Cerita about bs sampe sekarang saya kok masih trauma ya mom. Bukan pengalaman pribadi sih tapi saya pernah dikirimin ✉ dr temen saya yg dapet jg dr temennya abput bs.
Dia gk tau kalo rumahnya dipasangin cctv oleh majikannya. Begitu saya ngeliat perlakuan oknim bs itu mom, sampe detik ini saya seperti trauma. Saya jd paranoid setelah melihat tayangan cctv itu n secara psikologis setiap orang cerita bs agak nyesek. Gambar yang pertama, (duhhhh saya nulis nih sebenernya sambil gemeter, tp ada baiknya saya share mom ² sekalian) Oknum bs menggendong anak majikannya yg nangis terus kira ² umur 3 ato 4 th. Mgkn kesel karena si anak rewel terus, dilemparlah si anak ini ke sofa dibekep2 mulutnya pake bantal sofa. Trus dipukuli kepalanya pake kedua tangannya sampe dia nangisnya gak kenceng. Duhhhhh mom saya nyesek rasanya ngeliatnya. Gambar kedua kira ² bayi umur 9 ampe 12 bulan, si bs nih asyik nonton tv, rupanya, si bs ini gk tahan liat si bayi rewel terus karena dia gk bs konsen nonton tvnya. Tau ndak mom apa yang terjadi, (saya ngetik ini keringet dingin keinget2) Si bayi di tampar ² kepalanya, udah gitu kedua kaki itu diangkat dengan tangan 1 kayak ngankat ayam dibanting kesana kemari. Si bayi jejeritan. Udh gitu di tepok2 lagi pantatnya biar tidur, terus karena masih nangis dilempar ke kursi. Duhhhhhh mom mg bs buat pembelajaran buat kita. Sampai sekarang saya kayak trauma ya mom, walo gk mengalami sendiri tapi kok danpaknya amat besar ama diri saya. Saya jadi agak² parno ama pembantu2 di rumah saya, yang dah ikut lama. Dan saya tau dia gk mungkin seperti itu. Mom mg trauma ini cepet hilang ya mom. Maaf kalo share saya ini mengganggu karena kepanjangan Regards Ndanya Ata & Chika Sent from ♏àΨãR€ð̀́Bέrr¥™ ©•u•®•V•ế in∂��...@t ЌξβϋM ₤Й ☃ -----Original Message----- From: "Dahlia T.P" <[email protected]> Date: Thu, 16 Apr 2009 07:54:32 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] OOT: sharing 'jangan pakai BS dari LPK Mel*ti' Hai bunda , Terimakasih untuk infonya , just sharing juga pengalaman yg sama saya alami dengan yayasan Tiara Cipta dimana administrasi 1jt namun alhasil sudah 5 BS tidak pernah serius bekerja , yang paling menyedihkan adalah kenapa rata2 yayasan BS suka seperti itu kurang antensi & tanggung jawab , tidak langsung mengfollow up atau mencek BS mereka . Dahlia T. Pribadi -----Original Message----- From: felitia bunga <[email protected]> Date: Thu, 16 Apr 2009 09:35:53 To: ayahbunda<[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] OOT: sharing 'jangan pakai BS dari LPK Mel*ti' Dear Moms, Mau sharing sedikit. Baru awal tahun ini saya menggunakan jasa baby sister karena sebelumnya menggunakanan pembantu yang sudah lama bekerja untuk mengasuh anak saya dari lahir. Kebetulan waktu itu pembantunya pulang dadakan dan tidak kembali. Pada hari itu juga saya langsung hunting BS dengan menelpon list yang ada di blog mba Anita ini. Karena waktu saya yang terbatas untuk mendapatkan BS di hari itu juga (saya working mom jadi kebingungan kalau tidak ada yang jaga babyku, waktu itu berumur 9 bln), akhirnya saya dapat yayasan yang ada stock BS saat itu dan langsung bisa diambil. Yayasan tersebut adalah LPK MELATI Gedung Unas Blok c lantai 2 Jalan kalilio no. 17 Senen Jakarta Pusat dgn ibu Sri Ph 4257472 - 70377979. Administrasi pengambilan sebesar Rp. 850.000, dan kita harus membayar potongan gaji mereka selama setahun, yaitu Rp 1,2 juta kontrak setahun boleh tuker suster berapa kali pun. Ternyata saya baru tahu klu di yayasan lain tidak harus membayar potongannya dimuka.BS pertama penampilannya memang kurang meyakinkan (gendut dan hitam), tapi kerjanya baik, hanya agak kurang open sama anak saya. Yayasan bilang sudah pengalaman setahun, ternyata baru bekerja 2 bulan (saya dapat cerita dari BSnya sendiri). Gajinya 600rb + cuti 100rb (2 hari