____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
http://www.yahoo.com/r/hsMengatasi Kejenuhan Saat Bekerja
Pernahkah anda merasa pekerjaan yang anda lakukan sekarang mulai menyebalkan
oleh besarnya tekanan yang anda peroleh saat bekerja? Mungkin anda mulai merasa
klien anda semakin rewel dan cerewet, bos anda mulai bertingkah sangat
menyebalkan dengan terus-menerus tidak puas dengan pekerjaan atau bahkan
mencela hasil kerja anda atau malah rekan kerja anda yang cenderung tidak
kooperatif.
Anehnya, hal tersebut baru terjadi belakangan ini. Mungkin ini pertanda anda
mulai mengalami apa yang dinamakan burnout atau yang biasa kita sebut dengan
kejenuhan (yang biasanya disebabkan oleh stres). Jangan dianggap enteng lho,
salah-salah bukan hanya pekerjaan tapi juga kesehatan anda yang terganggu.
Kejenuhan itu sering kali muncul ketika saya butuh-butuhnya semangat untuk
menyelesaikan tugas saya yang dikejar tenggat, keluh Diana (27) seorang
marketing communications salah satu perusahaan multinasional di Jakarta. Kalau
sudah dihinggapi jenuh, Diana mengaku hanya menghabiskan jam kerjanya dengan
chatting, berdandan bahkan kadang hanya bisa termangu.
Semuanya jadi serba salah, mau kerja ngga dapat ide, ngga semangat. Mau ngga
dikerjain, kerjaan malah terus bertumpuk ngga ada habisnya, kata Soleh (24)
ketika dimintai komentarnya Jumat lalu.
Kalau kejenuhan pada saat bekerja sudah datang menghampiri, mungkinkah bisa
dihindari. Kalau pun tidak bisa dihindari apakah kejenuhan itu bisa diatasi.
Coba simak beberapa aktivitas yang oleh berbagai kalangan dianggap cukup
efektif untuk mengatasi kejenuhan ini. Aktivitas tersebut di antaranya :
1. Nikmati kehidupan di luar pekerjaan
Jangan campuradukkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Saat anda mempunyai
waktu luang/libur, nikmatilah dengan sebaik-baiknya. Dengan begitu saat kembali
kerja, mudah-mudahan anda akan kembali bersemangat.
2. Jangan takut dengan kesalahan kecil
Berbuat salah bukan berarti dunia kiamat, jadi jangan ragu-ragu. Sesekali anda
tak perlu takut dengan kesalahan-kesalahan kecil dalam pekerjaan (tapi jangan
dalam hal-hal penting, salah-salah nanti anda malah dipecat!) yang mungkin
terlihat lucu atau bodoh di mata orang lain. Secara tidak langsung, hal ini
akan merangsang kreativitas dan imajinasi anda dalam bekerja. Plus, tantangan
baru akan tercipta.
3. Bicarakan dengan rekan kerja anda
Kehidupan di metropolitan membuat seseorang menjadi cenderung individualis.
Sering-sering lah hang-out atau makan siang bersama dengan rekan-rekan kerja
anda. Siapa tahu dengan ngobrol dengan rekan kerja, anda bisa menemukan solusi
masalah. Bukan tidak mungkin rekan kerja anda pernah mengalami masalah yang
sama dengan yang anda alami saat ini.
4. Meditasi
Semakin cepat anda bekerja, semakin mudah anda terserang stres. Untuk
mengatasinya, selalu bawa kertas dan pensil untuk mencatat kejadian-kejadian
yang membuat anda stres di sepanjang hari kerja. Kemudian setelah tiba di
rumah, coba anda duduk dan renungkan hal-hal apa saja yang telah terjadi hari
ini selama 5 sampai 15 menit.
5. Kenali diri sendiri
Maksudnya di sini adalah mengenal bagaimana diri anda bereaksi saat bekerja
dalam tekanan. Untuk mengetahuinya, tanyakan pada orang-orang yang mengenal
anda dengan baik. Jangan merasa putus asa, ingatlah bahwa tidak ada masalah
yang tidak dapat diselesaikan. Bila anda sudah mempunyai pemahaman ini, maka
mengatasi masalah akan lebih mudah.
6. Stres karena pekerjaan atau hal lain?
Apakah anda merasa kesal karena tekanan yang anda alami di kantor atau bawaan
dari masalah di rumah yang tidak terselesaikan. Dengan mengenali penyebab
stres, maka akan lebih mudah menemukan jalan penyelesaiannya.
7. Pertolongan tenaga professional
Seandainya anda tetap tidak bisa menemukan cara-cara yang efektif untuk
mengatasi problema anda, ada baiknya anda menemui konselor/psikolog yang memang
memiliki kemampuan untuk mengatasi hal-hal seperti ini. Jangan takut dianggap
aneh.