Saya mau berbagi cerita sama rekan2 semua mengenai musibah 
yang telah dialami kerabat dekat saya, mudah2an kejadian 
ini tidak dialami oleh rekan2 semua dan cerita ini dapat 
mengantisipasi kalau2 dialami oleh rekan2.
Cerita ini berawal dari ketika Kerabat saya hendak menarik 
uang di ATM di Superindo Duri kosambi Jakarta Barat jam 
14.00. Pada waktu itu terdapat dua orang yang sedang 
mengantri untuk masuk keruang ATM tetapi kerabat saya 
dipersilahkan untuk masuk duluan, dan tanpa ada curiga 
masuklah dia ke ATM. Begitu memasukan kartu ke dalam mesin 
tiba2 kartu tersangkut sampai tanpa ada sisa diujung 
sedikitpun sehingga sulit untuk diatrik keluar dan juga 
tidak bias dikeluarkan dengan tombol “Cancel”. Karena 
kebingungan untuk menggakali supaya bias keluar tiba2 
masuk seorang lelaki yang juga mengantri  sambil bertanya 
 tentang kejadiannya. Lalu dia berusaha membantu seolah2 
memang serius untuk menolong agar kartunya bisa keluar 
dangan berbagai cara. Lalu dia juga mencoba mendorong 
kartu menggunakan kartu miliknya agak masuk tetapi juga 
tidak bisa. Akhirnya dia menekan dua tombol yang ada 
dimesin ATM sambil menyuruh Menekan lagi PIN ATM seolah2 
itu Kode rahasia agar kartu bisa keluar lagi. Karena tidak 
berhasil juga akhirnya orang asing itu menawarkan untuk 
menelpon Customer service agar memblokir kartunya, lagi2 
dia menawarkan menggunakan HPnya untuk menelpon dengan 
dalih “tidak papa koq orang bebas pulsa”, dan disitu 
kerabat saya berbicara dengan Customer service yang 
mengatakan bahwa memang di ATMnya sedang ada masalah, dan 
kartunya sekarang sudah diblokir. Tanpa ada rasa curiga 
akhirnya Kerabat keluar dari ATM dan orang asing itu pamit 
pergi karena sedang ditunggu oleh temanya. Setelah kerabat 
keluar ada seseorang masuk yang seolah2 mau menarik uang 
di ATM itu juga tapi sebentar langsung keluar lagi karena 
memang ATM langsung menampilkan pesan “ATM Out of Service” 
mungkin karena terganjal Kartu ATM yang nyangkut tadi. 
Akhirnya kerabat pulang dengan tenang karena kartunya 
sudah diblokir. Pada Jam 18.00 dia bertemu saya lalu 
menceritakan kejadianya. Tiba2 saya ingin menghubungi 
kembali CS bank tsb untuk mengetahui status blokirnya, 
Karena di SMS bangking belum ada laporan penarikan uang. 
Alangkah terkejutnya ketika CS mengatakan telah terjadi 
penarikan uang dan transfer pada jam 14.30 dan kerabat 
saya itu telah menjadi korban penipuan. Dan uang sudah 
dikuras habis.
Ternyata Modusnya adalah sebagai berikut :
1. Pelaku mengganjal mesin ATM entah dengan barang apa 
sehingga kartu ATM bisa nyangkut tetapi tidak masuk ke 
mesin tetapi juga tidak bisa ditarik dengan tangan.
2. Pelaku lainya ikut mengantri diluar ATM untuk 
memastikan bahwa kartunya tidak diambil oleh orang lain 
selain komplotanya
3. Setelah korban keluar lalu ada orang yang pura2 ingin 
menarik uang juga yang ternyata dia sudah membawa alat 
khusus untuk mengambil kartu yang tersangkut tsb.
4. Pelaku pura2 berbaik hati melaporkan ke CS yang padahal 
menelpon ke temannya sendiri dan mempersilahkan kita yang 
berbicara langsung dengan temanya Sehingga kita yakin dan 
gak bakal ngelapor ulang .
5. Barulah pelaku menarik dan mentransfer uang dari mesin 
ATM lain dan dilokasi lain. Nomor PIN didapat sewaktu 
trick mengeluarkan kartu tadi

Pihak Bank hanya bisa memberi tahu nama tujuan transfer 
tetapi tidak berwenang untuk memberitahu alamat  situjuan 
transfer dan dari cabang mana. Karena berhubungan dengan 
kerahasaian nasabah. Kecuali ada surat dari kepolisian dan 
surat itu hanya bisa dikeluarkan  minimal dari Kapolres. 
Urusan ini akan memakan waktu dan sudah pasti uang sudah 
habis dan tidak akan kembali.
Untuk itu apabila kejadian itu dialami maka kita jangan 
sekali2 menekan PIN ATM didepan orang yang tidak kita 
kenal, lalu usahakan langsung menelpon CS bank dengan HP 
kita sendiri, kalo gak tau nomernya CS bisa tanya ke 
Informasi Telkom 108. dan usahakan jgn tinggalkan Mesin 
ATM sampai ada konfirmasi pemblokiran dari CS.
Semoga cerita ini dapat menambah wawasan dan dapat menjadi 
pengalaman untuk dapat mengantisipasi apabila kejadian ini 
dialami oleh rekan2 semua.

Kirim email ke