perbulan). Namanya suster E*n*, dia sempat bekerja 1 bulan, karena anak saya lebih sering dibiarkan main sendiri dan dia asik nonton tv, maka saya minta ditukar dengan BS lain, hubungan saya dgn BS ini masih baik sampai sekarang, mungkin karena pengalamannya memang masih kurang jadi suster E*n* belum terbiasa mengasuh anak. BS kedua penampilannya lebih luwes, katanya pengalamannya sudah 2 tahun, jadi gajinya berbeda 700rb + cuti 100rb (sepertinya ini trik yayasan ini untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi). Namanya suster S*j*. Astagfirullah...kalau diajarkan galakan dia, selalu membandingkan dengan tempat yang lama, kemudian dia sempat bilang kalau dia sakit kepala dan langsung saya izinkan istirahat, tapi...kebayang ga siih klu tidur dari jam 9 sampai jam 4, itu juga saya gedor karena kondisi saya dan babyku pada waktu itu lagi flu berat dan saya sudah kecapean mengurus semuanya sendiri. Ketika digedor mukanya baru bangun tidur, saya minta tolong dia untuk suapin anak saya, dan ternyata ga ada yang masuk, caranya juga agak kasar. Besoknya saya lagsung cuti dan mengembalikan BS tersebut ke yayasan. BS ketiga penampilannya sangat baik, kerjanya baik, sangat terampil mengurus anak. Namanya suster R*n*, gajinya 700rb + cuti 100rb (tadinya gajinya naik tetapi saya marah karena tidak pernah diberikan BS yang benar). Saya memang orangnya suka membelikan barang-barang ke BS, mulai dari peralatan mandinya, keperluannya sehari-hari, cemilan, baju, bahkan ketika sudah masuk bulan ketiga dia saya belikan HP Nokia baru dengan pembayaran mencicil selama 6 bulan. 2 hari kemudian dia izin cuti sehari, keesokan harinya saya telpon dia (karena sampai siang belum datang juga)dan ternyata bajunya dibawa semua dan dia kabur. Saya tidak curiga karena pada saat cuti dia hanya membawa bag pack kecil. Ternyata masukan dari orang rumah suster R*n* suka pakai peralatan make up saya, kalau siang suka mandi di kamar mandi saya (di dalam kamar saya), suka genit-genit dengan tukang koran dan supir di rumah. Dan suster R*n* pernah keceplosan cerita dengan pembantu di bawah kalau pernah kerja 'mangkal' di daerah pasar baru. Saya telpon yayasan minta pertanggung jawaban (karena itu hari minggu dan besoknya saya harus ngantor), jawabannya hanya besok saja bu dibicarakan, kan sekarang kantor tutup. Besoknya saya telpon dari kantor dan kata yayasan belum ada stock BS, keesokan harinya saya ditelpon katanya ada stock tapi gajinya 1,2jt...gila kali yah, saya terus terang tidak mau dengan gaji yang segitu, katanya nanti akan dicarikan lagi BSnya. Hari ketiga saya ditelpon dan ada stock lagi, kata ibu sri penampilannya bagus tetapi perawakannya agak kecil, sudah pengalaman setahun. Saya langsung izin dari kantor dan meluncur kesana, ngobrol dan melihat lagsung suster tersebut. Astaghfirullah...susternya kurus sekali dan sangat terlihat tidak sehat, di sela2 jarinya korengan, matanya hitam celok. Kebayang ngga kalau suster seperti itu harus mengurus anak saya. Saya minta uang saya kembali, tapi karena di kontraknya ada jadi tidak bisa, mereka tetap akan usahakan provide suster sampai kita cocok. Sepertinya mereka tahu kalau kita butuh sekali dan asal2an dalam memberikan BSnya. Mereka juga tidak pernah memberikan kita kesempatan untuk memilih BS karena selalu bilang stocknya hanya satu. Saya dan suami saya sudah sangat kecewa dengan yayasan tersebut, cukup tau lah kita dengan reputasi suster-susternya. Sekarang saya sedang berusaha mencari yayasan yang reputasinya baik. Mudah-mudahan sharing ini berguna. Thanks Bunga Felitia Putri Bunga Executive Assistant AndrewTani & Co. Bundanya Atthar 1y 1m 2d (tetap semangat ASI sampai 2 tahun) ___________________________________________________________________________ Nama baru untuk Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
