Wah mba Yusri emang T-O-P ya moms, apa2 tau, apa2 tau, he he... Mba klo boleh aku minta referensi tempat finger print test ini dong, kayanya berminat nih buat anak pertamaku yg udah mau 5 tahun.
Thanks again lho Mba... Ritta ----- Original Message ----- From: - Yusri - To: [email protected] Sent: Wednesday, June 11, 2008 1:36 PM Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Tes Sidik Jari Mbak Rita.... Saya sekeluarga "iseng2 berhadiah" ikut fingerprint test. Disana kami diambil sidik jarinya dan 10hari kemudian kita akan mendapat hasilnya. Penjelasan rincinya, mgkn lebih afdol sama penyelenggaranya, ya.... Tapi intinya begini: Tiap anak sudah membawa sifat/ karakter, bakat dan kemampuan sendiri2. Supaya tidak salah mengarahkan anak, memang idealnya kita harus bisa membaca pribadi anak itu sendiri. Dalam proses belajar, masing2 anak memiliki cara yg berbeda supaya hasilnya maksimal. Ada anak yg belajar secara visual, hearing atau touching. Anak yg mempunya karakter visual dlm belajar, tidak bisa disekolahkan dalam sekolah yg menganut sistem konvensional. Walaupun dia tergolong anak cerdas, tp dia tidak akan mampu menyerap pelajaran secara maksimal. Ujung2nya dia akan di anggap "tidak mampu". Seperti anak ke 3 saya, ternyata dia memiliki karakter belajar yg visual. Dan memang sejak sebelum saya ikutkan test itu, saya sedikit mengalami kesulitan dlm mengajarkan warna, angka dan huruf. Cara yg pernah saya terapkan pada anak2 saya yg lain tidak bisa diterapkan pada anak ke 3 saya. Dlm tes ini, kecerdasan/kemampuan anak di proyeksikan dalam suatu nilai yg disebut TNGF. Seperti nilai IQ, tapi lebih menyeluruh. Nilai rata2 biasanya berkisar antara 60-120. Alhamdulilah.....nila TNGf anak2 saya diatas 120. Malahan, anak saya yg ke 3 justru paling tinggi. Dan memang, saya rasakan kecerdasan dia melebihi kakak2nya saat usia yg sama. Bakat/minat anak juga akan terlihat dengan tes ini. Kita juga bisa tahu hal2 yg menjadi kelemahan si anak. Kalau kelemahannya bukan merupakan faktor penting, kita gak usah ngotot memperbaikinya. Tapi klu kelemahan nya sangat mempengaruhi masa depannya, kita bisa mengantisipasi dengan memberikan stimulasi berupa latihan atau les tambahan. Misalnya: anak pertama saya memiliki kelemahan di logical mathematik nya. Akhirnya saya harus memberikan stimulasi utk merangsang logical mathematiknya supaya dia tidak mengalami kesulitan dalam belajar. Anak ke 2 saya tidak memiliki bakat musik, berbeda dengan kakaknya. Tapi dia berbakat di dunia tari. Nah......utk apa saya memaksakan dia utk ikut les piano? Daripada dia merasa dipaksa, lebih baik saya arahkan dia utk mengasah kemampuannya menari. Dan memang.....kalau saya lihat saat mereka belajar piano (private), anak pertama saya lebih cepat menangkap penjelasan gurunya dibandingkan adiknya. Pokoknya banyak, deh....manfaat yg bisa saya ambil dari tes ini. Saya bisa punya bayangan, kemana saya harus mengarahkan anak2. Dan apa yg menjadi kelemahan mereka, bisa aku antisipasi. Regards, YUSRI email: [EMAIL PROTECTED] YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry? wireless device ------------------------------------------------------------------------------ From: Nika Hanidhah <[EMAIL PROTECTED]> Date: Tue, 10 Jun 2008 22:09:20 -0700 (PDT) To: <[email protected]> Subject: RE: [Ayahbunda-Online] Tes Sidik Jari Tapi kalo yg udh pernah tes ini sekeluarga tuh bu yusri? Dulu beliau juga pernah menjelaskan secara details. Bu yusri bisa Bantu mbak ritta lagi kali ini?? emh emh emh.... (sambil geleng2 kpala...) smua smuanya pernah... beda bgt ya ma aku smua smuanya belum pernah...hihihi mamut.bak ktinggalan kreta.. ------------------------------------------------------------------------------ No virus found in this incoming message. Checked by AVG. Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.2.0/1493 - Release Date: 6/9/2008 5:25 PM
