VIVAnews.com | Sabtu, 20 Desember 2008 | Utang 5 poundsterling itu
dibayar setelah 40 tahun. Janji yang ditepati seorang turis muda.
Utang itu harus dibayar, berapapun nilainya. Mungkin itu falsafah hidup
yang dianut Gary Fenton warga Australia yang menetap di Sydney. Karena
itu, meski telah hampir 40 tahun berlalu utang sebesar 5 poundsterling
atau sekitar 85 ribu rupiah, tetap dibayarnya.

Fenton muda, bulan April 1969, berada di Ostend, Belgia dalam
perjalanannya sebagai turis di Eropa. Fenton yang saat itu berusia awal
20-an kehabisan uang untuk membayar ongkos ferry penyeberangan kembali
ke Inggris.

Ditengah kekalutannya, Fenton memberanikan diri meminta bantuan dua
orang laki-laki yang ada disitu, untuk meminjaminya uang, dan berjanji
akan segera membayarnya.

Laki-laki baik hati bernama Jim Webb, kemudian meminjamkan uang 5
poundsterling pada Fenton, dan mengajaknya meneruskan perjalanan
bersama kembali ke Inggris.

Saat itu Webb bersama seorang rekannya memang sedang dalam perjalanan
keliling Eropa. Ketika berpisah, Fenton meminta alamat Webb, meskipun
setelah itu lama tak ada kabar dari Fenton.

Minggu lalu, Webb yang kini berusia 72 tahun, pulang ke rumahnya di
Bradway Sheffield Inggris, dan menemukan kartu yang mengejutkannya. Di
kartu itu tertulis "Untuk Jim Webb, laki-laki baik hati. Dari Gary
Fenton, pembayar utang yang lambat".

Bersamaan dengan kartu itu juga diselipkan uang sebesar 200
poundsterling. Webb mengatakan dirinya cukup emosional ketika membaca
kartu itu.

“Di hari ini ketika janji dengan mudah dibuat dan dilanggar, kita telah
kehilangan keyakinan pada rasa kemanusiaan. Ini sungguh menyentuh, 40
tahun waktu yang lama, dan pasti telah berada di pikirannya selama ini
bahwa dia belum membayar utangnya,” kata Webb mengenai Fenton.

“Fenton mengatakan memberi saya 200 poundsterling, untuk 5
poundsterling setiap tahun yang terlewat,” kata Webb, seperti dikutip
BBC Jumat 19 Desember 2008.

Di kartunya Fenton menjelaskan, menemukan alamat Webb ketika sedang
membongkar-bongkar kertas-kertas tua. Fenton juga mengatakan akan
mengunjungi Webb dan membayar utangnya bila berkunjung ke London.

Webb yang berniat memberikan uang 200 poundsterling ini untuk sosial,
mengatakan Fenton tak meninggalkan alamat atau nomer telepon, hanya
alamat email yang sudah dihubungi tapi tak ada jawaban.

"Saya menyesal tak ada di rumah Minggu lalu, dia akan sangat ditunggu
disini, Semoga kita bisa kontak kembali, dan akan sangat menyenangkan
untuk bertemu lagi,” kata Webb.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 3/22/2010 04:37:00 PM

Kirim email ke