VIVAnews.com | Selasa, 30 Maret 2010 | Biasanya waktu kelahiran bayi
kembar hanya berselisih beberapa menit. Berbeda dari pasangan kembar
kebanyakan, kelahiran Jayson dan Adam Rugg terpaut lebih dari dua bulan.

Jawaban sang ibu mengenai waktu kelahiran bayi kembar membuat
orang-orang terkesima. Saat orang bertanya kepada Kim Rugg perbedaan
waktu lahir si kembar, dengan enteng ia menjawab, "63 hari." Tak pelak
jawaban yang tak biasa itu membuat penanya kebingungan.

Mei 2006 silam, Kim terpaksa melahirkan 15 minggu lebih cepat daripada
perkiraan dokter. Karena keadaan yang kritis dan tak ada pilihan lain,
akhirnya dengan berbagai pertimbangan dokter mengajukan saran yang
sangat aneh bagi pasangan Rugg.

Ayah si kembar, Darren Rugg, menceritakan saat-saat menegangkan ketika
mereka di ruang operasi. Setelah satu bayi lahir, dokter menyarankan
agar pasangan ini tetap mempertahankan satu bayi dalam kandungan sang
istri. Keduanya pun terpana. "Kami hanya bisa saling memandang dan saya
bertanya ke dokter, 'Apakah Anda bisa melakukannya? Bagaimana bisa?"
ujar Darren Rugg dalam sebuah wawancara baru-baru ini di stasiun
televisi CNN.

Kim mengingat kembali perasaannya atas saran dokter saat ia terbaring
melahirkan buah hatinya. "Ruang operasi serasa berputar-putar di atas
kepala saya setelah diberitahu bahwa Adam telah lahir tetapi Jayson
masih di dalam rahim. Mereka segera memberi tahu saya agar berhenti
mengejan supaya Jayson tidak lahir berdekatan dengan saudaranya."

Dr. Richard Porreco, salah seorang dokter kebidanan, mengakui prosedur
tersebut masih relatif baru dan langka pada 2006. "Pada waktu itu,
tindakan medis tersebut dianggap sebagai peristiwa atau upaya heroik.
Namun sekarang sudah lebih umum bersamaan dengan adanya epidemi
kelahiran kembar."

Adam lahir dengan berat hanya 0,8 kilogram. Tim dokter Presbyterian di
Rumah Sakit St. Luke pun tak berharap banyak Adam bisa bertahan hidup
dengan berat badan mini. Namun ajaib, Adam tak hanya selamat di awal
kelahirannya, tapi sukses melewati operasi jantung. Dua bulan
setelahnya saat Jayson lahir, si kembar berkumpul kembali.

Sejak saat itu, kembar Rugg tumbuh bersama-sama. Pada ulang tahun
pertama Adam, keduanya memiliki berat dan tinggi hampir sama. Bedanya,
Adam harus dibantu tangki oksigen untuk bernapas.

Sekarang di usia yang mencapai tiga tahun, Adam bebas dari tangki
oksigen dan berubah menjadi anak yang sangat aktif dan jauh lebih
tinggi daripada Jayson. Kendati di awal kehidupannya, pertumbuhan Adam
yang lahir prematur sedikit tertunda, kini ia berubah menjadi balita
yang sehat dan bahagia bersama saudara kembarnya. Panggilan sayangnya
pun berubah dari 'Leroy' menjadi 'Lovebug', seperti yang dikutip dari
shineyahoo.com.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 4/24/2010 08:41:00 AM

Kirim email ke