mungkin ada kesalah fahaman disini (salah baca) harusnya ada tanda koma
setelah kata berkata (yg ana tebalkan) sehingga tidak salah baca.yg berarti
maksud ustad adalah menerangkan bawa kata-kata antum lebih sopan daripada
anta, apalagi jika kita berbicara di depa masayikh, begitu kurang lebih
maksudnya, karena ana juga pernah mendengar penjelasan ini langsung dari
beliau pada kajian bulughul maram. Allahul musta'an

barrakallahu fikh

2008/9/23 Anto Abu Maulid As-Salafy <[EMAIL PROTECTED]>

>
> Afwan, ana mau konfirmasi mengenai statemen ini: *antum: adalah
> panggilan yang halus dan sopan. Karena ustadz askari hafidzhahulloh
> pernah berkata ga sopan memanggil seorang syaikh. Anta ya sheikh, tapi
> antum ya sheikh......
>
> Ini kapan kejadiannya dan apa maksud dari penyebutan sikap ustadz
> Askari tersebut. Apakah berita tersebut shahih? Jika shahih, apa
> tujuan yg dinginkan dg penukilan kabar tersebut. Hati-hati, ini milis
> banyak member yang belum paham. Jadi, jangan sembarangan menukil dan
> memuat kabar.




>
>
> Abu maulid
>
> Pada 19 September 2008 03:40, Ali <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> >
> > Waalaykumsalam warohmatullohi wabarokatuh.
> > Barokallahu fiykum
> > Silahkan antum pahami kaidah mengenai azan. Mungkin ikhwan yang lain bisa
> menambahkan. Dan jika terjadi ikhtilaf, kembali kepada hadits yang shohih.
> Saya pernah dengar ikhtilaf mengenai ini. Tapi saya kurang ilmu dalam
> menjelaskan. Mungkin ikhwan bisa membantu. Sengaja ana sertakan artikel dari
> website, sehingga keilmiahannya terjaga.
> >
> >
> > *antum: adalah panggilan yang halus dan sopan. Karena ustadz askari
> hafidzhahulloh pernah berkata ga sopan memanggil seorang syaikh. Anta ya
> sheikh, tapi antum ya sheikh.
> > http://almakassari.com/?p=63
> >
> > Pertanyaan : Bagaimana hukum berbicara pada saat adzan di kumandangkan
> sekalipun bertanya tentang hal yang syar'i ([EMAIL PROTECTED])
> >
> > Jawaban : Asalnya tidak ada larangan seseorang untuk berbincang-bincang
> saat adzan dikumandangkan, sebagaimana dalam sebuah atsar dari seorang
> tabi'in yang bernama Tsa'labah bin Abi Malik Al-Qurozhy riwayat Imam Malik
> (1/103).
> > Hanya saja, yang paling afdhol adalah dia diam dan mendengarkan azan agar
> dia bisa menjawab dengan baik azan yang sedang dikumandangkan, dan telah
> dimaklumi bersama bahwa menjawab adzan hukumnya adalah sunnah mu`akkadah.
> > Termasuk dari fa`idah adab yang pernah kami dapatkan dari membaca
> biografi para ulama adalah bahwa ada seseorang yang pernah bertanya kepada
> Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz -rahimahullah- padahal azan sedang berkumandang.
> Maka beliau menegur penanya tersebut dengan ucapan beliau, "Apakah kamu
> tidak mendengarkan azan?!".
> >
> > (Dijawab oleh Ust. 'Abdul Qodir dan Ust. Hammad)
> >
> >
> > 2008/9/18 pakpur <[EMAIL PROTECTED]>
> >>
> >> Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
> >> Mohon dijelaskan perihal boleh / tidaknya mengerjakan sholat sunnah di
> >> dalam masjid, di mana pada saat itu di masjid itu adzan sedang
> >> dikumandangkan. Mohon dijelaskan berikut dalilnya.
> >> Jazakumullah khairan katsiraa
> >> Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh
> >>
> >> Hormat saya
> >>
> >> PakPur
> >> Weleri, Kendal, Jateng
> >>
> >>
> >
> >
> >
> >
> >
> > >
>
> >
>


-- 
---------
Abu Abdullah Haidir

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Milis Group AUDIOSALAF
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Untuk keluar dari keanggotaan group gunakan:
[EMAIL PROTECTED]
Untuk melihat arsip versi online kunjungi:
http://groups.google.com/group/audiosalafi/topics atau
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Untuk informasi lebih detail silahkan kunjungi
http://groups.google.com/group/audiosalafi?hl=en
Website Resmi Audiosalaf
www.audiosalaf.com
Dapatkan Gratis!! Email Salaf 6GB Tanpa Iklan/Spam/Porno
www.planetsalaf.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke