Yup dokter Kennia...

Agree.

Hmmm.namanya juga ilmu pengetahuan pasti terus berkembang & berkembang.
Semakin banyak yang melakukan research semakin banyak hal2 baru yang bisa
merubah sesuatu. Seperti teori Darwin kan yang saat ini juga banyak di
perdebatkan & di tentang...

 

Kalo saya sebagai seorang ibu yang sangat sangat menyayangi anaknya tentunya
ingin memberikan yang terbaik untuk anak tercinta...selama ini siy saya
memang sering mendengar perdebatan mengenai antibiotic & puyer .tentunya
kita sendiri harus bijak.kita datang berobat ke dokter tentunya harus
berbaik sangka & yakin dengan hati nurani kita bahwa dokter juga memberikan
terbaik buat anak2 kita..

 

Saya sendiri tidak anti puyer ato antibiotic tapi lebih bersifat rasional
menggunakan antibiotic atau puyer. Itu sebabnya pula dulu sempet hunting
sana sini nyari DSA yang cocok buat anak saya & tentunya dengan saya...

 

Bagi saya jika memang harus di kasih antibiotic, alasannya apa.apa gejala yg
membuat yakin harus ada AB. Kalo mengenai puyer juga begitu, ini harus di
racik bu.kenapa dok, karena gejalanya seperti ini, tandanya ini, sembuh
dengan obat ini di combine ini..ya sutra-lah.bukannya saya pasrah saja, tapi
secara logic bisa saya terima. Memang saya ga pernah sekolah medis ato
farmakologi.tapi setidaknya kita bisa mengambil informasi sebanyak2nya dr
luar...entah discuss dengan dokter (saat anak ga sakit, discuss bebas aja.),
trus jika ada temen yg punya sodara dokter, sempetkan waktu bertanya ini itu
terutama seputar penyakit yang sering menyerang anak, semisal batpil, radang
tenggorokan, diare, panas..

 

Duh jadi kepanjangan...

 

Salam,

Esti (Mama Arya 26 bln)

 

 

 

 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Kennia
Sent: Wednesday, February 18, 2009 2:01 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] polemik puyer

 

dear moms semua..
ijinkan saya ikut nimbrung yah
saya cuma menambahkan yang disampaikan dr.nur anisa

Di kalangan para dokter sendiri, khususnya dokter anak, hal ini masih
menjadi perdebatan..
karena segala sesuatunya pasti ada kelebihan dan kekurangan.
Saya sendiri, selaku ibu yang punya anak, mengalami betul...
teori yg saya dapat di dunia medis, tidak selalu sesuai dengan apa yg saya
hadapi terhadap anak saya...

oleh sebab itu...sekali lagi, wajar bila ada pro dan kontra
Karena setiap orang punya sudut pandang berbeda-beda dan pengalaman
berbeda-beda.
tetapi tidak perlu menjadi perdebatan...

maaf, jangan sampai terjadi lagi kasus dulu (juga tentang puyer)yang sampai
rame di milist dan blog tetangga..
sedih aja, belum pernah bicara dan klarifikasi langsung tetapi jadi
merenggangkan hubungan.
Semoga moms semua bisa saling memahami satu sama lain.


salam,
kennia





Kirim email ke