Bismillahirrahmanirrahiim.. Berikut transkrip perkataan luqman ba’abduh kepada peserta dauroh saat berlangsung di Balikpapan 5 – 6 Rajab 1430H. Adapun File asli audio, hasil potongan audio, dan beserta transkrip dapat di unduh dibagian bawah transkrip.
TRANSKRIP PERKATAAN LUQMAN BA’ABDUH DAUROH “SOLUSI SYAR’I DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA DA’WAH TAUHID DAN SUNNAH” Balikpapan, 5-6 Rajab 1430H <!– Mulai transkirp, Menit ke 57 –> … Begitu juga urusan dimasyarakat yang lainnya..hiduplah kita seperti manusia yang lain –paham maksud saya..?- Hiduplah kita seperti manusia yang lain, tentunya dengan batas-batas syar’i…-batas-batas sunnah-… Misalkan dalam urusan kemasyarakatan, ada apa yang diistilahkan dengan POSYANDU..-ada ya posyandu dibalikpapan ada..? ada yaa..? saya pikir cuma dijawa saja itu…ternyata kita masih di negara kesatuan republik indonesia…. POSYANDU itu sangat di himbau oleh Waliul ‘Amr terkhusus presiden, menghimbau posyandu. Kegiatan di posyandu itu macem-macem.. menimbang bayi….IMUNISASI..dan beberapa yang lainnya yang saya tidak tahu. ” Anu Ustadz saya kalo ke POSYANDU repot, imunisasinya itu katanya kurang steril, karena bagini dan begitu, saya kalo IMUNISASI biasa di dokter –kebetulan dia orang mampu yaa silahkan ndak ada masalah–..Tapi ke posyandu bisa kan tidak harus imunisasi..misalkan menimbang…bayi. ” Oya sudah ustadz ditimbang, kalo didokter itukan timbangannya bagus, kalo diposyandu itu kaya nimbang daging kambing itu jadi…– haha..peserta tertawa–…” -hayaa kurang lebih..na’am kurang lebih..na’am- datang kesana…timbang bayinya…kenal sama ibu-ibu tetangga..kalo sempat ya bawa buletin –haha peserta tertawa– kasihken kepada sebelahnya…jangan dibagikan rata gini….akhirnya ngacau..jangan… Duduk….Assalamu’alaykum…ibu siapa ini ?..”oh ini bu parmin..oh inggih…” yaa…ini mba’nya siapa ?…–karena gak biasa– saya ummu fulan… nah itu repot juga….dikalangan awam..ummu fulan ini kadang-kadang bingung…aneh juga.. kok ummu..ummu…semua umum….ini ummu…itu ummu…–haha peserta tertawa– Diterjemahkan aja dalam bahasa indonesia supaya gampang, kalo punya anak misalkan Muhammad, ini Ummu Muhammad.. Kalo sama orang-orang awam, “Siapa ini ??” ..”saya Ibunya Muhammad” – sama kan ??– sama..!” Ummu Muhamamd dengan Ibunya Muhammad itu sama…! Orang awam gak ngerti..orang bercadar itu semua namanya sama.. -masa’ bu ??..Iya..-haha peserta tertawa- ngerumpi ini..siapa ?? “Ummu semua..ummu..ummu..ummu!! –Haha peserta tertawa– yang bapak-bapaknya semua ..Abu..abu..Abu…Abu…–haha peserta tertawa– Nah..orang awam gak biasa dengan cara seperti itu… “ini kan kebiasannya para shahabat ??” – iya gak papa kamu silahkan meniru para shahabat …karena mereka adalah para wali-wali Alloh.. orang-orang yang mulia..silahkan….tetapi dinegeri kita belum siap seperti itu – …sampai sampai disuatu hari saya perna hadir khutbah jum’ah…disalah satu masjid dijakarta… si khotib ini betawi..khutbah…cerita.. ” Jadi para hadirin..ketika abu bakar..begini..tiba-tiba datang abu jahal..disebelah sana ada abu lahab..” – dikomentari sama dia…– ” memang para hadirin..orang arab itu namanya serba abu..abu bakar..abu jahal. cuma abu gosok yang gak ada.. –hahaha peserta tertawa–.. itu saya ini khutbah jum’ah.saya tahan perut saya..Ya Alloh..ya..kebetulan disitu ada beberapa teman ahlussunnah yang juga hadir.. ini saya..masing-masing sama-sama tolah-toleh ..kalo pandang ketemu pandang ..itu bisa sama-sama tertawa dimasjid saat khutbah jum’ah.. itu hadirin khutbah jum’ah tertawa …ggrrrrrr..grrrr….grr.. – Ya..Alloh..khutbah jum’ah kayak gini..lah bagaimana ummat akan terbina..? – Ikhwani fiddien, Rohimani warahimahulloh…. Caba antum perhatikan kondisi masyarakat kita..perintahkan isteri kita dan beberapa ummahat.. untuk datang ke posyandu misalnya…menimbang bayikah..atau apa yang semakna dengan itu..na’am Ikhwani fiddien, Rohimani…. ” Anu ustadz..kadang-kadang disetelken..ini…” –jarang posyandu nyetel DANDUT itu…dak ada..na’am…sangking nemen memang bidannya suka dangdutan nemen itu… wong sedang sibuk..kok nyeteli dangdutan..he?..hampir gak ada lah… kalo ada..yaa mungkin datang diawal sekali..atau diakhir sekali..ya diakali lah gimana caranya.. bayinya ditimbang…walaupun timbangannya gak…apa…gak pas… ditimbang di dokter 8 kilo..disana bisa jadi 5 setengah kilo …waduh.. ini sudah capek-capek ‘ndolangin’ tiap hari makan..tambah kurus di posyandu –haha peserta tertawa– tiada masalah..kurang lebih..yang penting si bayi..