Bismillah
Ikhwah sekalian mengenai masalah luqman dan dzulqornain cs ini sudah diketahui 
oleh ulama yang ada di Dammaj dan tahziran yang dialamatkan kepada mereka tidak 
lain diawali dengan nasihat yang diberikan oleh alimul ulama seperti syaikh 
Yahya kepada fiqroh yang dianut oleh kawanan ini yang juga terjadi di Yaman 
yang 
dipimpin oleh tokoh mubtadinya abdurrohman dan abdulloh al mar'i yang kemudian 
menggandeng ubaid al jabiri.


Sekali lagi usahakan oleh antum semua menerima dalil tidak mesti ulama yang 
bicara tapi lihat apa yang disampaikan apakah memang ada dalilnya dan sesuai 
pemahaman salafush sholih atau tidak.

Jangan sampai tejebak dengan fiqroh yang dikembangkan kawanan mubtadi hizbiyun 
ini yaitu "yang boleh bicara hanya ulama saja dan thulab tetap diam menonton 
jangan ikut campur. Sekian banyak hafalan baru bisa ikut bicara walau sudh 
mempunyai ilmu kalau belum hafidz minimal 30 jus plus minimal 10 kitab ulama ga 
boleh ngomong !!!" Nadzubillah !!!

Jika memang demikian maka tidak akan terjamah mubtadi2 yang tinggal jauh dari 
ulama sedang mereka tidak diketahui keberadaanya oleh ulama. Kita semua yang 
mengetahui suatu perkara wajib mengingatkan walau belum sampai hafalan kita 
sedemikian juz ataupun khotam sedemikian kitab ulama.Tidak pernah ada dari 
kalangan salaf yang membuat qoidah semacam ini. 


Sama juga dengan pertanyaan orang kafir yang menanyakan mengapa al quran tidak 
membahas resep masakan jika dikatakan memang menjelaskan mengenai semua 
perkara. 
Jawabnya mudah al quran sudah memberikan pedoman utama yakni pokok2 ilmu 
seperti 
bertanya pada yang tahu maka tidak perlulah resep masakan juga dimasukan pada 
halaman quran.

Ulama sudah memberikan ilmunya dan sudah selayaknya kita yang mengetahui 
kemudian juga mengamalkan dan menyampaikan atau mendakwahkan pada yang bathil 
di 
sekitar kita agar taubat dan jelas kebathilan mereka dari ummat yang mayoritas 
awam/ jahil terhadap kebidahan mereka.

Yang bathil tetap bathil tidak akan menjadi baik jika mereka belum bertobat dan 
dibuktikan tobatnya. Hal ini sebagaimana termuat dalam kisah sahabat Kaab bin 
Malik 

yang akhirnya diterima tobatnya setelah datang ketetapan atasnya dan 
membuktikan 
tobatnya di kala itu selama 40 hari. 

Masalahnya sekarang bukannya kawanan itu pada tobat, malahan ngeyel, menghujat 
dan menghinakan dalil2 yang ditegakkan atas mereka dengan syubhat2 murahan khas 
hizby yang sudah ana jelaskan satu diantaranya di atas.

Nasehat tentu dialamatkan dengan niat agar yang dinasehati tobat dan jika tidak 
maka nasehat tidak akan dicabut dan akan tetap tegas tanp kompromi sampai ybs 
benar2 tobat.

Semoga bisa menjadi penjelasan dan ada faidahnya
wassalamualaikum 
Abu Abdirrohman Hidayatullah ibnu Rahmad Al Muwahid




________________________________
Dari: maz eddy <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Rab, 17 Agustus, 2011 14:14:24
Judul: Re: [ISNAD.net] Biarkan Murid Bicara Tentang Siapa Gurunya 
(Bantahanterhadap para penjilat Imam Muqbil, semisal Dzulqornain cs)


ana juga setuju dengan pak iwan. nampaknya pelajar di damaj yang lebih cercaan 
dan hujatnya daripada syaikh yahya. Apakah syeikh yahya tahu dan setuju dengan 
semua hujatan dan cercaan dengan menggunakan potongan ayat quran yang anak 
mridnya kerjakan?

