KOMPAS.com | Selasa, 8 Juni 2010 | Sandal jepit memang merupakan alas
kaki paling nyaman sehingga kita cenderung memakainya ke mana-mana.
Bahkan di kantor pun orang sering menyembunyikan sandal jepit untuk
dipakai saat tidak harus berada di luar ruangan. Namun, tanpa kita
sadari, sandal jepit ternyata memberi pengaruh buruk terhadap kesehatan
kaki! Bagaimana mungkin?

Justin Shroyer, asisten profesor kinesiology di University of
Louisiana-Lafayette, mengatakan, sandal jepit yang baik seharusnya yang
lebih mampu menahan kaki pada alasnya. Untuk itu, pakailah sandal jepit
dengan penutup tumit dan lengkungan pada telapak kaki (mengikuti kontur
pada telapak kaki).

"Semakin jarang kaki Anda bergeser, semakin baik kaki dan tungkai
Anda," katanya.

Penemuan ini didapatnya setelah mempelajari lebih dari 100 orang yang
mengenakan sandal jepit, dan mengamati bagaimana sandal tersebut
memengaruhi kaki dan tungkainya. Penemuannya tersebut dipresentasikan
di pertemuan tahunan American College of Sports Medicine di Baltimore.
Ingin tahu apa kesimpulan dari penelitiannya?

* Ketika kita mengenakan sandal jepit, otot-otot pada bagian depan
tulang keringnya (tibialis anterior) bekerja lebih keras daripada
ketika kita bertelanjang kaki. Peningkatan aktivitas otot ini
kemungkinan terjadi karena jari-jari kaki mencoba menjepit sandal
supaya sandal tidak "lari" ke mana-mana.

* Sandal jepit memendekkan langkah Anda, dan menyebabkan rasa sakit
pada bagian kaki yang lebih rendah.

* Sandal jepit yang dilindungi dengan penutup tumit dan lengkungan pada
telapak kaki bisa membantu Anda berjalan lebih natural, lanjut
Shroyer. "Semakin sandal ini mampu menyesuaikan kaki Anda, semakin baik
juga kondisi kaki dan tungkai Anda. Jika sandal itu longgar, kaki harus
bekerja lebih keras untuk menjaga sandal tidak lepas."

Penelitian Shroyer didukung oleh Dr Rock Positano. Direktur
Non-surgical Foot and Ankle Service di Hospital for Special Surgery ini
mengatakan, tanpa dukungan solid di bawah kaki, kaki akan kehilangan
kemampuan meredam kejutan. Kaki bagian bawah, tulang kering, lutut,
pinggul, dan punggung harus bekerja ekstra untuk mendukungnya.

Menurutnya, beberapa tipe patologis kaki (seperti telapak yang memiliki
lengkungan, atau telapak yang rata) membuat orang mudah terkena masalah
pada kaki dan pergelangan. Beberapa problem jangka pendek yang akan
dialami, contohnya, rasa sakit pada tumit atau telapak, urat, dan
tulang kering, serta keseleo, atau cedera pada jari kaki. Sedangkan
problem jangka panjang kemungkinan retak, ibu jari membengkak, jari
kaki bengkok, atau pertumbuhan tumor pada saraf kaki.

Shroyer tidak menyarankan memakai sandal jepit jika Anda hendak
berjalan dalam jarak jauh. Hal ini akan menyebabkan otot tulang kering
bekerja makin keras. Akan lebih baik bila Anda mengenakan sepatu
olahraga dengan struktur yang baik. Selain itu, pilihlah sandal jepit
dengan tali yang lebar.

"Tetapi, kalau Anda hanya berjalan dari mobil ke pantai, atau ke kolam
renang, pakai sandal jepit sih oke-oke saja," paparnya.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 6/21/2010 02:00:00 AM

Kirim email ke