OKEZONE.com | Kamis, 20 Mei 2010 | SAN FRANSISCO - Seorang profesor di
University of Harvard berhasil menemukan cara mudah mengonsumsi coklat
tanpa harus khawatir gemuk.

Penemuan yang diklaim penciptanya sebagai makanan hirup pertama di
dunia, memungkinkan konsumen memakan coklat atau kopi dengan cara
menyedotnya. Sang penemu mengungkapkan jika tabung seukuran lipstik
bernama Le Whif itu dapat mengeluarkan makanan berukuran kecil, cukup
kecil untuk menjadi udara, tapi terlalu besar untuk masuk ke paru-paru.

Le Whif ang yang mirip dengan inhaler itu mengandung cukup rasa untuk
dinikmati selama sekitar delapan sampai sepuluh semprotan, dengan biaya
Rp26 ribu per unit.

Inhaler tersebut tersedia dalam rasa coklat, raspberry coklat, coklat
mint serta rasa kopi, lengkap dengan satu dosis kafein, setara dengan
suntikan kecil espresso.

Temuan ini diciptakan oleh David Edwards, profesor teknik biomedis di
Harvard University, dengan bantuan koki penilai dari Michelin bernama
Thierry Marx.

"Le Whif tidak dirancang untuk menggantikan makanan, tetapi dapat
digunakan untuk meningkatkan pengalaman makan, misalnya memungkinkan
orang untuk mencicipi berbagai masakan dari menu restoran sebelum
memesan makanan mereka," ujar Edwards.

Produk ini dirilis di Paris pada tahun 2009 dengan harapan 25.000
inhaler terjual dalam waktu satu bulan. Inhaler ini telah
didistribusikan di Perancis, Inggris, dan di Amerika Serikat. (srn)

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 5/25/2010 01:00:00 AM

Kirim email ke