DTS memang sudah tidak "main" di bioskop lagi sejak setahun yang lalu. Divisi cinema-nya sudah bubar.
DS Sent from my BlackBerry device on the Rogers Wireless Network -----Original Message----- From: Iponxonik <[email protected]> Date: Thu, 22 Jan 2009 22:38:08 To: <[email protected]> Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop THX itu sistem sertifikasi untuk keseluruhan gedung bioskop pak.. jadi bukan hanya sistem tata suaranya saja.. Dan setahu saya, di Indonesia udah ga ada lg bioskop yg make DTS (dan jg SDDS), semuanya make Dolby Digital.. Walaupun alatnya mungkin adadi bioskop itu (saya pernah liat keruangan proyektor di EX untuk bantuin jiffest, mrk ada reader dan prosesor DTS), tp tidak pernah dipakai.. Mungkin karena CDnya tidak di sertakan dgn copy filmnya.. Dan alasan knp kebanyakan projeksionis sering mencari fokus gambar melalui subtitle, mungkin krn subtitle disini di engraved dgn laser pada pita seluloidnya, jd teorinya jarak fokus ke subtitlenya sama dgn jarak fokus ke pita seluoid itu sendiri.. Jadi, kalo subtitlenya in focus, otomatis gambarnya jg in focus.. Kl gambarnya agak2 soft, bisa jg ketika proses duplikasi di lab Jakarta.. Saya pernah bantu ngerjain film, ketika filmnya baru sampe dari India (proses print gambar dan audionya dilakukan di India), kita nonton bareng Copy A (copy A itu istilah buat print hasil Married antara picture negative dan sound negative) di ruang previewnya 21.. Hasilnya oke.. Tapi ketika kita nonton di premiere-nya, yg merupakan hasil duplikasi, warna dan fokusnya sedikit berubah.. Bahkan pernah juga ada film Indonesia yg data Dolby Digital-nya ga ke print dgn sempurna ketika di duplikasi.. Baru ketahuan pas premiere, lg nonton, suaranya pindah2 antara digital dan analog.. Krn jalur suara analog kan jg dipake sebagai back up, kl data digital ga bs kebaca, secara otomatis Cinema Processornya bakal pindah ke analog.. ----- Original Message ----- From: Eep S. Maqdir <mailto:[email protected]> To: [email protected] <mailto:[email protected]> Sent: Thursday, January 22, 2009 6:08 PM Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop THX tidakh hanya tata suara pa winbert.. tetapi juga visual. makanya kan ada proyektor dan screen standard THX, player juga ada yang bersertifikat THX Winbert Hutahaean wrote: > Pa Eep bukannya THX itu sistem tata suara, shg tidak ada hubungannya dengan > proyektor? > > Mungkin yg dimaksud adalah film dgn tata suara DTS. Namun itu pun dengan > pembcaan disc yg super cepat seperti sekarang, pergantian proyektor (yg > berarti pergantian pembacaan data) dapat diatasi. > > Disc readernya bisa segera mencari di mana data suara yg tepat supaya sinkron > dgn gambar. > > Itu pengetahuan saya, tapi mungkin Pa David atau Pa Kek .... (siapa itu? yg > instalataor Megablitz) bisa lebih jelaskan. > > cheers, > > winbert > > To: avif...@yahoogroups <mailto:avifans%40yahoogroups.com> .com > From: esmaq...@gmail. <mailto:esmaqdir%40gmail.com> com > Date: Thu, 22 Jan 2009 14:26:39 +0700 > Subject: Re: [avifans] Re: Problem menonton di bioskop > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > kalau ga salah bioskop THX ga boleh pake dua projector nyambung gitu, > > kudu pake satu platter.. > > > > bener ga pak david? > > > > iful_17sb wrote: > >> he he he ...boleh tau nonton dibioskop mana, mas? > > >> Bahkan kadang2, saya juga menjumpai hal spt ini di bioskop kelas atas > >> sekalipun. Pengen rasanya berteriak kalo sedang nonton film tapi > >> gambarnya tidak focus dng benar. > > >> Tapi