jawaban atas kedustaan luqman ba'abduh atas syaikh kami abdulloh al iryani..
pujian syekh nya luqman ba'abduh: syaikh muhammad al imam atas syaikh kami 
abdulloh al iryani
Asy Syaikh Muhammad Al Imam وفقه الله berkata: "… saya telah diminta untuk 
memberikan kata pengantar bagi risalah "Shifatu 'Umrotin Nabi صلى الله عليه 
وسلم Wa Ahammi Mabadiiha" karya saudara kita Asy Syaikh Abdulloh bin Ahmad Al 
Iryaniy حفظه الله . Dan Asy Syaikh Abdulloh telah diketahui dalam 
tulisan-tulisan beliau bahwasanya beliau itu berusaha mencari kebenaran, dan 
menghiasinya dengan ucapan para ulama. Dan penulisan berdasarkan metode Ahlil 
Hadits Wal Ittiba' itu bermanfaat dan berfaidah, segala puji bagi Alloh. Dan 
kita mohon pada Alloh untuk memberikan taufiq pada kita semua untuk menyebarkan 
kebaikan, dan mengajak kepadanya dan menegakkannya." Selesai



________________________________
 From: postmaster <[email protected]>
To: ISNAD.Net <[email protected]> 
Sent: Tuesday, May 7, 2013 6:39 AM
Subject: [ISNAD.net] Jawaban Lantang Untuk SILUMAN BADUT - Bag.1
 

Judul Asli:
"Dhorobatus Suyufil Batiroh 'Ala Salasil Hamlatil Jairoh
(Arofat Al Bushiriy, Abdulloh Al Bukhoriy dan Luqman Ba Abduh
Warotsatil Haddadiyyatil Fajiroh)"

Terjemah Bebas:

"Pedang Tajam Membabat Rantai Serangan Yang Jahat
(Luqman Ba Abduh, Abdulloh Al Bukhoriy dan Al Bushiriy Arofat)"

Diizinkan Penyebarannya Oleh Asy Syaikh Al 'Allamah:
Abu Abdurrohman Yahya bin Ali Al Hajuriy
Semoga Alloh menjaga beliau

Ditulis Oleh:

Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Indonesiy Al Jawiy
Semoga Alloh memaafkannya

بسم الله الرحمن الرحيم

Pengantar Penulis

الحمد لله وأشهد أن لا إله إلا الله وأن محمدا عبده ورسوله اللهم صل وسلم
على محمد وعلى آله أجمعين أما بعد

Maka sesungguhnya fitnah-fitnah itu terus-menerus menimpa umat
terakhir ini agar dengannya Alloh membersihkan orang-orang yang
beriman dan membinasakan orang-orang kafir, dan agar Alloh memisahkan
antara yang buruk dari yang baik. Abdulloh bin Amr ibnul Ash رضي الله
عنهما menceritakan bahwasanya Rosululloh صلى الله عليه وسلم bersabda:

«... وإن أمتكم هذه جعل عافيتها في أولها وسيصيب آخرها بلاء وأمور
تنكرونها وتجيء فتنة فيرقق بعضها بعضها وتجيء الفتنة فيقول المؤمن هذه
مهلكتي ثم تنكشف وتجيء الفتنة فيقول المؤمن هذه هذه». الحديث. (أخرجه
مسلم (1844)).

"… dan sesungguhnya umat kalian ini, dijadikan keselamatannya pada
generasi awalnya. Dan generasi akhirnya akan tertimpa bencana dan
perkara-perkara yang kalian ingkari. Dan fitnah datang, sebagiannya
menjadikan sebagian yang lain menjadi tampak lemah, dan datang fitnah
lagi, sehingga seorang mukmin berkata: "Inilah kebinasaanku." Kemudian
hilanglah fitnah itu. Kemudian datang lagi fitnah, sehingga seorang
mukmin berkata: "Inilah, inilah." Dst. (HR. Muslim (1844)).

