MEMATAHKAN TARING MUHAMMAD AL-WUSHOBIY YANG MENYEMBUL DIBALIK CADAR HIZBIY (Bag.Pertama)
Dengan Kata Pengantar: Asy Syaikh Al Fadhil Abu Muhammad Abdul Hamid bin Yahya Al Hajuriy Az Za'kariy حفظه الله Ditulis dan Diterjemahkan Oleh: Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Jawiy Al Indonesiy عفا الله عنه Judul Asli: "Kasrul Anyabil Barizah Tahtan Niqob (Niqosyun 'Ilmiyyun Ma'a Ibni Abdil Wahhab Shohibi Wushob)" Terjemah Bebas: "Mematahkan Taring Muhammad Al Wushobiy Yang Menyembul Di Balik Cadar Hizbiy" بسم الله الرحمن الرحيم Pengantar Penerjemah الحمد لله وأشهد أن لا إله إلا الله وأه محمدا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم على محمد وعلى آله أجمعين، وأما بعد Sesungguhnya kami mengira bahwasanya seusai serangan keji Rofidhoh dan bermunculannya ayat-ayat Alloh yang ajaib yang menyebabkan gagalnya makar mereka, banyak masyayikh dan ikhwah yang akan sadar akan kebenaran yang dibela oleh Salafiyyun Dammaj dan yang bersama mereka, dengan dalil naqliy dan dalil waqi'iy. Apalagi Muhammad bin Abdil Wahhab Al Wushobiy di hadapan Asy Syaikh Robi' Al Madkholiy حفظه الله di musim haji tahun 1433 H telah menjanjikan akan menampilkan ucapan-ucapan yang bagus. Tapi ternyata begitu Muhammad Al Wushobiy pulang ke Hudaidah, dia merubah kebiasaannya yang telah berlangsung bertahun-tahun (biasanya dia istirahat sekian lama untuk memulihkan stamina baru kemudian kembali mengisi dakwah), dan justru segera keliling beberapa wilayah Yaman sambil melancarkan serangan keji yang banyak sekali terhadap salafiyyin Dammaj yang masih belum sembuh betul dari luka-luka kejahatan pemberontak Rofidhoh. Belum lagi yang cacat seumur hidup, atau jadi yatim, atau kehilangan suami, atau kehilangan saudara atau saudari, atau rumahnya hancur, dan sebagainya. Maka caci-makiannya yang bertubi-tubi dan keji itu (yang disebar di beberapa negara) membikin Ahlussunnah yang di Yaman, Mesir, Aljazair dan tempat lainnya marah dan mengeluarkan hantaman balik. Pada risalah sederhana saya yang berjudul: "Goresan Kenangan Saat Lewat Makam" saya menuliskan sebuah catatan kaki: "Abu Ibrohim Muhammad bin Abdul Wahhab Al 'Abdaliy Al Wushobiy, si hizbiy tua yang munafiq. Demikianlah kesimpulan penilaian dari Syaikhuna Yahya Al Hajuriy حفظه الله." Maka saya ralat sebagai berikut: "Abu Ibrohim Muhammad bin Abdul Wahhab Al 'Abdaliy Al Wushobiy, si hizbiy mubtadi'. Demikianlah kata Syaikhuna Yahya Al Hajuriy حفظه الله kepada saya." Adapun masalah apakah Si Wushobiy itu munafiq, Asy Syaikh Yahya حفظه الله bilang pada saya: "Amalan-amalannya adalah bersifat kemunafiqan, orang ini perbuatannya jelek sekali… dst" insya Alloh akan lewat dalam risalah ini penukilan ucapan beliau secara lebih lengkap. Alhamdulillah risalah kedua dari Asy Syaikh Hasan bin Qosim Ar Roimiy telah diterjemahkan akhunal fadhil Abu Mas'ud Syamsul Arifin حفظه الله (dengan judul terjemahan: "Sisi perbandingan Dakwah Asy Syaikh Muqbil dengan dakwah Wushobiy"), yang isinya membongkar perbedaan besar antara dakwah Muhammad Al Wushobiy dengan dakwah Al Imam Al Wadi'iy رحمه الله . Adapun rincian bantahan terhadap tuduhan dan syubuhat Muhammad Al Wushobiy tersebut, insya Alloh akan ditemukan sebagian besarnya di risalah saya ini, yang terjemahannya terbagi menjadi dua bagian, sebatas apa yang dibukakan Alloh untuk penulisnya. Wallohu ta'ala a'lam. FileHashes CRC32: 198F4FD2 MD5: FB840772CBC8E4A78E6AF3B8E49CE240 SHA-1: CE58F8F899F9F37C5878824F4DEEF150F1239517 Download: http://isnad.net/?dl_name=mematahkan_taring_wushobiy1.pdf -- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Untuk mengirim tulisan baru gunakan: [email protected] Arsip Milis: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih : www.ISNAD.net ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
