> From: [email protected]
> Date: Mon, 22 Jul 2013 11:14:29 +0000
> Assalamu'alaykum 
> Ana ingin bertanya ; apakah batal orang yang menggunakan obat tetes mata 
> ketika berpuasa.
> Barakallahu fiikum
> >>>>>>>>>>>>>>> 


YANG BOLEH DILAKUKAN OLEH ORANG YANG PUASA

8. Bercelak, Memakai Tetes Mata Dan Lainnya Yang Masuk Ke Mata
Benda-benda ini tidak membatalkan puasa, baik rasanya yang dirasakan di 
tenggorokan atau tidak. Inilah yang dikuatkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah 
dalam risalahnya yang bermanfaat dengan judul Haqiqatus Shiyam serta murid 
beliau yaitu Ibnul Qayim dalam kitabnya Zadul Ma'ad, Imam bukhari berkata dalam 
shahhihnya[4] : "Anas bin Malik, Hasan Al-Bashri dan Ibrahim An-Nakha'i 
memandang, tidak mengapa bagi yang berpuasa".
Selengkapnya baca di 
http://almanhaj.or.id/content/1110/slash/0/yang-boleh-dilakukan-oleh-orang-yang-puasa/

 

13. Hal-Hal Yang Boleh Dilakukan Oleh Orang Yang Berpuasa

g. Bersiwak, memakai wangi-wangian, minyak rambut, celak mata, obat tetes mata 
dan suntikan.
Dasar dibolehkannya semua ini adalah hukum asalnya yang terlepas dari larangan 
(al-Bara'ah al-Ashliyah), jika hal tersebut diharamkan bagi orang yang berpuasa 
niscaya Allah dan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam akan menjelaskannya.

وَمَا كَانَ رَبُّكَ نَسِيًّا

“Dan tidaklah Rabb-mu lupa” [Maryam: 64]

Selengkapnya baca di 
http://almanhaj.or.id/content/1629/slash/0/hal-hal-yang-boleh-dilakukan-oleh-orang-yang-berpuasa/

 

7. Perkara-Perkara Yang Dibolehkan.
a). Orang yang junub sampai datang waktu fajar, sebagaimana disebutkan dalam 
hadits Aisyah dan Ummu Salamah, keduanya berkata: "Sesungguhnya Nabi 
Shallallahu 'alaihi wa sallam mendapatkan fajar (Subuh) dalam keadaan junub 
dari keluarganya, kemudian mandi dan berpuasa". [Riwayat Al Bukhari dan Muslim].
b). Bersiwak.
c). Berkumur dan memasukkan air ke hidung ketika berwudhu`.
d). Bersentuhan dan berciuman bagi orang yang berpuasa, dan dimakruhkan bagi 
orang-orang yang berusia muda, karena dikhawatirkan hawa nafsunya bangkit.
e). Injeksi yang bukan berupa makanan.
f). Berbekam.
g). Mencicipi makanan selama tidak masuk ke tenggorokan.
h). Memakai penghitam mata (celak) dan tetes mata.
i). Menyiram kepala dengan air dingin dan mandi.

Selengkapnya baca di 
http://almanhaj.or.id/content/3140/slash/0/amalan-puasa-ramadhan/

 

Wallahu Ta'ala A'lam

 

 

 
                                          

Kirim email ke