Tribun-timur.com | Senin, 22 Februari 2010 | Seringkah kita mengalami
kehabisan baterai ponsel ketika berada di perjalanan. Menjengkelkan dan
merepotkan bila harus ke mana-mana dengan ponsel mati, gara-gara
kehabisan power baterainya. Bagaimana kalau pada saat yang sama
ternyata ada panggilan penting yang masuk. Berdasarkan kabar yang
beredar di dunia teknologi, sebentar lagi pemilik ponsel men-charge
baterai ponsel atau iPod dengan cara menggerak-gerakan tangan.

Para ahli sedang mempertimbangkan mengenai penggunaan teknologi yang
bisa mengubah energi mekanik (gerak) yang berasal dari gerakan tubuh
atau gerakan aliran darah di dalam tubuh menjadi energi elektrik
(listrik) yang memanfaatkan tenaga jangkauan luas device elektronik
tanpa menggunakan baterai.
Penelitian ini mungkin akan berdampak besar pada teknologi pertahanan,
monitoring lingkungan, ilmu biomedical, dan juga elektronik pribadi,
seperti yang telah dikatakan Pimpinan Penelitian Zhong Lin Wang dari
Georgia Institute of Technology.
"Nyatanya nanogerator terbaru bisa saja memiliki aplikasi yang banyak
dan terdapat suatu cara untuk menjalankan device electronik yang biasa
dipakai oleh militer saat pasukan berada jauh di medan tempur," jelas
Zhong Lin Wang.
Menurut para peneliti, pengumpulan energi yang berasal lingkungan
adalah dengan mengubah getaran frekuensi rendah, seperti halnya gerakan
tubuh, detak jantung, atau hembusan angin, ke dalam bentuk energi
elektrik menggunakan Zinc Oxide (ZnO) Nanowires yang dapat
menghantarkan listrik dengan baik.


ZnO kawat Nanowires merupakan Piezoelectric yang menghasilkan arus
listrik saat bergerak keras. Diameter dan panjang kawat berukuran
1/5,000th dan 1/25th, yang mana ini berarti seukuran diameter rambut
manusia.
Dalam menghasilkan energi yang berasal gerakan, para peneliti
menyimpulkan bahwa cara tersebut merupakan cara yang paling efektif
untuk mengembangkan sebuah metode yang bekerja pada frekuensi yang
rendah dan berdasarkan pada kefleksibelan unsur materialnya.
ZnO nanowires dipadukan dengan cara-cara tersebut. Pada saat yang sama,
para peneliti mengatakan suatu keuntungan yang nyata dari teknologi ini
adalah bahwa nanowires dapat berkembang secara mudah pada berbagai
macam permukaan, dan nanogenerator akan bekerja di udara atau cairan.
Jenis permukaan yang bisa membuat nanowires berkembang di antaranya
metal, keramik, polymer, pakaian dan tenda.
"Secara sederhana, teknologi ini bisa digunakan untuk menghasilkan
energi dalam kondisi apapun selama ada gerakan. Nanogenerator yang akan
terutama penting bagi kebutuhan ketika berada di perjalanan, di mana
mereka berada jauh dari sumber energi dan perlu menggunakan sensor atau
perangkat komunikasi," jelas Wang.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 3/06/2010 11:57:00 PM

Kirim email ke