-------- Original Message --------
Subject: [vaksin.com] Fujack, Viking with Flash Disk infection capability
Date: Thu, 06 Nov 2008 04:05:39 -0000
From: vaksincom <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
http://vaksin.com/2008/1108/fujack/fujack.htm
*Virus yang "Sempurna" * 6 November 2008
Artikel Chip April 2008
Viking adalah sosok virus mancanegara yang sangat ditakuti administrator
jaringan karena sekali berhasil menginfeksi satu komputer dalam jaringan
akan langsung menyebar dan melumpuhkan seluruh komputer yang terhubung
ke intranet, bahkan dalam banyak kasus mampu menembus pertahanan
komputer dengan antivirus yang terupdate sekalipun karena kemampuannya
polymorphic di dukung oleh kemampuan mengupdate dirinya melalui internet
dengan sangat cepat sehingga dapat mengelabui antivirus yang telah
mendeteksinya. Ditambah dengan ciri khas infeksinya dengan menginjeksi
file executable dan mengeksploitasi celah keamanan IPC $ dalam rangka
menyebarkan dirinya ke komputer lain di jaringan membuatnya tidak
tertahankan sekali berhasil menginfeksi satu saja komputer di jaringan,
dalam waktu singkat seluruh komputer di jaringan akan berhasil
dikuasainya. Apakah ini sudah cukup ? Ada satu metode infeksi yang belum
dimiliki Viking, penyebaran via external drive yang marak digunakan oleh
virus Indonesia sehingga secara tidak langsung penyebaran Viking kurang
efektif pada komputer-komputer yang tidak terhubung ke intranet /
internet. Tetapi pembuat virus juga manusia, mereka belajar dari
pengalaman masa lalu sehingga ia mengeluarkan virus baru dengan
kemampuan tambahan menyebar melalui external drive (UFD (USB Flash
Drive), External HDD, Memory Card dan lainnya)). Ibarat kata Gita
Gutawa, inilah salah satu virus yang masuk kategori Sempurna.
Virus yang dikenal dengan nama W32/Fujack ini karena "bibitnya" adalah
pembuat Viking, maka virus ini tidak kalah sakti dengan Viking. Dengan
beberapa kesamaan seperti kemampuan polymorphic dan update diri ke
internet, eksploitasi celah keamanan dan kemampuan penyebaran di
jaringan yang sangat efektif. Bedanya, Fujack tidak mengeksploitasi
celah keamanan IPC $ (kemungkinan karena IPC $ ini sangat efektif jika
korbannya adalah Windows 2000 dan penggunanya sekarang makin berkurang),
sebagai "gantinya" virus baru ini dibekali dengan kemampuan melakukan
dictionary attack pada account administrator dan folder yang di password
dimana hampir dapat dipastikan default password setting windows dan
password lemah akan dapat ditembus oleh virus ini. Selain itu, apakah
karena di "ilhami" oleh virus lokal buatan Indonesia, virus baru dengan
nama Fujack ini juga memiliki kemampuan penyebaran melalui External Disk
dan hebatnya ia akan menambahkan Autorun.inf pada external drive yang
akan menjalankan virus yang dikopikan pada drive tersebut.
*Gamesetup.exe*
Jika mendadak komputer anda memiliki file dengan nama gamesetup.exe pada
folder Startup, maka anda harus ekstra hati-hati karena artinya Fujack
sudah mampir ke komputer anda. (lihat gambar 1)
/Gambar 1, Fujack datang dalam file dengan nama GameSetup.exe/
/ /
Dan bila anda terhubung ke jaringan, maka pekerjaan rumah besar menanti
anda. Mengapa ? Seperti virus Viking, Fujack memiliki keahlian dalam
menginfeksi jaringan. Dalam menjalankan aksinya menyebar ke jaringan,
jangankan folder sharing yang tidak dilengkapi password (yang secara de
facto memang sering di temukan di jaringan-jaringan intranet UKM, bahasa
kerennya SME = Small and Medium Enterprise), folder yang dilengkapi
dengan password sekalipun berhasil dimasuki oleh Fujack dengan
dictionary attack yang mencapai 100 password yang paling sering
digunakan oleh administrator seperti, pw123, mypass123, asdf, qwerty,
login, 12345678, abc123, administrator dan mypc. Jadi jika anda
administrator jaringan yang tidak melengkapi pertahanan dengan password
yang baik dan semua settingan masih default bisa dipastikan Fujack akan
dengan mudah menginfeksi komputer / jaringan intranet anda.
*Mematikan software sekuriti dan system tools windows*
Salah satu payload Fujack yang patut dikhawatirkan adalah ulahnya "balas
dendam" mematikan beberapa program sekuriti seperti AVP, McAfee dan
Symantec. Payload ini berbahaya karena dengan lumpuhnya program
antivirus berarti komputer tidak memiliki pertahanan terhadap virus
apapun sehingga secara tidak langsung Fujack membukakan pintu bagi semua
virus ITW (In The Wild) sekalipun sebelumnya sudah terdeteksi oleh
program antivirus tersebut. Tetapi karena antivirus sudah dilumpuhkan
Fujack maka virus lain dengan leluasa akan dapat menginfeksi komputer.