-barokAllohufiykum- Dan beberapa kegiatan di masyarakat yang memungkinkan..suruh istri kita berkunjung kepada tetangga.. suruh…selama tidak mengandung penyimpangan atau penyelisihan syariat..kenalan dengan tetangga -barokAllohfiykum- Ihwani fiddien..warohimani wa rihamakumulloh.. masalah-masalah sunnah seperti ini adalah bimbingan Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam… kita yang mengaku sebagai ahlussunnah..!! harus menjadi orang terdepan dalam mengamakan sunnah-sunnah ini…-harus terdepan- Begitu juga ketika kita berada dimasjid..kita menerapkan sunnah dan menghidarkan diri dari kemungkinan fitnah..! cara berpakaian ini….bagus memakai tsaub saya katakan bagus..tapi tolonglah… pakailah tsaub yang rapi..tidak harus kainnya yang mahal..tapi rapi.. jangan pemandangan yang aneh..menjadi semakin aneh gara-gara kita.. Contohnya …. Ada yang memakai gamis..gamis model pakistanan ya.. sampai mendekati lutut…dibawahnya pakai sarung..kemudian celananya keliatan.. jadi rentet 3..gamis…sarung..celana…. ini kata orang arobnya sendiri melihat ini pun aneh… yaini..apa ini…model apa lagi ini….na’am..yaa.. kalo antum coba naik haji atau umroh..coba pakai seperti itu.. sudah seperti itu..celana…sarung…gamis…ya..pakai rompi lagi…– haha..peserta tertawa– – Subhanalloh…Subhanalloh…ya ikhwah..na’am tolonglah… pakai yang bagus..yang rapi…walaupung tidak mahal..rapi..rapi….yaa… rapi…. sehingga terkesan baek..yaa..!! ” Lho apa ini seperti ini gak perlu di anu ustadz..?” Rosululloh menyatakan …perhatikan..Rosululloh menyatakan… ” InnAlloha jamilun yuhibbul jama’ ” –Alloh itu indah dan sangat suka kepada keindahan…– Kita hidup disebuah lingkungan….. ” Ya ustadz..dulu para muhadditsin itu pakaiannya seperti begini..berdebu…” Ya itu para muhadditsin..hidupnya dipadang pasir… Ya kalau kita pengandaiannya ….kalo kita kebetulan kehidupannya di hutan ..ya dak ada masalah…. tapi kehidupan kita ini dimasyarakat….yang sudah dicekoki ….dijejalkan kepada mereka peradaban orang-orang barat yang kafir… ditengah anak-anak muda pake Jean..ini tiba-tiba pakai baju seperti ini.. ditengah kaum mudi wanita pada membuka auratnya dengan berbagai mode..ini menutup seluruh badannya… Aneh….kata mereka..ya kita menyatakan..silahkan anda menyatakan aneh.. tapi jangan sampai kita menjadi yang aneh ini tambah aneh dalam pandangan mereka… Ikhwani fiddien rahimani warahimahulloh… Masih banyak hal-hal lain yang terkait dengan dakwah ..namun saya berharap sedikit yang kita bahas ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semuanya…untuk kita bersama-sama melakukan pembenahan didalam dakwah ini … masih tersisa beberapa problematika dakwah yag lainnya..yang masih belum sempat untuk saya sampaikan dalam acara dauroh ini.. karena kajian disore hari ini ..nampaknya menjadikan rangkaian terakhir dauroh kita pada tanggal 5 dan 6 Rajab tahun 1430H. … <!– sekian potongan rekaman Menit ke 66 detik ke-42 –> 1. Kami telah memotong rekaman dari yang asli -tanpa merubah,menambah,mengurangi– yakni dalam urusan pelecehan terhadap as- sunnah yg mulia. yang dikatakan oleh Luqman Ba’abduh dimajelisnya Masjid Ibnul Qoyyim Balikpapan, Yayasan as-Salaf Balikpapan. pada tanggal 5-6 Rajab 1430H. 2. CD lengkap Dauroh yang kami transkrip ini , masih diperjual belikan bebas melalui INTERNET atau di agen-agen tasjilat mereka yang tersebar. 3. File yang dtranskrip “ 07. Nasehat Syaikh Robi Kepada Ahlussunnah.mp3 “ File Hashes ORIGINAL FILE File Name: 07. Nasehat Syaikh Robi Kepada Ahlussunnah.mp3 CRC32: B4F85A78 MD5: 796C69F23D8110AFAF940BC88B564084 SHA-1: 1677BAA661329FB36DCEA79C0B93D2BC67058A7F Berkata_Luqman_kepada_peserta_dauroh.mp3 CRC32: 9EF14079 MD5: 90492EB9F2BF91E5FA74083B080650B9 SHA-1: 6BD47B2925E71FFA320D3CC3C4FB29600FC2CBD9 TRANSKRIP_PERKATAAN_LUQMAN_BAABDUH.PDF CRC32: 18B4A73A MD5: 9B64807E230854ED7A9DFD2DF47D4CBE SHA-1: 43B88D0AA7287B0C19AD3FE8DE9E2428F8BD9538 Download: http://isnad.net/celaan-bertubi-tubi-luqman-kepada-as-sunnah -- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Untuk mengirim tulisan baru gunakan: [email protected] Arsiip Milis: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih : www.ISNAD.net ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