anehnya, tidak semua penonton yg menunjukkan rasa ketidakpuasan. > >> Rasanya,... soal ketidakperdulian si operator projector untuk memantau > >> kualitas selama pertunjukan berlangsung....di'dukung' sama penonton yg > >> tidak 'cerewet' terhadap kualitas teknis. > > >> Selain masalah focus, masalah yg kerap mengganggu menonton di bioskop > >> adalah: > > >> - pergantian dari projector I ke projector II yg keseringan tidak mulus. > > >> - salah satu kanal suara mati (intermitten) atau 'mbrebet'(biasanya > >> bioskop kelas 'murah'. Yg spt ini umumnya penonton kagak perduli > >> (maklumlah bukan audiophile). > > >> - pintu keluar sdh dibuka menjelang beberapa menit film mau habis. Yg > >> jadi masalah kalo pas pintu keluar ada tempat GAME...walah suara > >> brisik masuk deh. Padahal etika nonton film sebenarnya adalah sampai > >> 'credit title' selesai, kalaupun penonton mau keluar ya silahkan aja > >> tapi bioskop 'berkewajiban' mempresentasikan sampai selesai. > > >> (ada yg mau nambah kan?) > > >> Yu' buat kegiatan atau aktifitas mereview secara teknis dari sisi > >> penonton (konsumen) gedung2 bioskop di indonesia...kayaknya seru nih. > >> Bahkan majalah2 film...sedikit sekali menyinggung appresiasi cara > >> menikmati bioskop secara teknis selain menonton bioskop sebagai > >> interaksi sosial. > > >> Bagi saya , seharusnya bioskop memeberikan hiburan audio-visual yg > >> berkualitas dan pas secara teknis ke penonton. Karena di bioskop lah > >> suatu film untuk pertama kali dipresentasikan dng totalitas, sebelum > >> didistribusi ke media lain (Bluray, DVD, Cable TV.... dst) > >> > >> salam > >> iful > > >> --- In avif...@yahoogroups <mailto:avifans%40yahoogroups.com> .com, "Winbert >> Hutahaean" <winb...@...> wrote: > > >>> maunya sih bioskop rame terus, sehingga industri film jalan. > > >>> Tapi belakangan saya merasakan (atau mungkin sensitifitas mata saya > >> mulai meningkat) bahwa focus di proyektor hampir semua cinema tidak tepat. > >>> Semalam saya menonton "Yes Man" (funny film though!) dan sangat > >> terganggu dengan fokus yg lari khususnya pada objek yg jauh. Mungkin > >> karena kebanyakan orang hanya melihat objek yg dekat (close-up) maka > >> tdk merasakan hal ini. > >>> Sementara saya dalam menonton di layar lebar selalu meluaskan > >> pandangan pada objek lain di layar. > >>> Saya sampai lari ke belakang tempat projectionist menunggu projector > >> dan meminta untuk di fine focus. > >>> Akhirnya dilakukan dia dan film menjadi sangat pin sharp!. > > >>> Enak menontonnya. > > >>> Tapi ternyata subtitle (teks) menjadi sedikit blur..... > > >>> Saya baru menyadari bahwa selama ini hampir semuaprojectionis di > >> Cineplex memfokuskan sorotan projektornya pada subtitle. > >>> Seharusnya pada gambar dong!. > > >>> Subtitle kan walau (sedikit) blur, tetap terbaca, tapi kalau gambar > >> yg blur...ya jangan. > >>> ps: BTW juga sekarang kok bohlam projectornya menunjukkan flicker > >> (kedap-kedip) ...kenapa ya? walau sedikit, namun jika pas imagenya > >> sangat bright...menjadi mengganggu. Pa David bisa kasih masukan? > >>> thanks, > > >>> winbert > > > > > >> ------------------------------------ > > >> Yahoo! Groups Links > > > > > > > -- Eep S. Maqdir -------------------------------- www.eepinside.com, www.inifotoku.com YM: esmaqdir, Powered by Thunderbird & MacBook Pro ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/avifans/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/avifans/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
