بسم الله الرحمن الرحيم

Di tulis oleh :
Abu Turob Saif bin Hadhor Al Jawi - semoga Alloh menjaganya -
Kamis 20 Sya’ban 1432 H  Argamulya Bengkulu Utara
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه أما بعد

Telah di ketahui bersama apa yang di lontarkan oleh Dzul Akmal
(alias : Marhain) terhadap Syaikh Yahya hafidhohulloh dan beberapa
ikhwah lain, terkhusus  untuk ana secara pribadi, berupa lontaran-
lontaran yang keluar dari orang yang sakit jiwanya, ndongkol hatinya,
panas temperaturnya, dan tak terkontrol mulutnya, maka ketika ikhwah
banyak yang meminta ana untuk memberi sedikit komentar akan
kelacutannya, yang pada mulanya ana tidak begitu respon dengan hal itu
– dikarenakan – sudah mutawatir akan siapa dan ada apa serta bagaimana
si Dzul Kumal ini, baik dari sisi mulut besarnya, otak dan atau
akhlaqnya yang tidak terpuji dimata orang-orang sholih- akhirnya
dengan sedikit rasa malas anapun tulis risalah ini dengan judul “
KUMAL-KUMAL DZUL AKMAL’’ .

Sejak pertama   ana mendengar putaran celotehannya ana langsung
teringat dengan hadits Ibnu ‘Umar rodhiallohu’anhu :

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم :" رفع القلم عن ثلاثة عن المجنون
المغلوب على عقله حتى يبرأ وعن النائم حتى يستيقظ وعن الصبى حتى يحتلم "

أخرجه أحمد (1/154 ، رقم 1327) ، وأبو داود (4/140 ، رقم 4402) ، والحاكم
(4/430 ، رقم 8169

Berkata Rosulullooh shollalloohu'alaihi wasallam :
” Pena terangkat dari tiga golongan, dari orang gila dan terkalahkan
otaknya(hilang ingatannya) sampai dia sembuh(sadar), dan dari orang
tidur sampai dia terbangun, dan dari anak kecil sampai dia
dewasa.’’ [ HSR Ahmad dan lainnya]

Dari tiga golongan diatas yang paling cocok buat dia adalah yang
pertama, karena untuk yang kedua walaupun bisa  juga di bawa kesana
akan tetapi kurang akurat, adapun untuk jenis ketiga maka itu lebih
mendekati dari pada yang sebelumnya, dikarenakan dia mungkin sudah
pensiun dini, adapun untuk yang pertama itu sangat laik dan cuocok
banget buatnya, karena otak warasnya sedang tidak beroperasi lagi
ketika itu.

Ana tidak tahu dari mana akan ana mulai, karena dari sejak awal dia
meringkik sudah salah langkah, yaitu dia datang ke Islamic Universiti
(sesuai bahasa dia) untuk muqobalah atau mu’adalah dengan kata lain
bahwa pondoknya selama ini masih di luar tatanan dan belum masuk
jajaran yang bisa di pertanggung jawabkan,- dan ana paham apa yang
dimaui dengan kata-kata diatas akan tetapi biarlah ini untuk Dzul
kumal-.

Tapi tak apalah ana mulai sedikit demi sedikit, dan tidak akan ana
teruskan menjadi bukit karena untuk menghemat energy.

Ana angkat yang berkaitan dengan tuduhan terhadap ana pribadi, dan
tidak akan ana singgung yang berkaitan dengan  syaikh Yahya
hafidhohullooh biar ikhwan lain yang ngerjain dan kasih pelajaran
dia .

FileHashes
CRC32: 27F78440
MD5: DE0A5037E47336C3293F793F15B19106
SHA-1: AE5DF07919CF3FDF4B25E56D91A101DB43B465FB
Download:
http://isnad.net/?dl_name=kumal-kumal-dzul-akmal.pdf

-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kirim email ke