Maka bagi orang yang menginginkan keselamatan, dia wajib untuk
mengetahui kebenaran di dalam fitnah yang gelap seperti ini, dengan
cara mengikhlaskan niat untuk Alloh ta'ala, dan membulatkan tekad
untuk mengikuti perkara yang sesuai dengan Al Kitab dan As Sunnah
dengan pemahaman salaful ummah, serta mencurahkan kemampuan untuk
meneliti dan merenungkan, tanpa taqlid (membebek) ataupun ta'ashshub
(fanatisme), dan juga dengan terus-menerus merasa amat membutuhkan
Robbnya عز وجل dan berdoa kepada-Nya, karena sesungguhnya Alloh itu
tidak akan menyia-nyiakan kerja keras orang yang berbuat ihsan. Alloh
ta'ala berfirman:

والذين جاهدوا فينا لنهدينهم سبلنا وإن الله لمع المحسنين. [العنكبوت:
69].

"Dan orang-orang yang berusaha keras untuk mencari jalan-jalan Kami,
pastilah Kami akan menunjuki mereka jalan-jalan keridhoan Kami. Dan
sesungguhnya Alloh benar-benar bersama orang-orang yang muhsinin."

Al Imam Ibnul Qoyyim رحمه الله berkata: "Maka apabila dibandingkan
antara pendapat-pendapat yang beraneka ragam dan ucapan-ucapan yang
berbeda-beda, dan itu semua dipaparkan kepada hakim yang tidak zholim,
yaitu Kitabulloh dan Sunnah Rosul-Nya, dan si peneliti memurnikan
dirinya dari fanatisme dan kesukuan, dan dia mencurahkan kemampuannya,
dan menghendaki untuk taat pada Alloh dan Rosul-Nya, maka sangat
jarang sekali untuk tersembunyi dari dirinya kebenaran dari ucapan-
ucapan tadi dan apa yang lebih dekat kepada kebenaran, dan perkara
yang keliru dan apa yang lebih dekat kepada kekeliruan, karena
sesungguhnya ucapan-ucapan yang beragam itu tidak keluar dari
kebenaran dan apa yang lebih dekat kepada kebenaran, dan perkara yang
keliru dan apa yang lebih dekat kepada kekeliruan. Dan derajat dekat
dan jauh itu bertingkat-tingkat." ("Ash Showa'iqul Mursalah"/1/hal.
172).

Ini, dan telah sampai kepada kami cercaan-cercaan baru –dan pada
hakikatnya itu bukanlah cercaan yang baru- dari Luqman Ba Abduh
terhadap syaikh kami As Salafiy Yahya bin Ali Al Hajuriy حفظه الله
dalam ceramah dirinya di awal bulan Jumadats Tsaniyyah 1434 H dengan
judul: "Kupas Tuntas Fitnah Sururiyyah Hajuriyyah.” Dalam ceramah itu
Luqman merendahkan Asy Syaikh Abdulloh Al Iryaniy حفظه الله . Dan para
hizbiyyun itu menyebarkan kebatilan-kebatilan ini secara audio dan
tulisan dalam rangka memperburuk citra para pembawa kebenaran dan
melarikan manusia dari para pembawa kebenaran.

Saya juga telah mendengar ceramah doktor Abdulloh bin Abdirrohim Al
Bukhoriy yang sampai kepada kami dengan judul: "Bayan Hal Yahya Al
Hajuriy Wal Mudafi’ina ‘Anhu” (Penjelasan Tentang Keadaan Yahya Al
Hajuriy dan Para Pembelanya), dia mencerca Asy Syaikh Yahya Al Hajuriy
dan Asy Syaikh Abdul Hamid Al Hajuriy حفظهما الله.

Luqman dan Abdulloh Al Bukhoriy membebek kedustaan-kedustaan Arofat Al
Bushoriy terhadap Syaikh kami yang jujur Yahya bin Ali Al Hajuriy حفظه
الله dalam risalah dia yang berjudul "Al Bayanul Fauriy." Dan banyak
dari syubuhat dia itu hanyalah mengambil dari tulisan-tulisan para
pengikut haddadiyyah baru dari situs "Al Atsariy". Dan bukan tidak
mungkin bahwasanya sumber bahan serangan dari Luqman dan syaikhnya
adalah tulisan-tulisan para haddadiyyun tersebut.  Jika tidak
demikian, maka hendaknya mereka menampilkan pada kami rantai sandaran
mereka dan nama-nama orang-orang yang baku tolong dengan mereka untuk
menghasilkan syubuhat-syubuhat tersebut.

