INILAH.com | Jumat, 02 April 2010 | Sungguh tak disangka, seorang ibu
rumah tangga bercadar di Saudi Arabia mendadak jadi Pop Idol di Timur
Tengah. Kepiawaiannya berpuisi mampu menghipnotis para penggemarnya.

Wanita bercadar tersebut bernama Hissa Hilal. Penampilannya
dalam 'Million's Poet' menjadi heroin bagi para penikmatnya di Arab,
seperti dikutip oleh situs ananova.com dari suratkabar Daily Telegraph
baru-baru ini.

Hilal bukanlah satu-satunya yang diunggulkan untuk menang, walaupun
dirinya memang memiliki latarbelakang seorang editor kolom puisi di
suratkabar Saudi. Namun, saat berbagai media mulai memperbincangkan
puisi-puisi radikal milik Hilal, namanya pun meroket.

"Saya melihat hantu dalam mata fatwa: kini hukum dan bukan hukum
keduanya membingungkan," tutur Hilal seperti yang dituliskan dalam
salah satu puisinya.

"Ketika saya melangkahi kebenaran, sesosok monster dari
persembunyiannya; dengan berpikir dan beraksi bak bangsa bar-bar, marah
dan buta; mengenakan kematian sebagai pakaian dan melapisinya dengan
sabuk," lanjut puisi tersebut.

Dalam puisi tersebut, Hilal memaparkan dirinya berusaha mengomunikasi
tentang fatwa yang dipercaya oleh masyarakat Saudi Arabia dan
menghubungkannya dengan sabuk yang biasa digunakan para pelaku bom
bunuh diri. Puisi-puisi vokal ini kemudian membawa Hilal ke dalam
ancaman-ancaman dari sejumlah ekstremis Islam, namun dalam sebuah
wawancara Hilal mengatakan dirinya tak takut sedikitpun.

"Saat saya pergi ke negara-negara Muslim, saya perhatikan orang-orang
barat melihat saya dengan takut, karena saya mengenakan cadar, tapi
mereka tak akan melakukan hal yang sama ketika mereka melihat seorang
laki-laki arab yang mengenakan tutup kepala. Lalu siapa yang
bertanggungjawab dengan penampilan yang dianggap menakutkan ini? Siapa
yang melakukannya? Yang membuat citra buruk tentang muslim justru para
ektermis muslim," tegasnya.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 5/28/2010 08:51:00 AM

Kirim email ke