Yang haq tetap haq yang batil tetap batil tapi apa boleh yang haq 
terusan-terusan menghujat yang batil. Kebatilan mungkin tanpa disengajakan. Apa 
dalm islam ngak ada ruang untuk bermaafan?

--- On Tue, 16/8/11, iwan sutopo <[email protected]> wrote:


>From: iwan sutopo <[email protected]>
>Subject: Re: [ISNAD.net] Biarkan Murid Bicara Tentang Siapa Gurunya 
>(Bantahanterhadap para penjilat Imam Muqbil, semisal Dzulqornain cs)
>To: [email protected]
>Date:  Tuesday, 16 August, 2011, 4:46
>
>
>Afwan jidan , ya akhi......... ana masih mau tanya
>Bagaimana dengan para masyaikh yang ada di Saudi Arabia, yang berada
>dalam Kibarul Ulama, apakah ada fatwa pesan-pesan, atau hal-hal
>seperti yang selama ini ditulis oleh para pelajar Damaj ? Apakah
>mereka tidak mengetahui? ataukah memang begitulah sikap ulama yang
>benar diatas Al-Quran dan Assunnah? Kalau memang Lukman Ba'abduh,
>Dzulqornain dan lainnya hizbiyyah, mengapa tidak peringatan dari para
>masyaikh ? mengapa hujatan dan cercaan datangnya dari pelajar-pelajar
>Damaj ? Apakah para masyaikh yang duduk dalam Kibarul Ulama ilmunnya
>lebih sedikit ketimbang Syaik Yahya ada di Damaj ?
>Siapakah yang lebih sombong? Hanya kepada Alloh Azza wa Jalla yang
>dapat memberikan petunjuk dan pertolongan untuk kita semua, kaum
>muslimin  dimuka bumi ini.
>
>Jazakallohu khoiron wa barkallohufikum
>
>
>Pada  tanggal 10/08/11, Syamsoel Rizal Daeng Mabela <[email protected]> 
menulis:
>> Sungguh hatiku sangat teriris ketika mendengar cercaan yang dilontarkan oleh
>> Lukman Baa'duh terhadap Syakh Yahya.
>> semoga Allah memberikan kesabaran kepada beliau. dan semoga  Salafiyyun
>> Dammaj diberi kesabaran dan terus berdakwah.
>> dan semoga anakku juga bisa belajar ke Darul Hadist Dammaj
>>
>> salam
>> Abu Fauzan bin Pajalangi
>>
>>
>> Pada 10 Agustus 2011 11:25, Ibnu Rahmad <[email protected]> menulis:
>>
>>> Diam walau sudah tahu siapa yang bathil dan siapa yang dalam al haq
>>> bukanlah sifat ulama pula.
>>> Jika memang ingin seperti ulama maka tabayunlah akan suatu fitnah  jika
>>> engkau menemuinya karena tanpa tabayun dan tanpa ilmu kamu akan sesat
>>> terseret baik mau atau tidak karena fitnah akan datang bertubi sedang jika
>>> kamu diam saja kamu sama saja orang yang tidak buta tapi pura2 buta tidak
>>> tuli2 tapi pura2 tuli.
>>> Diamnya para ulama bukan berarti mereka meremehkan perkara tetapi mereka
>>> mencari bayan untuk kemudian di suatu hari akan menghukumi perkara
>>> tersebut
>>> karena tahu ilmunya.
>>> Tabayun jika ada fitnah maka engkau tidak akan tersesat, jika engkau hanya
>>> diam saja maka bersiaplah untuk tersesat.
>>>
>>> Ulama itu orang yang mencari ilmu kemudian mempelajari dengan sungguh2
>>> setelah itu mengamalkannya dan mendakwahkannya dengan kesabaran dan
>>> keikhlasan!
>>> Bukan ulama orang yang sudah tahu perkara tapi diam karena takut
>>> ditinggalkan  umat!
>>> Bukan ulama orang yang cuma diam dalam fitnah tanpa mencari tahu apa yang
>>> sebenarnya terjadi (tabayun)!
>>> Bukan ulama orang yang membantah dalil nasehat yang disampaikan dengan
>>> hujjah yang sangat jelas dari al haq pemahaman salafush sholih, bahkan
>>> membantah dengan ro'yu serta makian serta mengungkit2 soal keilmuan
>>> seseorang padahal ia tidak berkaca keilmuannya sendiri yang sedang hancur
>>> karena mau terfitnah dan sombong terhadap nasehat.
>>>
>>> Wallohuyahdik
>>>
>>> Hidayatullah ibnu Rahmad
>>>
>>>
>>> ------------------------------
>>> *Dari:* iwan sutopo <[email protected]>
>>> *Kepada:* [email protected]
>>> *Terkirim:* Sel, 9 Agustus, 2011 13:45:25
