Assalamualaikum, nama saya ilham agustomo, saya tinggal di Jl.Mantri Raya 
No.F86, Kemayoran, Jak-Pus. No. HP saya : 0818-164000, nomor HP istri saya : 
0818-07010710.
Saya mau berusaha menanggapi pertanyaan bu Laila Andaryani Hadis (Dany) tentang 
bermain kreatif dengan batita.
Sebenarnya, secara tidak sadar, orang tua sudah melakukan beberapa stimulasi 
indra sentuhan dari hari ke hari. Hanya saja, mungkin upayanya kurang maksimal. 
Stimulasi dilakukan setiap ada kesempatan berinteraksi dengan bayi-balita, 
setiap hari, terus menerus, bervariasi, disesuaikan dengan umur perkembangan 
kemampuannya, dilakukan oleh keluarga (terutama ibu atau pengganti ibu), 
stimulasi harus dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dan mengembirakan 
antaraa pengasuh dan bayi/balitanya. Jangan memberikan stimulasi dengan 
terburu-buru, memaksakan kehendak pengasuh, tidak memperhatikan minat atau 
keinginan bayi/baalita, atau bayi/balita sedang mengantuk, bosan atau ingin 
bermain yang lain. Apalagi pengasuh sedang marah, bosan, sebal, maka tanpa 
disadari pengasuh justru memberikan rangsang emosional yang negatif. Karena 
pada prinsipnya semua ucapan, sikap dan perbuatan pengasuh adalah merupakan 
stimulasi yang direkam, diingat dan akan ditiru atau justru menimbulkan 
ketakutan bayi-balita. 
            Oleh karena itu interaksi antara pengasuh dan bayi atau balita 
harus dilakukan dalam suasana pola asuh yang demokartik. Yaitu pengasuh harus 
peka terhadap isyarat-isyarat bayi, artinya memperhatikan minat, keinginan atau 
pendapat anak, tidak memaksakan kehendak pengasuh, penuh kasih sayang, dan 
kegembiraan, menciptakan rasa aman daan nyaman, memberi contoh tanpa memaksa, 
mendorong keberanian untuk mencoba berkreasi, memberikan penghargaan atau 
pujian atas keberhasilan atau perilaku yang baik, memberikan koreksi bukan 
ancaman atau hukuman bila anak tidak dapat melakukan sesuatu tau ketika 
melakukan kesalahan.
Agar lebih maksimal berikut beberapa cara yang dapat dilakukan: 

Bunyikan berbagai suara atau musik bergantian , membuat benda berbunyi, serta 
menggantung dan menggerakkan benda berwarna mencolok  Ajak bayi Anda melakukan 
permainan yang tidak menuntut aktivitas gerak. Anda bisa memasang poster gambar 
hitam-putih, mainan warna-warni yang digantung di boksnya, meniup wajahnya 
dengan sedotan, atau memperdengarkan musik sambil berdansa bersama si kecil 
dalam dekapan Anda.
Beri mainan yang bila digerakkan akan mengeluarkan bunyi dan ajak si Kecil 
mendendangkan lagu-lagu sederhana untuk melatih kepekaan responsnya terhadap 
suara. kemudian anak kami, kami ajak untukmengaji (membaca iqro, hafalan 
alfateha), insya allah akan merangsang kecerdasannya. Amin

Mengusahakan rasa nyaman, aman dan menyenangkan, memeluk, menggendong, menatap 
mata bayi, mengajak tersenyum, berbicara, membunyikan berbagai suara atau musik 
bergantian, menggantung dan menggerakan benda berwarna mencolok (lingkaran atau 
kotak-kotak hitam-putih), benda-benda berbunyi, mengulingkan bayi 
kekanan-kekiri, tengkurap-telentang, dirangsang untuk meraih dan memegang 
mainan. saya suka goyang goyangkan kaki dan tangannya....seperti menari dangdut 
... dikala mendengarkan lagu. Eh ternyata saya baru tahu, gerakan tersebut 
termasuk senam untuk si kecil sehingga tangan dan kaki lebih cepat kuat.

