*MENGENAL ‘UBAID AL-JABIRY
DAN FATWA-FATWANYA LEWAT TANYA JAWAB  *

*** **
*

Ditulis oleh: *Abu Mu’adz Husain Al-Hathibi*
Diterjemahkan oleh: *‘Abdul Quddus Al-Jawy*
Darul Hadits <http://isnad.net/info-darul-hadits-dammaj-yaman> Sholahuddin 
di ‘Aden 22 Rojab 1434 H

*‘Abdulloh bin Imam Ahmad* mengatakan: “*Abu 
Turob<http://isnad.net/tag/abu-turob>An-Nakho’i Asy-Syabi
* datang kepada ayahku. Sementara ayahku berkata: “si Fulan *dho’if*, si 
Fulan *tsiqoh*”. Lantas Abu Turob <http://isnad.net/tag/abu-turob>mengatakan: 
“Wahai Syaikh, janganlah engkau menggunjingkan para ulama”. 
Maka ayahku pun menoleh padanya seraya berkata: “Celaka kamu, ini adalah 
nasehat bukan gunjingan. Kemudian beliau mengatakan: “Apabila engkau diam 
dan aku pun diam, maka sampai kapan orang yang jahil tahu mana yang *shohih*dan 
mana yang 
*dho’if*?”*[Bahrud Damm Liman Takallama Fiihil Imam Ahmad bil Madhi wadz 
Dzamm 8].*

*بسم الله الرحمن الرحيم*

Segala puji bagi Alloh semata, kita memujinya dan meminta pertolongan 
kepadanya. Barang siapa yang Alloh beri petunjuk maka tidak ada yang dapat 
menyesatkannya, dan barang siapa yang Alloh sesatkan maka tidak ada seorang 
pun yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang 
berhak di sembah kecuali Alloh semata yang tiada sekutu bagi baginya, dan 
aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Saya telah membaca tentang pengumuman tentang dauroh yang akan 
diselenggarakan di kota ‘Aden, dengan judul “Dauroh Ibnul Qoyyim”, 
diselenggarakan oleh para pengikut dan pembela Al-Mar’i, yang dimulai dari 
tanggal 29 Rojab sampai 14 Sya’ban. Adapun pembicaranya -sebagaimana yang 
mereka sebutkan- adalah ‘Uba’id Al-Jabiri. Maka saya ingin menyebutkan pada 
beberapa lembaran tipis ini beberapa penyimpangan yang ada pada 
‘UbaidAl-Jabiri<http://isnad.net/fitnah-ubaid-al-jaabiry>yang dengan 
penyimpangan tersebut menjadikan dia seorang yang tidak pantas 
untuk di ambil ilmu darinya.

Saya tulis risalah ini sebagai bentuk nasehat karena Allah, sebagai 
peringatan untuk kaum muslimin dan sebagai penjelasan tentang penipuan yang 
dilakukan oleh pengikut Al-Mar’i kepada masyarakat, dengan 
membesar-besarkan ‘Ubaid 
Al-Jabiri<http://isnad.net/fitnah-ubaid-al-jaabiry>bahwasanya dia itu adalah 
Syaikh yang mendalam ‘ilmunya, serta dari apa 
yang mereka berlebih-lebihan dalam memujinya. Bersamaan dengan itu mereka 
mengetahui bahwa pada diri ‘Ubaid Al-Jabiri terdapat penyimpangan dan 
penyelisihan dalam syari’at. Berkata Ibnu Sirin: *“Sesungguhnya ilmu itu 
agama, maka lihatlah oleh kalian dari siapa kalian mengambil agama kalian”.*

Dan di dalam shohih Muslim dari Abu Hurairoh bahwasanya Nabi *Shollallohu 
‘Alaihi wa Sallam* bersabda:

مَنْ غَشَّنَا فَلَيْسَ مِنَّا

“Barang siapa yang menipu kami, maka dia bukan dari golongan kami”.

Selengkapnya:* disini <http://isnad.net/celaka-ubaid-al-jabiry>*

-- 
-- 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Untuk mengirim tulisan baru gunakan: 
[email protected]
Arsip Milis:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Audio/Artikel Belajar Manhaj dan Aqidah Yang Shahih :
www.ISNAD.net
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "ISNAD.Net" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke audiosalafi+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke