Waspada.co.id | Saturday, 17 April | Menjelang Piala Dunia yang semakin
dekat penyelenggaraanya, nenek-nenek pecinta sepakbola di Afrika
Selatan bekerja keras mewujudkan impian mereka, berkompetisi mengejar
kejayaan di Amerika.

Para wanita lanjut usia berjumlah 35 orang dan berusia antara 50 - 84
tahun ini, bermain bola dengan memperkuat satu tim bernama Vakhegula
atau "Para Nenek." Itu adalah bahasa Xitsonga, sebuah bahasa di Afrika
Selatan bagian utara negara itu.



Tim ini didirikan oleh pekerja sosial bernama Beka Ntsanwisi lima tahun
lalu, untuk membantu wanita usia lanjut agar tetap sehat dan
beraktivitas. Proyek ini ternyata berhasil membawa para nenek ikut
berkompetisi di Piala Veteran yang diadakan di Lancaster, Michigan, AS



"Kami diundang bermain di Amerika dari 13-18 Juli untuk memperebutkan
Piala Veteran, di mana para nenek berkumpul dan bermain bola. Tak hanya
nenek-nenek, tapi siapa saja yang lanjut usia. Masalah dan tantangan
yang saya hadapi kini adalah saya tak punya cukup uang," kata Ntsanwisi
kepada Reuters.

Tim berasal dari kota kecil dekat Tzaneen, 600 km sebelah utara
Johannesburg. Mereka tiba di ibukota bisnis Afrika Selatan itu minggu
lalu, untuk bertanding di sebuah turnamen dalam rangka mengumpulkan
uang untuk biaya perjalanan mereka ke Amerika.

Mereka bermain dengan kebanggaan, didukung teriakan dukungan dari
penonton, sebelum kemudian ditaklukan 3-1 oleh Metro Rail Eagles, yang
para pemainnya rata-rata berusia 30-an tahun. Tapi para nenek itu tak
gentar menghadapi pasukan yang jauh lebih muda.

Ntsanwisi mengatakan sejauh ini mereka berhasil mengumpulkan 130.000
rand (17.900 dolar AS) dari total 500.000 rand yang mereka butuhkan
agar bisa pergi ke Amerika untuk mengikuti turnamen yang akan mulai dua
hari setelah berakhirnya Piala Dunia yang pertama kali diadakan di
benua Afrika itu.

Apapun yang terjadi, para nenek ini tidak menyesal, dengan mengatakan
bermain bola yang kadang mereka lakukan dengan masih bercelemek sehabis
masak di dapur, telah mengubah hidup mereka.

Onica Ndzovela, 77 tahun, mengeluh menderita nyeri tulang belakang dan
sakit lutut sebelum bergabung dengan tim itu tiga tahun lalu.

"Kini saya segar bugar, tidak berasa sakit apapun di tubuh, saya bisa
berlari. Di rumah saya mengerjakan sendiri pekerjaan rumah tangga saya.
Saya mengecat dinding dan memperbaiki atap rumah," kata Ndzovela yang
berposisi bek itu.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 4/18/2010 07:03:00 AM

Kirim email ke