وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهْ 

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ 
اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ 
لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ 
ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara 
orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan 
baik, Allah ridho kepada mereka dan mereka pun ridho kepada Allah dan Allah 
menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; 
mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar” [QS. 
At-Taubah : 100].

Muhajirin dan Anshor sudah اَللَّه jamin masukkan ke surga,akan tetapi syiah 
(Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia,Ahlul Bait Indonesia,dll persatuan yang 
beragama syiah)mengatakan muhajirin dan anshor semuanya murtad dan masuk 
kedalam neraka!!!

Jangan sampai terpedaya dengan tipu daya syiah

Dari Abu Ja’far ‘alaihis-salam, ia berkata, “Orang-orang (yaitu para shahabat 
pen.) menjadi murtad sepeninggal Nabi shallallaahu ‘alaihi wa alihi wa sallam 
kecuali tiga orang.” Aku (perawi) berkata,
“Siapakah tiga orang tersebut?” Abu Ja’far menjawab, “Al-Miqdad, Abu Dzar 
Al-Ghiffari, dan Salman Al-Farisiy rahimahullah wa barakatuhu ‘alaihim…” 
(Al-Kaafi, 8:245; Al-Majlisi berkata, “hasan atau muwatstsaq”).

Dari Abu Abdillah ‘alaihissalam, ia berkata, “…….Demi Allah, mereka (para 
sahabat) telah binasa kecuali tiga orang: Salman Al-Farisiy, Abu Dzar, dan 
Al-Miqdad. Dan kemudian menyusul mereka ‘Ammar, Abu Sasan, Hudzaifah, dan Abu 
Amarah sehingga jumlah mereka menjadi tujuh orang.” (Al-Ikhtishash oleh 
Al-Mufiid, Hal.5, 

Khomeini menyalahkan nabi �مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ 

“Dan telah jelas bahwasannya Nabi jika ia menyampaikan perkara imamah 
sebagaimana yang Allah perintahkan (padanya) dan mencurahkan segenap 
kemampuannya dalam permasalahan ini,
niscaya perselisihan yang terjadi di berbagai negeri Islam tidak akan 
berkobar…..” (Kasyful-Asrar, Hal. 155).

Lihat perkataan imam syiah yang kurang ajar dan mengandung kekufuran,mengatai 
nabi kita �مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ 

“Madzhab Imaamiyyah telah bersepakat bahwasannya siapa saja yang mengingkari 
imaamah salah seorang di antara para imam, dan mengingkari apa yang telah Allah 
Ta’ala wajibkan padanya tentang
kewajiban taat, maka ia kafir lagi sesat berhak atas kekekalan dineraka.” 
(Awailul-Maqalat, Hal. 44 –sumber : 
http://www.al-shia.org/html/ara/books/lib-aqaed/avael-maqalat/a01.htm).


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sun, 4 Aug 2013 00:47:24 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [assunnah] Penjelasan sesatnya Syi'ah pada Al-Qur'an dan Hadits

​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Ikhwan fillah.
Ada teman yg bertanya soal tsb. عَفْوًا sy belum tahu bgm menjawabnya. Mohon 
bantuan penjelasannya.

جَزَاك اللهُ خَيْرًا 
بَارَكَ اللَّهُ فِيْكُمْ 


وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Pungky Heru Prabowo
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kirim email ke