From: [email protected]
Date: Sat, 20 Jul 2013 11:52:22 +0700
 





Mau nanya kalau memiki waktu yang sama, 

mana yang lebih utama memperbanyak baca quran tanpa tau maknanya, dibaca aja.
Atau baca quran sama terjemahnya.

Misal sehari kalau baca saja dapat 1 juz.
Tapi kalau dgn baca terjemah dapat setengah juz misalnya...

Yg utama jelas banyak membaca dan mengerti yang dibaca.

Cuman kl kondisi diatas mana yg lebih utama?

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

3. MENGKHATAMKAN AL-QUR’ÂN ?
Di antara hal yang sangat menggembirakan dan menyejukkan hati ketika memasuki 
bulan Ramadhan yaitu semangat kaum Muslimin dalam melaksanakan ibadah, termasuk 
di antaranya membaca al-Qur’ân. Hampir tidak ada masjid yang kosong dari kaum 
Muslimin yang membaca al-Qur’ân. Pemandangan seperti ini jarang bisa didapatkan 
di luar bulan Ramadhan, kecuali di beberapa tempat tertentu. Yang menjadi 
pertanyaan, haruskah seorang Muslim mengkhatamkan bacaan al-Qur’ânnya di bulan 
Ramadhan ? 

Syaikh Muhammad bin Shâlih al-Utsaimîn rahimahullah menjawab : “Mengkhatamkan 
al-Qur’ân pada bulan Ramadhan bagi orang yang sedang berpuasa bukan suatu hal 
yang wajib. Namun, pada bulan Ramadhan, semestinya kaum Muslimin memperbanyak 
membaca al-Qur’ân, sebagaimana Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. 
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam didatangi oleh malaikat Jibrîl pada 
setiap bulan Ramadhan untuk mendengarkan bacaan beliau Shallallahu ‘alaihi wa 
sallam.[5]

Dalam hadits shahîh dijelaskan :

إِنَّ جِبْرِيْلَ عَلَيْهِ السَّلاَمَ كَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ سَنَةٍ فِي 
رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ فَيَعْرِضُ عَلَيْهِ رَسُوْل ُاللَّهِ صَلَى اللَّهُ 
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْ آنَ فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيْلُ كَان رَسُوْل 
ُاللَّهِ صَلَى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ َ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّ 
يْحِ المُرْ سَلَةِ 

Sesungguhnya Jibril mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap 
tahun pada bulan Ramadhan sampai habis bulan Ramadhan. Beliau Shallallahu 
‘alaihi wa sallam memperdengarkan bacaan al-Qur’ân kepada Jibril. Ketika Jibril 
menjumpai Rasulullah, beliau lebih pemurah dibandingkan dengan angin yang 
ditiupkan [HR Muslim]

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan : “Dalam hadits ini terdapat beberapa 
faidah, di antaranya ; menjelaskan kedermawanan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi 
wa sallam, juga menjelaskan tentang anjuran untuk memperbanyak kebaikan pada 
bulan Ramadhan; dianjurkan untuk semakin baik ketika berjumpa dengan 
orang-orang shalih; di antaranya juga anjuran untuk bertadarrus al-Qur’ân”[6]
Selengkapnya baca di 
http://almanhaj.or.id/content/3137/slash/0/apakah-harus-di-bulan-ramadhan/

 

Wallahu Ta'ala A'lam

 





                                          

Kirim email ke