Dear Mbak Ninik, Aku mau sharing pengalaman nih, anaku Nadya (9bln) sekitar sebulan yg lalu pernah kena impetigo dibagian tengkuknya karena itu bagian tersembunyi yg paling gampang terserang bakteri, ciri2nya seperti yg Mbak Dini ceritakan, kulit bercak2 merah, kayak abis kena rokok gitu, Nadya sih sih gak gitu rewel karena gatel cuma emang kasian ya ngeliatnya, apalgi kalu lapisan kulit yg putih pecah bisa nyebar ke kulit yg lain, Cuma Nadya gak pake demam. Sama dsanya dikasih antibiotik bentuk sirup dan salep yg bisa dipakai sehari 4 kali, yg penting sih antibiotiknya karena itu yg bakal mematikan bakteri dari dalam tubuh. sekitar seminggu udah sembuh kok mbak. Cuma emang harus bener2 jaga kebersihan, kalo keringat harus cepet dilap, atau klo gendong tengkuknya dikasih alas handuk supaya nyerap keringat. Maaf ya kalo nggak berkenan regards, Krist-Mamanya Nadya
Dini maythiarachma <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Hallo Mbak Ninik, Sorry ya aku baru bisa balas sekarang soalnya lagi sibuk nih sama pekerjaan. Dulu Daffa memang pernah kena impetigo menurut dsanya penyakit yang disebabkan kuman staphylococcus yang gejalanya disertai demam dan bercak merah seperti cacar (cacar api) disekitar ketiaknya dan dianggota tubuh lainnya muncul bintik-bintik merah.Tetapi setelah diberikan salep , antibiotik dan bedak racikan akhirnya penyakitnya dapat disembuhkan. Dan tentang keringat Daffa yang berlebihan menurut dsanya tidak masalah karena berat badannya tidak turun dan termasuk normal dan waktu itupun tidak disarankan tes mantoux. Nah bagaimana dengan berat badannya anak Mbak Ninik?Kalau menurut dsanya ndak masalah ya tidak perlu khawatir tapi kalau mbak Ninik masih kurang percaya nggak ada salahnya untuk cari second opinion. Semoga bermanfaat. Thanks Salam Tjahjo Liniarti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Hallo Bunda Daffa, Saya mau tanya donk.... Bunda ada tulis kalau anak Bunda pernah sakit Impetigo, kalau boleh tahu, penyakit apa ya itu ??? Gejalanya apa and kemudian obatnya apa???? Apakah itu termasuk penyakit berat atau ringan??? Trus akhirnya apakah anak Bunda di-tes Mantoux karena sering berkeringat???? Apakah Bunda konsultasi ke Dokter spesialis paru atau cukup ke DSA aja??? karena anak saya juga tidurnya di AC and masih keringatan, kata DSA nya gak paa, normal and DSA nya juga gak/belum nyuruh anak saya untuk dites Mantoux. Apa saya perlu ganti DSA ke yang spesialis paru atau tetap ke DSA tapi minta dites Mantoux???? Apakah tes Mantoux menyakitkan bagi anak??? Thanks ya atas jawabannya.... Regards, Ninik grow Nadya grow Nadya grow!! __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
