat >masyarakat sekitar. Sementara di sisi lain jika perumahan khusus membuat >penghuninya bersikap arogan, memandang remeh orang di sekitarnya, maka cepat >atau lambat hal ini pasti akan menimbulkan masalah. > > >Alhamdulillah saat ini ana tinggal di perumahan yang 100% pemilik/penghuninya >bermanhaj salaf (perumahan sudah dihuni + 2 tahun). Dan dari awal, yayasan >yang mengembangkan perumahan ini juga sudah membuat pendekatan yang baik >dengan masyarakat, sehingga kami yang tinggal di situ tinggal >meneruskan/menjaga hubungan baik yang sudah terbina. Adanya gesekan dengan >masyarakat sekitar perumahan pun masih dalam taraf yang wajar (umumnya kalau >ada komplek perumahan apapun di sekitar perkampungan asli pasti ada masalah-2 >yang tidak bisa dihindari, seperti privasi, keamanan, dll). > > >Ketika warga sekitar perumahan punya hajat, meninggal, sakit dll, penghuni >perumahan pun ikut ambil bagian dalam memenuhi hak muslim yang sudah jauh >lebih dahulu tinggal di sekitar perumahan. dan tidak dipungkiri bahwa mudahnya >penghuni perumahan untuk aktif dalam bermuamalah dengan warga sekitar karena >ada "saling mengajak", "saling mengingatkan" yang di sebagian perumahan yang >heterogen relatif lebih sulit diamalkan. > > >Sekali lagi ana hanya ingin menegaskan bahwa tidak ada yang salah atau benar >dalam memilih pemukiman seperti di atas, melainkan melihat kondisi dan situasi >ligkungannya. > > >Wallahu a'lam > >________________________________ > Dari: "[email protected]" >Kepada: Assunnah >Dikirim: Senin, 24 Juni 2013 21:38 >Judul: Re: [assunnah] Re: OOT : Perumahan komplek Salafy > > > > >بَارَكَ اللّهُ فِيْك >Saya sependapat dengan pa syarial,,bhw alangka baiknya kt buat u umum ,,hal >ini kt sambil berdakwakan,,krn kt harus melihat kemudharatan >kemaslahahannya...itu lebih baik...sehingga islam manhaj salaf akan memboming >آمِّينَ آمِّينَ آمِّينَ > >Dan namanya komplek yg akan dibangun tidak mengapa KOMPLEK SALAFI krn kt harus >menisbatkan diri kt SALAFI,,,smga dakwah salafi selalu diberikan kekuatan oleh >Allah Taala آمِّينَ آمِّينَ آمِّينَ >وعليكم السلام ورحمت الله وبركاته >Budiandru.. >Powered by Telkomsel BlackBerry® >________________________________ > >From: "Syahrial, Evi" >Sender: [email protected] >Date: Mon, 24 Jun 2013 14:23:10 +0700 >To: [email protected] >ReplyTo: [email protected] >Subject: [assunnah] Re: OOT : Perumahan komplek Salafy > > >Assalamu ‘alaikum ya akhi, >Apakah sudah antum pikirkan maslahat dan mudharatnya kalau dibikin komplek >sendiri khusus buat salafy? >Menurut ana sebaiknya gak usah dibikin khusus atau dinamakan komplek perumahan >salafy, karena akan terjadi kelompok tersendiri dalam masyarakat. >Kalau berencana membangun rumah bersama-sama dua atau tiga orang dilingkungan >masyarakat umum kan lebih bagus bisa sekalian berdakwah. >Mohon maaf kalau ana keliru, hanya sekedar saran. Barakallahu fikum, >Abu Ahmad Fadhil > >--------------------------------------------------------- >Fri Jun 21, 2013 9:39 pm (PDT) . Posted by: >"Abu Usamah U.Tri Rahmadi" suamifitri > >Klo mau, bikin komplek sndiri pak. Sy dan bbrp tmn berencana cari tanah utk >dibuat kavling2 di daerah cileungsi. Jk berminat, nnt sy nnt sy kbri info >berikutnya. >Abu Usamah > >________________________________ >From: "[email protected]" [email protected]> >To: [email protected] >Sent: Thursday, June 20, 2013 8:48 AM >Subject: [assunnah] OOT : Perumahan komplek Salafy > > > >السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ > >Afwan ana mau tanya adakah ikhwah yang mengetahui komplek perumahan yang >lingkungannya sudah Bermanhaj Salaf di sekitaran Jakarta, Depok Bogor? Yang >bisa diangsur tanpa ada unsur riba > >Soalnya mau mengambil perumahan rata-rata mengandung unsur riba. > >شُكْرًا >جَزَاكُمُ اللّهُ خَيْرًا > >وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ > > > > -- Assalaamualaikum Wassalaamualaikum abu naufal
