Dear mom... waduh, maaf , ko saya ga dapet email pertanyaannya ya? keselip dimana ya..... Maaf ya moms..
Moms...sebeneranya pendapat moms ada benarnya kok.. Ada yg terjadi dari awal kehamilan sampai persalinan, ada juga yang diakhir jadi berubah. nah hal itu dikarenakan ada 4 jenis plasenta previa plasenta previa adalah menempelnya plasenta dalam rahim yang menutupi serviks/ mulut rahim. 4 jenis plasenta previa terdiri dari p.p komplit...yg menutupi serviks secara total, PP partial, tidak menutup secara total, PP marginal hanya dipinggirnya dan yg terakhir adalah PP letak rendah..maksudnya plasenta menempel hanya beberapa cm dari serviks. Saat rahim membesar dan plasenta tumbuh...maka perubahan bisa terjadi... Biasanya plasenta yg akhirnya tidak jadi menutup adalah jenis marginal dan letak rendah. Penyebab nya adalah embrio yang berimplantasi dirahim bagian bawah.... jadi emang dari sananya walau memang ada faktor risiko yang menyebabkan implantasi embrio di bawah seperti itu, diantaranya: usia diatas 30 tahun, riwayat banyak persalinan, riwayat aborsi, dll. gejalanya adalah perdarahan tanpa nyeri yang terjadi di trimester ketiga. Terapi nya berupa beberapa pengobatan untuk mencegah perdarahan dan kontraksi, serta bahaya infeksi bagi janin dan ibu. Bahkan hubungan suami istri selama kehamilan dapat meningkatkan risiko perdarahan. Oleh sebab itu dalam kehamilan , *ANC (antenatal care / pemeriksaan kehamilan) mutlak dilakukan*. jadi hal2 seperti ini dapat dideteksi sejak dini. Ini ada alamat situs dari emedicine ... ada gambarnya juga... http://www.emedicine.com/med/TOPIC3271.HTM Maaf kalo kurang membantu.. mungkin mba nina dan suami bisa menambahkan atau bahkan mengkoreksi. salam, kennia
