Forum.detik.com | Selasa, 15 Juni 2010 | Puluhan tahun hidup dengan
alkohol dan obat terlarang tak membuat Ozzy Osbourne mati muda. Untuk
mengungkap rahasianya, para peneliti merencanakan pemeriksaan genetik
terhadap rocker legendaris tersebut.

Dikutip dari Foxnews, Selasa (15/6/2010), kasus Osbourne menarik
perhatian para ilmuwan. Mantan vokalis Black Sabbath ini akan menjadi
salah satu di antara sedikit orang yang menjalani sekuens genom secara
menyeluruh.

Pemeriksaan tersebut antara lain akan mengungkap bagaimana tubuh
Osbourne menangkal penyakit. Namun yang terpenting adalah, bagaimana
alkohol dan obat-obat itu diabsorbsi sehingga tidak membuat Osbourne
mati muda seperti pecandu lainnya.

Sebelum mengalami rehabilitasi, Osbourne yang kini berusia 61 tahun
pernah bermasalah dengan obat-obatan selama puluhan tahun. Tak hanya
itu, kepalanya pernah digigit kelelawar saat pentas sehingga harus
disuntik rabies.

Osbourne juga diketahui memiliki kelainan genetik yang mirip dengan
penyakit Parkinson, dan mengaku pernah dirawat di rumah sakit jiwa.
Dalam sebuah kecelakaan sepeda, lehernya patah dan pernah dinyatakan
koma secara kimiawi.

"Menelusuri dan menganalisis individu dengan riwayat medis yang ekstrem
dapat memberikan nilai ilmiah yang luar biasa," ungkap Nathan Pearson,
direktur Knome yang akan melakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan genome secara menyeluruh dilakukan pertama kali pada tahun
2003, dan memakan waktu selama 13 tahun. Kini pemeriksaan serupa hanya
membutuhkan waktu 3 bulan dengan biaya 40.000 dolar AS.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 7/04/2010 02:00:00 AM

Kirim email ke