Celakanya, jika virus yang masuk bersifat merusak data seperti Kamasutra
atau Kespo. Adapun system tools windows yang dilumpuhkan oleh Fujack
adalah Task Manager dan Registry Editor.
*Menyebar melalui website dan mengupdate dirinya*
Fujack memiliki kemampuan menyebar melalui website di internet. Caranya
adalah menginfeksi file html dan kemudian memasukkan link yang
mengandung virus tersebut ke dalam html. Bahkan ada varian Fujack yang
tampil sebagai file .gif yang memanfaatkan Iframe untuk membawa
korbannya ke website yang mengandung virus.
Salah satu rahasia kehebatan Fujack adalah kemampuannya mengupdate
dirinya melalui internet. Hal ini dilakukan melalui website
http://www.ac86.cn/88 tetapi saat ini link update tersebut sudah tidak
aktif lagi, namun dengan mudah pembuat Fujack mengeluarkan varian baru
dengan link update baru. Dari sini dapat kita lihat bahwa pembuat Fujack
meniru vendor antivirus yang mengandalkan update untuk mendeteksi dan
membasmi varian virus baru.
*Menyebar melalui external media dan membuat file autorun.*
Berbeda dengan virus mancanegara lain yang mengandalkan penyebaran
melalui internet, email dan intranet. Fujack memiliki satu payload
tambahan yang mirip dengan virus lokal. Apakah di ilhami oleh virus
Indonesia, hanya pembuat Fujack yang tahu. Payload tambahan yang menjadi
"lagu wajib" bagi virus lokal Indonesia adalah kemampuan menyebar
melalui External Drive seperti UFD, external harddrive dan memory card
dimana Fujack akan mengkopikan dirinya sebagai file "setup.exe". Tetapi
file "setup.exe" saja tidak cukup karena tidak dapat berjalan secara
otomatis setiap kali External Drive di akses / dihubungkan ke komputer,
karena itu virus ini juga akan membuat file "autorun.inf" yang otomatis
akan dijalankan setiap kali External Drive dihubungkan ke komputer atau
folder mengandung virus diakes oleh komputer. File "autorun.inf" sendiri
nantinya akan menjalankan file virus "setup.exe" guna menginfeksi
komputer korbannya. Fitur autorun ini pada awalnya sebenarnya merupakan
fitur yang banyak diaplikasikan pada CD Rom / DVD Rom dimana setiap kali
kita memasukkan CD/ DVD fitur ini akan secara otomatis menjalankan menu
pada CD / DVD. Tetapi ibarat pistol, ditangan orang yang salah akan
digunakan untuk tujuan yang negatif / merusak.
*Bagaimana cara efektif mengatasi Fujack*
Ada beberapa tindakan pencegahan yang perlu anda lakukan untuk mencegah
Fujack menginfeksi komputer anda. Pertama tentunya anda harus menerapkan
password yang baik dan benar pada username dan folder sharing di seluruh
jaringan. Meskipun kelihatannya sepele tetapi dalam pelaksanaannya
banyak administrator jaringan yang menghadapi kendala dalam hal ini,
hambatan utama adalah kendala dari pengguna komputer yang mau mudah dan
tidak mau pusing merubah kebiasaan kerja, walaupun salah. Kedua,
walaupun klise tetapi tetap penting adalah instal antivirus yang sudah
mampu mendeteksi virus Fujack. Menurut catatan penulis, hampir semua
antivirus termasuk Norman sudah mampu mendeteksi Fujack (lihat gambar 2).
/Gambar 2, Norman Virus Control mendeteksi Fujack/
Yang menjadi masalah adalah Fujack mampu mengupdate dirinya dengan
cepat sehingga sangat sulit di deteksi oleh antivirus sehingga anda
membutuhkan cara ketiga yang merupakan sumbangan dari teknisi Vaksincom
khusus untuk pembaca Chip dan tidak anda temui saat ini di internet atau
di vendor antivirus lain :). Caranya adalah denga mengelabui Fujack
bahwa komputer anda telah terinfeksi. Seperti kita ketahui, untuk
mencegah proses looping sehingga menyebabkan crash Fujack akan mengecek
keberadaan dirinya di komputer calon korbannya. File yang di cek adalah
spoclsv.exe (yang merupakan file proses virus), jika file ini ditemukan
maka ia akan berhenti menginfeksi komputer dan komputer anda akan aman
dari infeksi Fujack, sekalipun tanpa perlindungan antivirus. Tetapi
ingat, metode ini efektif untuk menghadapi semua varian Fujack yang
menyebar sampai hari ini dan tidak tertutup kemungkinan varian baru yang
mampu mengatasi pengelabuan ini. Sekuriti adalah proses, nantinya pasti
akan ditemukan lagi cara lain yang efektif mengelabui varian Fujack baru
(jika ada). Untuk sementara pembuatan file palsu spoclsv.exe mampu
menghentikan penyebarannya di jaringan.
Salam,
Aa Tan
[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
PT. Vaksincom
Jl. Tanah Abang III / 19E
Jakarta 10160
Ph : 021 3456850
Fx : 021 3456851
--
------------------------------------------------------------------------
http://aboen.or.id - BSD051246
gtalk : aboenx
ym : aboenc
------------------------------------------------------------------------