From: [email protected] Date: Tue, 6 Aug 2013 12:42:59 +0000
Bismillah, Bagaimana jika kita membayar zakat fitrah kepada orang yang fasik, bidah atau musyrik. karena kondisi tempat ana seperti itu adanya. Ada orang faqir Miskin tetapi tidak melaksanakan perintah Allah (seperti sholat,puasa, dukun) Al-bayssag >>>>>>>>>>>>>>> Zakat fithri diberikan kepada orang merdeka, muslim, yang faqir Malikiyah berpendapat, shadaqah fithri diberikan kepada orang merdeka, muslim, yang faqir. Adapun selainnya, (seperti) orang yang mengurusinya, atau menjaganya, maka tidak diberi. Juga tidak diberikan kepada mujahid (orang yang berperang), tidak dibelikan alat (perang) untuknya, tidak diberikan kepada para mu’allaf, tidak diberikan kepada ibnu sabil, kecuali jika dia miskin di tempatnya, maka ia diberi karena sifatnya miskin, tetapi dia tidak diberi apa yang menyampaikannya menuju kotanya, tidak dibelikan budak dari zakat fithri itu, dan tidak diberikan kepada orang gharim.[27] Pendapat ini juga dipilih oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah sebagaimana tersebut dalam Majmu Fatawa (25/71-78), Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad (2/44), Syaikh Abdul 'Azhim bin Badawi dalam al Wajiz (halaman 231), dan Syaikh Salim bin ‘Id al Hilali serta Syaikh Ali bin Hasan al Halabi al Atsari di dalam Sifat Shaum Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam fi Ramadhan [halaman 105-106]. Yang rajih (kuat), insya Allah pendapat yang terakhir ini, dengan alasan-alasan sebagai berikut: 1. Sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang zakat fithri: وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ "Dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin". [HR Abu Dawud, no. 1609; Ibnu Majah, no. 1827; dan lain-lain]. Selengkapnya baca di http://almanhaj.or.id/content/3147/slash/0/tuntunan-zakat-fithri/ Wallahu Ta'ala A'lam
