TEMPOInteraktif.com | Rabu, 16 Juni 2010 | Pesawat luar angkasa ke-100
diluncurkan Juni 2010 lalu. Bersama tiga awaknya, pesawat dengan nama
Soyuz TMA-19 meluncur menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Tiga awak yang berada di dalamnya adalah astronot dari Amerika Serikat
Douglas Wheelock dan Shannon Walker serta kosmonot Rusia Fyodor
Yurchikhin.

Roket dengan nilai proyek US$ 100 miliar itu berangkat dari Kosmodrom
Baykonur, di Kazakhstan. Untuk kedua kalinya, Fyodor Yurchikhin seorang
mantan komandan stasiun luar angkasa dipercaya mengendarai roket
tersebut.

Adapun Douglas Wheelock, pernah menjadi astronot pesawat ulang-alik dan
Shannon Walker merupakan astronot pertama asal Houston. "Saya senang
dan sedikit khawatir," kata Walker sebelum terbang ke luar angkasa.

Suami Walker yang juga seorang astronot bernama Andy Thomas mengizinkan
isterinya ikut dalam misi luar angkasa tersebut. "Saya ikut senang,
gembira, gugup dan sedikit cemburu," kata Thomas.

Di antara barang-barang pribadi yang dibawa Walker ke luar angkasa
adalah sebuah jam yang pernah dikenakan Amelia Earhart, seorang pilot
wanita pertama Amerika Serikat.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 8/04/2010 02:00:00 AM

Kirim email ke