TEMPOInteraktif.com | Rabu, 07 Juli 2010 | Kicauan burung yang merdu
ternyata membawa bahaya bagi orang di sekitarnya. Sebuah penelitian di
Amerika Serikat melaporkan 'nyanyian' burung itu membawa virus flu.

Menurut peneliti, burung-burung membawa virus avian influenza patogenik
rendah. Meskipun virus itu tidak terlalu berbahaya seperti virus flu
burung (H5N1), namun ia dapat bermutasi dan mengancam kehidupan manusia.

Alur penyebaran virus flu ini bisa saja tidak secara langsung hinggap
di tubuh seseorang melainkan dapat menular ke binatang lain terlebih
dahulu, misalnya babi. Menurut para peneliti, inilah yang menjadi cikal
bakal virus flu babi.

Tom Smith dari University of California, Los Angeles, yang memimpin
penelitian ini mengatakan penelitian ini membuka pengetahuan bahwa
virus flu burung bukan hanya berasal dari unggas seperti bebek
saja. "Tapi juga ada jenis burung atau unggas lainnya yang bisa menjadi
vektor," katanya.

Para peneliti, menurut Smith, telah menguji lebih dari 13 ribu burung
dari 225 spesies yang berbeda di 41 negara bagian Amerika Serikat.
Hasilnya, peneliti menemukan virus avian influenza patogenik rendah
dalam 22 spesies, terutama pada burung gereja dan kutilang.

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 8/11/2010 02:00:00 AM

Kirim email ke