Yangana tau keutamaan berikut,

shalat tarawih bersama imam seperti shalat semalam penuh.
Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga 
dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda,
إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً
“Siapa yang shalat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala 
qiyam satu malam penuh.” Hal ini sekaligus merupakan anjuran agar kaum muslimin 
mengerjakan shalat tarawih secara berjama’ah dan mengikuti imam hingga selesai.

Jika yang bertamu itu muslim harusnya juga tau waktu2 untuk bertamu, dan 
baiknya buat kabari (janjian) dulu sebelum bertamu,
Jika adab bertamu itu dijalankan Insya Allah silaturrahmi itu menjadi berkah.., 
Allahu 'Alam..

Baarakallahu fiikum, 

Sent from Samsung Mobile

-------- Original message --------
From: Abu Afiq <[email protected]> 
Date: 21/07/2013  21:41  (GMT+07:00) 
To: [email protected] 
Subject: [assunnah] Tanya: Shalat tarawih di masjid dilanjutkan di rumah 
 
Bismillah
Karena pekerjaan saya, terkadang saya harus melayani tamu pada saat waktu 
tarawih di masjid sedang berlangsung. Bila ada tamu maka saya bersegera pulang 
walaupun sholat tarawih belum mencapai 8 rakaat.

- Bolehkah sholat tarawih berjamaah (di masjid) yang belum selesai, dilanjutkan 
di rumah, itupun dengan jeda karena melayani tamu dahulu sekitar 15 menit 
kemudian?
- Bolehkah kita mengikuti shalat tarawih hanya 8 rakaat, dengan imam yang 
berniat 23 rakaat? Sholat witir dikerjakan sendiri di rumah.

Jazakallah khairan katsira.

Sent from Abu's G.Note

Kirim email ke