Ajak bermain cilukba 
Biasanya anakku suka maen cilukba atau digelitikin di perutnya. Kalo udah maen 
wah...ketawanya terpingkal-pingkal. Tapi...jangan berlebihan terutama kalo 
digelitik ni bisa bahaya... Anakku juga suka kalo dinyanyikan lo, dia akan 
terbengong-bengong n lama2 tertidur...
Anda dapat menggantung benda-benda yang ringan, seperti balon atau kertas di 
atas boksnya (dekat kaki bayi). Biarkan kakinya menendang-nendang benda-benda 
tersebut. Lambat laun, ia akan menyadari bahwa tendangannyalah yang menyebabkan 
benda itu bergerak.
 
Untuk keterampilan tangannya, gantunglah mainan yang bisa diraihnya. Usahakan 
mainan tersebut terikat dengan baik, sehingga tidak bergerak bila disentuh 
olehnya.

Cobalah lakukan “pijat”, berupa sentuhan lembut namun mantap. Selain merupakan 
ekspresi kasih sayang Anda, kegiatan ini bermanfaat untuk memberikan rangsangan 
taktil (berkaitan dengan sentuhan dan rabaan) yang sangat bermanfaat. Misalnya, 
membuat anak lebih waspada, tenang, dan merasa nyaman, serta melancarkan 
peredaran darah.
Beberapa gerakan olah tubuh, seperti:
   - Arm strecth (meregangkan lengan) dengan cara mengangkat satu tangan bayi 
ke atas secara bergantian saat ia dalam posisi telentang.
   - Telentangkan si kecil lalu gerakan kedua kakinya seperti dia mengayuh 
sepeda. Gerakan ini untuk melatih otot-otot kakinya.
   - Dari posisi telentang, coba Anda angkat tubuhnya dengan menarik kedua 
tangannya (khusus bagi bayi yang otot lehernya sudah kuat). Pura-puranya, si 
kecil sedang sit-up!. 
Pijatan dapat memberi efek relaks pada bayi. 
Akan lebih baik bila mengikuti berbagai kursus pijat bayi yang banyak 
diselenggarakan untuk mengetahui teknik pijatan yang tepat. Jika bayi dipijat 
tanpa mengenakan pakaian, pilih ruangan yang cukup hangat. 
Ajak anak bergerak mengikuti irama musik yang diperdengarkan dengan bertepuk 
tangan sambil menyanyikan lagu sederhana. Ditambah dengan bermain ’cilukba’, 
melihat wajah bayi dan pengasuh di cermin, dirangsang untuk tengkurap, 
telentang bolak-balik, duduk.
Panggil namanya , ajak bersalaman , bermain tepuk tangan, membacakan dongeng , 
melatih duduk , serta berdiri berpegangan 
Berikan benda dari arah yang berbeda sehingga ia harus “bekerja keras“ untuk 
menggapainya. Anda dapat memberikan botol plastik, atau mainan dari plastik 
yang bentuknya panjang.

Berhubung si kecil sekarang senang “melempar“ benda-benda, cobalah memberinya 
benda-benda ringan yang bisa dilemparnya, seperti boneka, botol plastik, bola 
atau bantal.

Karena sekarang ia senang memasukkan benda ke dalam mulutnya, berilah teether 
atau handuk kecil bersih untuk digigitnya.

Si kecil pasti senang jika diajak berdansa bersama, atau ajak ia bouncing 
(melompat-lompat) di atas pangkuan Anda.

Duduklah di sampingnya, sehingga ia akan terangsang untuk berguling mendekat ke 
arah Anda, atau letakkan mainan favoritnya di dekatnya.