Dan syubuhat-syubuhat mereka itu berdekatan dan mirip, seakan-akan
mereka datang dari lubang yang sama –dan memang demikian-. Alloh
ta'ala berfirman:

﴿وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ
وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا
وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ فَذَرْهُمْ وَمَا
يَفْتَرُونَ﴾ [الأنعام: 112].

"Dan Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, yaitu
syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebagian
mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang
indah-indah untuk menipu (manusia). Andai Robbmu menghendaki, niscaya
mereka tidak mengerjakannya, Maka tinggalkanlah mereka dan apa yang
mereka ada-adakan."

Alloh subhanahu wata'ala berfirman:

﴿وَإِنَّ الشَّيَاطِينَ لَيُوحُونَ إِلَى أَوْلِيَائِهِمْ
لِيُجَادِلُوكُمْ وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ
لَمُشْرِكُونَ﴾ [الأنعام: 121].

"Dan sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada para wali mereka agar
mereka membantah kamu; dan jika kalian menuruti mereka, sesungguhnya
kalian tentulah menjadi orang-orang yang musyrik."

Dan saya melihat bahwasanya sebagian dari mereka datang dengan
tambahan syubuhat yang lain terhadap sebagian yang lain.

Dan saya telah menjelaskan kemiripan-kemiripan yang mengerikan antara
mar'iyyin dengan haddadiyyin, di dalam risalah "Shifatul Haddadiyyah
Fi Munaqosyatin 'Ilmiyyah." Dan sekarang ini mereka mewarisi senjata-
senjata haddadiyyun.

Maka sebagaimana para Nabi memiliki pewaris yang membawa kebenaran dan
baku tolong di atas kebajikan dan taqwa, maka demikian pula para setan
memiliki pewaris yang membawa kebatilan dan baku tolong di atas dosa
dan permusuhan.

Maka manakala saya mendapati rantai tipu daya ini mengandung banyak
kedustaan dan cercaan yang jahat, saya terpaksa untuk membantahnya
dalam rangka menolong orang yang zholim dan yang terzholimi,
sebagaimana dalam hadits Anas bin Malik rodhiyallohu 'anhu berkata:

قَالَ رَسُولُ الله - صلى الله عليه وسلم - « انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا
أَوْ مَظْلُومًا » . قَالُوا: يَا رَسُولَ الله هَذَا نَنْصُرُهُ
مَظْلُومًا ، فَكَيْفَ نَنْصُرُهُ ظَالِمًا؟ قَالَ: « تَأْخُذُ فَوْقَ
يَدَيْهِ».

Rosululloh -shalallohu 'alaihi wa sallam- bersabda: "Tolonglah
saudaramu baik dia itu zholim atau dizholimi." Mereka berkata: "Wahai
Rosululloh, orang ini akan kami tolong jika dia terzholimi. Maka
bagaimana kami menolongnya jika dia yang zholim?" Beliau bersabda:
"Engkau pegang tangannya dari atas (cegah dia dari berbuat
zholim)." (HR. Al Bukhory (2444)).

Dan saya menyebutkan dalam lipatan-lipatan risalah ini kriteria alim,
faqih dan mujtahid, dalam rangka membantah orang-orang tersebut di
atas dan juga membantah Muhammad Asy Syarbiniy yang di dalam
risalahnya "Aina Tadzhabuna Bi Hadzihil Fitnah" meremehkan dua syaikh
Muhammad bin Hizam Al Ibbiy dan Abdul Hamid Al Hajuriy حفظهما الله.

Maka saya berkata dengan memohon pertolongan kepada Alloh:

Selengkapnya:
http://isnad.net/pedang-tajam-membabat-rantai-serangan-yang-jahat-bag-1

-- 
-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "ISNAD.Net" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke audiosalafi+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "ISNAD.Net" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke audiosalafi+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke