Rakyatmerdeka.co.id | Jumat, 14 Mei 2010 | Sayeeda Warsi, Lahir di
Dewsbury, Yorkshire tahun 1971 dari keluarga Pakistan yang berimigrasi
dari Bawal, Gujar Khan, Pakistan ke Inggris, menteri Muslim pertama di
Inggris ini juga merupakan salah seorang ketua Partai Konservatif,
partai yang dipimpin Perdana Menteri David Cameron.

Sampai saat ini belum jelas benar apa yang menjadi tanggung jawab
Warsi. Begitu sebut salah seorang jurubicara pemerintah seperti dikutip
CNN.

Dalam kubu oposisi sebelumnya, Warsi dikenal sebagai figur yang bekerja
keras untuk merekatkan masyarakat dalam berbagai aksi sosial.


Sebelum menjadi menteri Muslim pertama, Warsi menjadi Muslim pertama
yang duduk di barisan depan kursi di ruang Parlemen pada Juli 2007.
Ketika itu usianya baru 36 tahun.

Warsi dikenal sebagai figur yang senang berbicara blak-blakan dan
bertipe menyerang. Ia yang memiliki latar belakang sebagai pengacara
ini memulai karier politik di tahun 2004. Di tahun itu, dia kalah dari
politisi Partai Buruh, Shahid Malik, dalam pemilihan anggota Parlemen
Dewsbury, West Yorkshire.

Nama Warsi mulai dikenal publik Inggris setelah ia terlibat dalam
perdebat sengit dengan pemimpin Partai Nasional Inggris, Nick Griffin,
bulan Oktober tahun lalu.

Dalam sebuah program BBC, Warsi menyebut Griffin sebagai manusia palsu
yang menghina Islam dan juga Kristen.

"Di sini Tuan Griffin menyerukan ektremisme atas nama Kristen,” ujarnya
keras.

Sebulan kemudian, Warsi diserang oleh sekelompok orang yang melemparkan
telur ke arahnya di Luton, London. Demonstran mengecam Warsi yang
menurut mereka keluar dari batas-batas aturan Islam.

Warsi juga pernah ikut dalam pembebasan seorang guru Inggris, Gillian
Gibson, yang ditahan otoritas Sudan karena memperbolehkan murid
memberikan nama Muhammad untuk boneka mereka. Bersama Lord Nazir Ahmed,
Warsi terbang ke Sudan untuk ikut menegosiasikan pembebasan itu.

Saksikan pada tayangan video berikut:









www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 5/15/2010 07:21:00 AM

Kirim email ke