KOMPAS.com | Senin, 21 Juni 2010 | Lukisan fresco karya Michelangelo di
langit-langir kapel Sistine, Vatikan, diduga menyembunyikan gambar
lain. Pada salah satu panel yang menggambarkan Tuhan, Michelangelo
diduga melukis gambar otak manusia dengan cara disamarkan.

Dalam laporannya di journal ilmiah Neurosurgery Juni 2010, peneliti Ian
Suk dan Rafael Tamargo dari Sekolah Kedokteran Johns Hopkins University
di Baltimore, Maryland, meyakini Michelangelo melukis otak di dalam
gambaran Tuhan, di panel "Pemisahan Terang dari Gelap." Dalam lukisan
itu terlihat Tuhan sedang melayang, namun di bagian lehernya hingga
dada terdapat gambaran yang serupa dengan otak dan saraf tulang
belakang.

Sebelumnya para pemerhati seni dan sejarawan telah mempertanyakan
ketidaklaziman yang dilukiskan Michelangelo pada bagian leher lukisan
Tuhan yang terkesan menggelembung dan berwarna lebih gelap.


Gambar dalam fresco itu juga dilukiskan seolah mendapat cahaya dari
sisi kiri bawah, namun di bagian leher seperti diberi cahaya langsung.
Sebagian orang menilai hal itu sebagai suatu kekeliruan, namun Suk dan
Tamargo yakin sang pelukis sengaja melakukan itu untuk menyampaikan
pesan tersembunyi.

Dalam laporannya mereka menuliskan, "Apakah Michelangelo dalam puncak
kemampuannya sengaja menyampaikan sesuatu yang lain? Kami yakin
demikian."

Dengan membandingkan detail leher "Tuhan" dalam panel lukisan itu
dengan foto otak manusia, garis-garis dalam lukisan memperlihatkan
bentuk yang sama persis dengan bagian-bagian otak. Selain itu, gulungan
kain yang tampak di tengah jubah Tuhan juga terlihat tidak alami. Kain
itu seolah terkumpul secara aneh, sehingga mirip saraf tulang belakang
manusia yang turun dari batang otak di bagian leher lukisan.

"Sebagai pelukis jenius, ahli anatomi dan orang religius, Michelangelo
dengan cerdik menambahkan hal lain dalam gambaran Tuhan di kapel
Sistine dengan gambar otak. Dengan cara ini ia merayakan bukan hanya
keagungan Tuhan, namun juga ciptaannya yang paling hebat," tulis
keduanya.

Michelangelo dikenal sebagai pelukis, pematung, dan penemu seperti
halnya Leonardo da Vinci. Namun ia menyembunyikan minatnya dalam bidang
anatomi karena saat itu Paus Julius melarang penggambaran detail
anatomi dan bagian tubuh manusia.

Saat mengerjalan lukisan di kapel Sistine, Vatikan, antara tahun 1508
dan 1512, Michelangelo sempat mengalami ketidakcocokan dengan Paus
Julius II, dan bahkan menggambarkan dirinya dalam dua lukisan fresco
sebagai orang yang tersiksa. Setelah Michelangelo wafat, Paus
selanjutnya, Paus Paulus IV meminta agar bagian-bagian vital dalam
lukisan ditutupi dengan lukisan daun karena menganggapnya sebagai
bentuk ketidaksopanan terhadap kesucian Tuhan.

Adapun temuan ini bukan kali pertama para ahli anatomi menemukan bentuk
anatomi yang disembunyikan dalam karya Michelangelo. Tahun 1990,
seorang dokter Amerika, Frank Meshberger, mempublikasikan laporan di
Journal of the American Medical Association dimana ia menyebutkan
adanya gambar potongan melintang otak di panel lain di kapel Sistine,
tepatnya di lukisan "Penciptaan Adam." (dari berbagai sumber)

www.AstroDigi.com (Nino Guevara Ruwano)

--
Posted By NINO to AstroDigi at 8/27/2010 02:00:00 AM

Kirim email ke