KOMPAS.com | Kamis, 24 Juni 2010 | Analis pasar memperkirakan Apple
terancam kekurangan stok iPhone 4 menyusul suksesnya penjualan
smartphone terbaru tersebut yang dimulai Kamis (24/6/2010) hari ini di
berbagai negara. Jumlah permintaan iPhone 4 diprediksi sangat tinggi,
namun kapasitas produksinya diprediksi mungkin tak sanggup memenuhinya.

Hal tersebut antara lain disebabkan kurangnya pasokan komponen utama
terutama LCD. Menurut laporan comScore yang dirilis hari ini, pasokan
LCD untuk produksi iPhone 4 bakal harus bersaing dengan permintaan
untuk produksi Motorola Droid X yang datang hampir bersamaan di pasar
saat ini. Motorola hari ini mengumumkan bahwa smarphone terbarunya yang
berbasis platform buatan Google, Android 2.1, akan hadir mulai 15 Juli
di AS.

"Droid datang bersamaan dan dengan permintaan yang begitu besar
terhadap iPhone 4 membuat persaingan Apple dan Google semakin seru
saja," demikian pernyataan firma riset analis comScore. Apple minggu
lalu mengklaim mendapat pesanan 600.000 unit iPhone 4 belum termasuk
yang membeli langsung saat penjualan perdana hari ini.

Di Jepang, stok iPhone 4 habis terjual pada siang hari sejak antrean
dibuka tadi pagi buat para pelanggan yang tidak sempat memesan. Di
London bahkan pemesanan tidak dilakukan dan O2 sebagai salah satu
operator hanya melayani pembelian langsung karena takut kekurangan stok
saat penjualan perdana. Hari ini iPhone 4 dijual serentak di Jepang,
inggris, Perancis, Jerman, dan AS. Pada Juli nanti rencananya iPhone 4
akan dijual di 18 negara dan 88 negara mulai September.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to BISNIS ONLINE at 6/25/2010 01:30:00 AM

Kirim email ke