Main gerobak tangan (wheelbarrow). Caranya, dengan posisi bayi telungkup, 
pegang panggulnya, dan secara perlahan angkat tubuhnya. Ini adalah latihan yang 
baik untuk jungkir balik.
Ajak anak menyanyi sambil menari, sebab si Kecil sudah mulai bisa bergumam, 
sekaligus melatih gerakan kaki dan tangannya agar dapat mengikuti irama, 
ditambah dengan memanggil namanya, mengajak bersalaman, tepuk tangan, 
membacakan dongeng, merangsang duduk, dilatih berdiri berpegangan

Coba rangsang dengan mengulang nama anggota keluarga , memasukkan mainan ke 
dalam wadah, minum dari gelas, mengelindingkan bola , dilatih berdiri dan 
berjalan dengan berpegangan. 
Duduklah agak jauh dari si kecil sambil memangku boneka kesayangannya. Goda 
agar ia datang ke pangkuan Anda. Biarkan ia merangkak untuk menjangkaunya. Ini 
bagus untuk melatihnya merangkak.

Cobalah bermain merangkak bersama. Pura-puranya, Anda sedang berlomba dengannya 
untuk mengambil mainan.

Berikan mainan, dan biarkan ia menggenggamnya. Lalu, pura-puralah untuk 
memintanya.

Berikan beberapa mainan yang bisa dipukul-pukul, seperti balok-balok plastik 
atau gelas plastik.

Letakkan mainan favoritnya di atas kursi yang agak tinggi, lalu biarkan ia 
berusaha mengambil mainan itu sendiri. Pastikan perabot kursi tersebut dapat 
menyangga berat badannya.

Sediakan beberapa container atau kotak dan benda-benda yang cocok ukurannya 
untuk dimasukkan ke dalamnya, seperti kaus kaki, serbet, kartu mainan, dan 
balok-balok dari plastik. Biarkan ia memasukkan benda-benda itu ke dalam 
container untuk kemudian mengeluarkannya lagi.

Sediakan potongan wortel atau apel (ingat, potongannya jangan terlalu kecil 
agar si kecil tidak tersedak), lalu sodorkan pada bayi Anda. Lihat apakah ia 
akan mengambil makanan tersebut dengan ibu jari dan telunjuknya. Mungkin, Anda 
akan menikmati keseriusan si kecil yang menggemaskan.
Bermain meniru suara-suara burung, kucing, ayam, anjing, dsb. Atau juga 
suara-suara orang menjajakan roti, koran, sayur, dll. Ditambah dengan 
mengulang-ulang menyebutkan mama-papa, kakak, memasukkan mainan ke dalam wadah, 
minum dari gelas, menggelindingkan bola, dilatih berdiri, berjalan dengan 
berpegangan
Menggambar , mencoret – coret , menyusun kubus , bermain puzzle sederhana , 
bermain boneka , berjalan tanpa berpegangan , naik turun tangga , melepas 
celana , mengerti dan melakukan perintah sederhana , menyebut dan menunjuk 
benda – benda, Ditambah dengan latihan mencoret-coret menggunakan pensil warna, 
menyusun kubus, balok-blok, potongan gambar sederhana (puzzle) memasukkan dan 
mengeluarkan benda-benda kecil dari wadahnya, bermain dengan boneka, sendok, 
piring, gelas, teko, sapu, lap. Latihlah berjalan tanpa pegangan, berjalan 
mundur, memanjat tangga, menendang bola, melepas celana, mengerti dan melakukan 
perintah-perintah sederhana (mana bola, pegang ini, memasukan itu, ambil itu), 
menyebutkan nama atau menunjukkan benda-benda.
Menyebut dan menunjuk bagian tubuh, nama binatang dan benda, bicara (mencoba 
cerita) tentang kegiatan sehari – hari seperti makan , minum , mandi , main , 
serta bermain bola, melompat , memakai celana baju , dan mencuci tangan, 
Ditambah dengan menanyakan, menyebutkan dan menunjukkan bagian-bagian tubuh 
(mana mata?, hidung?, mulut?, dan lain-lain), menanyakan gambar atau 
menyebutkan nama binatang dan benda-benda di sekitar rumah, mengajak bicara 
tentang kegiatan sehari-hari (makan, minum, mandi, main, minta dan lain-lain), 
latihan menggabar garis-garis, mencuci tangan, memakai celana-baju, bermain 
melempar bola, melompat
Menyebutkan nama teman dan warna, berhitung , menyikat gigi , bermain boneka, 
masak-masakan , menggambar , berdiri satu kaki. Selain itu juga perangsangan 
untuk berbicara dan bercerita , menyanyikan lagu anak – anak , bermain puzzle , 
angka, halma , congklak , kartu , monopoli , computer baik dilakukan
Buatlah permainan-permainan yang dapat memperdengarkan irama, misalnya dengan 
alat-alat makan (piring, sendok, gelas), hal ini dapat membantu mempelajari 
irama, lemah-kuatnya nada serta tinggi-rendahnya bunyi, ditambah dengan 
mengenal dan menyebutkan warna, menggunakan kata sifat (besar-kecil, 
panas-dingin, tinggi-rendah, banyak-sedikit, dan lain-lain), menyebutkan 
nama-nama teman, menghitung benda-benda, memakai baju, menyikat gigi, bermain 
kartu, boneka, masak-masakan, menggambar garis, lingkaran, manusia, latihan 
berdiri di satu kaki, buang air kecil/besar di toilet.
 
