VIVAnews.com | Senin, 24 Mei 2010 | Tanpa kesiapan mental, mantan
perokok akan mudah kembali menjadi pecandu rokok.
Saat memutuskan melakukan perubahan gaya hidup seperti berhenti
merokok, banyak orang mencoba menyibukkan diri agar terhindar dari
godaan. Cara ini memang efektif meredakan hasrat merokok, tapi hanya
sesaat.

Bagi orang yang berkeinginan meninggalkan rokok, perubahan harus
terjadi dari dalam dan luar. Perilaku luar dan pikiran harus dicocokkan
untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Menurut pakar kesehatan di Klinik Mayo, setelah berhenti merokok, Anda
perlu mengubah rutinitas selama menjalani masa transisi gaya hidup
baru. Anda juga perlu mengikutsertakan kondisi internal agar tak mudah
kembali pada gaya hidup tak sehat.

Saat-saat awal memang sulit. Namun, biarkan diri merasakan
ketidaknyamanan itu. Jangan terburu-buru merasa telah berhasil. Sebab,
banyak orang yang berhasil pada awalnya, namun tidak dapat
mempertahankan ritme untuk terus menghindari rokok. Inilah yang
menyebabkan kebiasaan buruk itu kembali lagi.

Atur sebuah perubahan jadwal dalam agenda harian dengan memperpanjang
waktu rutinitas saat mandi air panas. Dengarkan musik easy listening
(lembut) dan biarkan pikiran merasa tenang dan damai. Selama relaksasi,
Anda dapat mengubah paradigma dan mengukuhkan alasan Anda harus
berhenti merokok.

Selain itu, dianjurkan makan menu buah-buahan yang mampu melunturkan
racun penyebab kecanduan rokok. Berolah raga secara rutin, menurut
ahli, mampu mengaktifkan tubuh dan menghilangkan racun melalui
keringat. Setelah berhasil melalui masa transisi, pertahankan gaya
hidup sehat agar tak lagi menggantungkan diri pada rokok.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 6/02/2010 01:00:00 AM

Kirim email ke