--- Ado A <[email protected]> wrote:

> Wah kalo DIY jangan khawatir pak semua agak gambling
> kok, cocok cocokan antar system, belum tentu
> PreAmp/Ampli  yg dibuat dengan komponen super 
> High grade semua selalu(diasumsikan pasti)
> mengalahkan DIY Low Price component, 

=== Hmm.. bener.. tergantung banyak hal..
desain/sirkuit, matching antar perangkat, selera
dengar. Tapi logika saya sih... kalau "resep" sudah
tepat, "koki" sudah ahli, maka "masakan" dengan "bahan
baku" kualitas nomor 1 akan terasa lebih nyam-nyam
ketimbang yang menggunakan bahan baku kualitas lbh
rendah.... just my opinion...


> ini sudahdibuktikan di 2 BT terakhir, di SAS juara 2
nya GC
> dengan modal <1jt, padahal peserta lain ada Monoblok
> 300B, Monoblok 2A3 & Tube PX series yg price per 1
> Tube nya >1.5jt bahkan Tube Exotic yg masuk 5 besar
> hanya 10Y itupun  harus puas di posisi 5
> dipecundangi Chip LM1875(harga chip max @Rp 30rb) di
> posisi 4.....

=== Sekadar melihat dari angle berbeda (biar seru, he
he he).. seingat saya.. si GC murmer di BT SAS itu
dibantu preamp CAT SL1 (tabung), sementara beberapa
peserta lain tidak pakai si SL1 krn integrated ataupun
pakai preamp sendiri. Jadi.. belum bener bener apple
to apple..

Saya sendiri sempat penasaran dan membeli kit GC
lengkap dari seorang sahabat, total biaya sekitar
500rb-an saja. Setelah jadi, uji dengar di telinga
saya kok gak terlalu istimewa, meski tak bisa dibilang
gak bagus. Saya coba tambahkan preamp tabung (76)..
dan hasilnya kualitas suara improve secara
signifikan.. nah.. soal matching lagi? Soal selera
sayakah?  ;-)


> juga di markas TL, preAmp  6111 dengan
> modal 500rb an performanya(score) bisa
> mendekati/setara preAmp 76 grade Premium.....semua
> karena secara sytem cocok(entah impedansi/distorsi
> etc)....apa mau dikata itu faktanya....

=== koreksi dikit ah.. pre 76 milik pak AH itu sama
sekali tak menggunakan komponen grade premium..setahu
saya. Malah pak AH lbh suka pakai komponen murmer
kok.. cmiiw..


> itulah kenapa BT menjadi tidak mubadzir & selalu
bikin
> penasaran.  Logisnya kalo andai saja setiap rakitan
> dengan High grade component selalu berperforma
> diatas rakitan/racikan Low Price
>  component tentu gak perlu BT hehehe 

=== he he he... BT selalu penuh kejutan.. itulah
fun-nya. Tentu mengandalkan komponen high-grade saja
tak akan menjamin kemenangan. Lha daging kualitas
wahid yang dimasak secara sembrono bakal kalah enak
oleh daging kualitas lebih rendah tetapi tepat cara
memasaknya... Juga seperti halnya balap formula 1,
mobil dengan performa mesin terbaik tidak serta merta
akan keluar sebagai juara. Masih ada faktor lain yang
menentukan; pengemudi, tim pendukung, pilihan
strategi, dan bahkan cuaca...  ;-)


> atau BT nya
> harus dipisah 2 kelas, kls Ekonomi & kls Premium
> based on price....

=== bagi saya tak ada tambahan manfaatnya, he he he...


> Sebetulnya event2 BT ini menguntungkan buat End User
> , tinggal cari aja diantara Winer2 BT yg
> muncul(Finalis2 / 5besar) yg diprediksi systemnya
> gak makan banyak budget .... tinggal deal minta di
> clone ke ownernya....menurut sy ini cara praktis &
> efisien, tidak perlu nunggu DIYer  Try &
> error/research lagi....

=== Maaf jika saya gunakan angle yang sedikit
berbeda... saran saya bagi end user adalah... juara
blind test boleh dijadikan rujukan, tapi jangan lantas
dianggap pasti pilihan yang paling tepat bagi si calon
pembeli. Kira-kira sama lah dengan membaca hasil
review di majalah.. cara terbaik tetap mesti uji
dengar sendiri dan trust your own ears.. 

Salam Blind Test,
Arif W.


      

Kirim email ke