>>>
>>> *Judul:* Re: [ISNAD.net] Biarkan Murid Bicara Tentang Siapa Gurunya
>>> (Bantahanterhadap para penjilat Imam Muqbil, semisal Dzulqornain cs)
>>>
>>> berdakwahlah dengan cara hikmah dan baik, bukan kah kalian adalah
>>> orang-orang yang mengaku salafiyin.....? bagaimana kalian bisa
>>> berpecah..... kenapa semua tidak kembali kepada Alquran dan Assunah
>>> dan pemahaman salafus sholeh....... sungguh syaithon telah membuat
>>> kalian berpecah....... mari kita semua bedo'a kepada Alloh Azza wa
>>> Jalla untuk diberikan petunjuk dan hidayah, dan dijauhkan dari
>>> fitnah-fitnah yang dapat melalaikan kita dari belajar (tholabul ilmi).
>>> Bersikaplah seperti ulama-ulama/para masyaikh ahlussunnah, tidak
>>>  sembarangan dalam menyikapi sesuatu,.....orang yg duduk lebih baik
>>> dari yang beriri, dan orang yang berdiri lebih baik dari orang yang
>>> berjalan....dan orang yang  berjalan lebih baik dari yang berlari...
>>> Barang siapa yang beriman kepada Alloh dan hari Akhir maka berkatalah
>>> yang baik atau lebih baik Diam.
>>>
>>> Pada tanggal 04/08/11, Ibnu Rahmad <[email protected]> menulis:
>>> > Naam, mereka juga demikian telah menyimpang jauh dari al haq dan belum
>>> mau
>>> > bertobat.
>>> > Bagi yang ingin tahu al haq yang sesungguhnya terjadi (tabayun), silakan
>>> > baca
>>> > artikel bantahan terhadap kawanan mereka di www.isnad.net atau
>>> > www.aloloom.net
>>> > di bagian bahasa indonesia.
>>>  > Bagi yang ingin debat semata, tidak perlu berdebat, dalil sudah jelas
>>> > dan
>>> > hujjah
>>> > sudah ditegakkan.
>>> >
>>> >  Abu Abdirrohman Hidayatullah Ibnu Rahmad Al Muwahid
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> >
>>> > ________________________________
>>> > Dari: AbuAzzam <[email protected]>
>>> > Kepada: [email protected]; [email protected]
>>> > Terkirim: Kam, 4 Agustus, 2011 06:48:20
>>> > Judul: Re: [ISNAD.net] Biarkan Murid Bicara Tentang Siapa  Gurunya
>>> > (Bantahanterhadap para penjilat Imam Muqbil, semisal Dzulqornain cs)
>>> >
>>> > Afwan, bagaimana dengan ustadz Abu Karimah dan Ustad Usamah Mahri.
>>> > Apakah
>>> > keduanya termasuk Dzulqornain cs...?
>>> >
>>> > Mohon informasinya ya akh?
>>> >
>>> >
>>> > AbuAzzam Muzhoffar
>>> >
>>> > Sent from my BlackBerry®
>>> >
>>> > -----Original Message-----
>>> > From: Mochamad Ali <[email protected]>
>>> > Sender: [email protected]
>>> > Date: Wed, 3 Aug 2011 12:03:18
>>> > To: <[email protected]>
>>> > Reply-To: [email protected]
>>> > Subject: Re: [ISNAD.net] Biarkan Murid Bicara Tentang Siapa Gurunya
>>> > (Bantahan
>>> > terhadap para penjilat Imam Muqbil, semisal Dzulqornain cs)
>>> >
>>> > Bismillah, ini kajian beliau dimana dan kapan ? jazakallahu khoiron
>>> >
>>> > --- On Tue, 8/2/11, postmaster <[email protected]> wrote:
>>> >
>>> >> From: postmaster <[email protected]>
>>> >> Subject: [ISNAD.net] Biarkan Murid Bicara Tentang  Siapa Gurunya
>>> (Bantahan
>>> >>terhadap para penjilat Imam Muqbil, semisal Dzulqornain cs)
>>> >> To: "ISNAD.Net" <[email protected]>
>>> >> Date: Tuesday, August 2, 2011, 2:07 AM
>>> >> بسم الله الرحمن
>>> >> الرحيم
>>> >>
>>> >> Dakwah Salafiyyah Ahlus Sunnah wal Jama’ah di negeri
>>> >> Yaman - bahkan di
>>> >> dunia Islam secara umum - tidak bisa dilepas dari sosok
>>> >> besar Asy-
>>> >> Syaikh Muqbil Al-Wadi’i rahimahullah. Beliau lah yang
>>> >> kembali berhasil
>>> >> melakukan tajdid (pembaharuan) Dakwah Salafiyyah di Yaman
>>> >> pada abad
>>> >> ini. Semenjak masa Al-Imam  ‘Abdurrazzaq bin Hammam
>>> >> Ash-Shan’ani
>>> >> rahimahullah tidaklah Dakwah Salafiyyah Ahlus Sunnah wal
>>> >> Jama’ah di
>>> >> Yaman tersebar sebagaimana tersebarnya pada masa Asy-Syaikh
>>> >> Muqbil
>>> >> rahimahullah.
>>> >>
>>> >> Beliau adalah Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi bin Muqbil bin
>>> >> Qa`idah Al-
>>> >> Hamdani Al-Wadi’i dari qabilah Alu Rasyid rahimahullah.
>>> >> Beliau adalah
>>> >> duri bagi para pengusung kebatilan, baik dari kalangan
>>> >> Syi’ah
>>> >> Rafidhah, Khawarij, Teroris, Liberalis, Komunis, Shufiyyah,
>>> >> dan
>>> >> kelompok-kelompok sesat lainnya.
>>> >>
>>> >> FileHashes
>>> >> CRC32: 46C7A53A
>>> >> MD5:  3C3FCCBBA3A8440571F071B325D6D541
>>> >> SHA-1: 0395A68C6B76517313804C83166E2C1D5383BAB6
>>> >>
>>> >> Download:
>>> http://isnad.net/?dl_name=Abu_Hazim_bicara_tentang_Gurunya.mp3
>>> >>
>>> >> --
>>> >> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> >> Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
>>> >> [email protected]
>>> >> Arsip Milis:
>>> >> http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>>> >> Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
>>> >> www.ISNAD.net
>>> >> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> >>
>>> >
>>> > --
>>> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> > Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
>>> > [email protected]
>>> > Arsip Milis:
>>> > http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>>> > Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
>>> > www.ISNAD.net
>>> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> >
>>> > --
>>> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> > Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
>>> > [email protected]
>>> > Arsip Milis:
>>> > http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>>> > Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
>>> > www.ISNAD.net
>>> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> >
>>> > --
>>> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> > Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
>>> > [email protected]
>>> > Arsip Milis:
>>> > http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>>> > Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
>>> > www.ISNAD.net
>>> > ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> >
>>>
>>> --
>>> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
>>> [email protected]
>>> Arsip Milis:
>>> http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>>> Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
>>> www.ISNAD.net
>>> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>>
>>> --
>>>  ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>> Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
>>> [email protected]
>>> Arsip Milis:
>>> http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>>> Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
>>> www.ISNAD.net
>>> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>>
>>
>> --
>> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>> Untuk mengirim tulisan baru gunakan:
>> [email protected]
>> Arsip Milis:
>> http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>> Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
>> www.ISNAD.net
>> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>
>
>-- 
>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
>[email protected]
>Arsip Milis:
>http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
>www.ISNAD.net
>~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> 
-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kirim email ke