Salam, saya ikut merasa sedih ketika membaca kisah bu Yaling yg sangat menyakitkan ini. Saya salut atas ketabahan Ibu Yaling dan Suami dalam menjalankan cobaan yang diberikan Tuhan. Semoga diberi kekuatan oleh Tuhan dan semoga kelak mendapatkan baby yg sehat
Ayah Gaizka ________________________________ From: "Ya Ling "ATS"" <[EMAIL PROTECTED]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Monday, October 20, 2008 10:55:57 AM Subject: [Ayahbunda-Online] bayiku meninggal Hai mungkin pada bingung dengan subject dari aku yah... pertama2 aku perkenalkan diri dulu kale yah... aku Yaling... sejak bayiku meninggal sudah 3 bulan yang lalu aku merit tahun lalu, kosong sebulan, bulan Des langsung isi. aku tetap kerja waktu itu, padahal kerjaan ku sangat penuh stres... pas kehamilan bulan ke-6 aku disarankan oleh dokter kandunganku untuk 4D saat itu diketemukan masalah bahwa baby ku ada pembesaran di serambi kanan jantungnya.. . disekeliling jantungnya ada cairan juga, air ketubanku kurang, placentaku menebal, ginjal kanan bayiku tak terbentuk, lambungnya dikelilingi cairan. setelah 2 bulan bolak balik ke dokter rujukan (RSCM dr.Bambang Karsono) baby saya divonis "dubia ad malam" yang artinya tidak ada kemungkinan untuk dapat bertahan hidup apabila dilahirkan. diprediksikan oleh dokter kandungan saya bahwa baby saya hanya akan bertahan 1jam saja. bayi saya sangat tersiksa didalam rahim saya karena dia kesempitan ga bisa bergerak bebas... hanya kakinya saja yang sering menendang2. mendekati bulan ke8 gerakannya makin berkurang. saya n suami sudah pergumulan dan konsultasi dengan pendeta gereja kami. kemudian diputuskan lah untuk mengikuti anjuran dokter untuk diterminasi. saat saya mendengar istilah terminasi ...aduh saya takut... walaupun saya tau bahwa Tuhan menginginkan bayi saya untuk menjadi malaikatNya di Surga, tapi kan kasian yah diterminasi. lalu saya tanyakan maksud dokter saya itu apa? ternyata diterminasi itu tidak seburuk yang saya kira sebelumnya. saya nantinya akan diinduksi... sehingga bisa melahirkan secara normal. Tapi Tuhan berkata lain. Saya terkena pre-eklamsia berat tekanan darah saya saat masuk ke rumah sakit 160/100, yang tidak memungkinkan untuk diinduksi lagi. karena apabila diinduksi tekanan darah bisa naik. apabila saya tetap diinduksi mungkin saat ini saya tidak bisa mengemail email ini ke bunda2 sekalian.. saya akhirnya dicaesar lalu bayi saya hanya bisa bertahan hidup 20 menit saja. bayi saya tidak punya saluran urine (alat kelaminnya ada) makanya saya kekurangan air ketuban. saya sampai saat ini tidak mengetahui dengan pasti kenapa bayi kami bisa mengalami hal tersebut. dokter saya mengatakan bahwa kemungkinan karena kualitas sperma n ovum tidak ok, atau karena polusi (saya tinggal di daerah tj priok) dan stres, kami 6 bulan lagi harus mengecek darah secara lengkap untuk persiapan baby selanjutnya. kata dokter saya seh kemungkinan kecil bahwa anak selanjutnya akan seperti itu lagi. kalau ada bunda2 yang punya pengalaman serupa atau temannya atau saudaranya yang sama seperti saya, boleh kiranya berbagi sharingnya sehingga saya bole mendapatkan informasi yang lebih lagi. Thanks. Untuk pre-eklamsia juga apabila ada yg punya pengalaman yang sama. Thanks yah... Regards YaLing ____________ _________ _________ _________ _________ __ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail. yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
