Ah mba, di Jakarta juga banyak ibu yang bekerja dan bisa kasih Asi full 6 bln. Saya justru terpacu karena seringnya baca testimoni dan perjuangan ibu2 bekerja ini memberi Asi eksklusif ke bayinya. Masa saya yang ibu rt kalah? Hehehhe.... Alhamdulillah anak kedua sukses asixnya.
Hidup Asi!!! Sas Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "Junita" <[email protected]> Date: Mon, 15 Dec 2008 05:01:51 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] Just Sharing 'bout Nursery Room Dear Moms.. Cuma pengen sharing aja. Aku punya anak 1 tahun 5 bulan yang masih ASI. Yang minum ASI maunya fresh from nenen nggak mau pakai botol susu. So, kalau aku lagi jalan2 ke shopping complex dan tiba2 anakku mo susu, pastinya aku ngibrit cari nursery room. Di KL, nursery room masih terbatas. Nggak semua shopping complex ada nursery room, paling banter tempat untuk tukar diapers aja. Kalau ada nursery room, emang enak banget, coz udah besar, cantik, bersih, wangi, pokoknya terjaga rapi. Ada water dispenser, tempat colokan listrik (mana tahu mo pump asi pake electric pump). Tapi yang aku perhatikan kalo disini jarang banget ibu yang kasih breast feeding, coz setiap kali aku masuk nursery room, tempat breat feeding pasti kosong, kalau ada orang paling cuma satu. Tapi kalau tempat untuk menukar diapers pasti ada orangnya. Nggak kayak di Jakarta, kalau aku pergi shopping complex, tempat mo ngasih ASI ampe penuh. Salut degh ama ibu2 Indonesia yang ngasih ASI ke anak nya. Pernah sih aku cerita hal ini ke suamiku. Dia bilang ya.. orang2 KL mana sempat ngasih ASI, apalagi nenen langsung, coz kebanyakan ibu2 di sini kerja (tuntutan biya hidup yang tinggi). Iya sih, aku ibu rumah tangga dengan buat usaha kecil2an di rumah dan depan komputer. Kalau di kampung2 sih kata suamiku iya pada ngasih ASI. Weleh..weleh.. yang penting aku tetap bangga karena bisa memberi ASI kepada anakku. Prouds Mom Junita Moms nya Ferayda
