Tempointeraktif.com | Jum'at, 19 Maret 2010 | Profesor Patrick Woo dari
Universitas Hong Kong menduga jarum yang digunakan pada pengobatan
akupunktur berbahaya bagi kesehatan. “Jarum yang digunakan menusuk jauh
ke dalam kulit, bisa menyebabkan infeksi,” kata Woo kepada BBC, Jumat
(19/3). Kesimpulan ini, diperolehnya dari gambaran banyaknya riset dari
berbagai belahan dunia yang menunjukkan jarum itu dianggap berbahaya.
“Ada bakteri yang ikut menyusup dan menyebabkan penyakit yang serius,”
katanya.

Efek dari bakteri ini, katanya, misalnya kerusakan sendi, kegagalan
fungsi organ tubuh, gangguan pencernaan, hingga kelumpuhan. “Dalam
beberapa kasus, akupunktur juga menimbulkan penyakit Hepatitis B,” kata
Woo.

Hingga kini banyak yang tidak menyadari jarum yang digunakan pada
akupunktur tidak berbahaya, karena reaksinya yang lama. Menurut Woo,
lamanya proses ini karena proses inkubasi bakteri itu di dalam tubuh.
“Jarum yang digunakan harus sekali pakai,” kata Woo.

Juru bicara British Acupuncture Council, organisasi yang mewadahi para
terapis akupunktur di Inggris, Janet Stringer, menyebut mereka
menerapkan standar yang ketat kepada anggota mereka. Para terapis,
diharuskan untuk mengikuti pelatihan, dan menjunjung tinggi kode etik
yang mewajibkan melindungi pasien dari efek jarum. “Kami sangat ketat
menerapkan kebersihan pada jarum,” kata Janet.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 3/22/2010 11:07:00 PM

Kirim email ke