Berenang juga bisa bikin tinggi IQ, loh, karena dengan berenang, motorik bayi 
akan aktif semua. Nah, dengan adanya aktivitas motorik akan merangsang 
pertumbuhan secara tak langsung, baik fisik maupun psikologis. 
Umumnya baby sebelum 7 bulan bila diletakkan di air, baby secara
otomatis akan menggerakkan tubuhnya, biasanya gaya yang digunakan gaya
anjing atau dada, dimana tangan dan kaki akan bergerak gerak ke depan.
Kita sebagai orang tua tidak harus untuk bisa berenang. Cukup sediakan
bak/ kolam plastik yang cukup untuk besar, bila tidak ingin pergi ke
kolam renang. Lalu ajak baby bermain di dalam air sesukanya. Ini
merupakan pengenalan pertama baby dengan berenang. biarkan baby
menggerakkan tubuhnya dengan bebas, tentunya kita awasi, perhatikan
agar hidung dan telinga tidak kemasukkan air.

-----Original message-----
From: "Laila Hadis" [EMAIL PROTECTED]
Date: Thu, 26 Jun 2008 14:45:34 +0700
To: [email protected]
Subject: [SPAM 100.00%] [Ayahbunda-Online] Jumpa Pakar Ayahbunda 28 Juni

> 
> 
> 
> 
> 
> Hallo ibu-ibu milis yang ceria..hehehehe
> 
>  Aku mau minta opini kalian nih, berkaitan dengan acara Jumpa Pakar
> Ayahbunda-Pigeon "Bermain Kreatif dengan Batita" di hotel Garden
> Kemang,  28 Juni 2008 , jl.Taman Kemang no.1 (depan KemChicks) jam
> 09.00 -13.00
> 
> Pastinya kalian kan pernah dong mengajak main si kecil. Nah, aku mau
> dengar pendapat kalian : kira-kira pernah nggak menciptkan permainan yang
> diciptakan sendiri saat bermain sama anak? Misalnya, bikin rumah-rumahan
> dari kardus. Kalau pernah, ada nggak sih kendalanya. Misalnya, susah cari
> bahannya.
> 
> Aku minta opini kalian ya. Bagi 3 opini terbaik, akan dapat tiket Jumpa
> [EMAIL PROTECTED] tiket plus 1 hadiah menarik dari Ayahbunda. Opininya aku 
> tunggu
> sampai besok siang (Jumat 27 Juni) jam 12.00 siang. Nanti bagi yang
> terpilih akan aku hubungi ya. O,ia tolong sertakan nama, alamat dan
> no.telepon yang bisa dihubungi. Tiket dan hadiahnya bisa diambil di tempat
> acara.
> 
> Terima kasih banyak ya. Aku tunggu opininya, salam
> 
>  
> 
> Laila Andaryani Hadis (Dany)
> 
> Redaktur Kesehatan Ayahbunda
> 
> Email : [EMAIL PROTECTED]
> 
> Telp : (021) 5266666,5253816,5258002 (direct)
> 


------------------------------------

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke