Title: For God and Country

Resensi

 

For God and Country

Korban Paranoid Amerika

Oleh James Yee

SPESIFIKASI

Genre

Non - Fiction

Harga

Rp 69.900,00

Halaman

364

Ukuran

16 x 24 cm

Sampul

Hard Cover/Jaket Flap

 

Penerbit: Dastan Books, Maret 2006

 

Resensi Republika (Minggu, 14 Mei 2006)

Ironi Kemanusiaan dari Guantanamo

 

Kampanye perang melawan teroris yang dilancarkan AS menyusul peristiwa 11 September tak habis mengundang penderitaan bagi banyak orang. Sejak itu penguasa AS seolah dihinggapi paranoid terhadap Islam.

Masyarakat muslim AS pun tak dapat menghindar dari dampaknya. Mereka terus diawasi. Ketakutan pun merebak di intern militer AS. Mereka khawatir ada kekuatan asing yang menyusup ke dalam tubuh militer.

Adalah Kapten James Yee yang ditangkap atas tuduhan melakukan kegiatan mata-mata dan penyalahgunaan informasi rahasia. Melalui pengakuannya, terungkap berbagai praktik penekanan yang dilakukan para sipir penjara di Guantanamo terhadap para tawanan dengan melecehkan simbol-simbol Islam.

Buku berjudul For God and Country, Korban Paranoid Amerika, terbitan Dastan Books berisi penuturan lengkap Yee atas penderitaan yang dialami selama menjalani masa tahanan. Bagai sebuah buku biografi, runtutan kisahnya terperinci sehingga pembaca akan lebih mengetahui hal-hal yang selama ini mungkin masih belum terungkap ke permukaan.

Buku setebal 335 ini kemudian mengungkap peristiwa 11 September yang membuat kehidupan orang-orang Islam menjadi bulan-bulanan. Segera Amerika menyerang Afghanistan serta menawan banyak orang dengan tuduhan teroris. Mereka pun dikirim ke penjara di Guantanamo, Kuba. Tak diduga, Yee mendapat tugas di sana.
Tim penyidik militer AS berusaha mengorek keterangan dari para tawanan itu. Nah, tugas penerjemah atau penasihat keagamaan seperti Yee diharapkan dapat membina hubungan erat dengan para tawanan sehingga membuka rahasia intelijen yang berguna bagi kepentingan AS.

Di tempat itu, Kapten Yee membuat azan terdengar lima kali sehari ke seluruh sudut penjara lewat pengeras suara. Kalau mengalami kerusakan ia sendiri yang melantunkan azan lewat sebuah mikrofon. Selain itu, sudah jadi bagian tugasnya, katanya, untuk menengahi kesalahpahaman antara para tahanan dan pejabat penjara.

Yee mengungkapkan penderitaan yang dialami para tahanan. Mereka bukan dianggap tahanan perang tapi teroris karenanya tidak mendapatkan perlindungan Konvensi Jenewa. Tendangan dan kepalan tinju merupakan hal lumrah yang didapatkan tahanan saat diinterogasi.

Namun, yang paling menyedihkan adalah penodaan terhadap Alquran guna memancing emosi tahanan. Para petugas misalnya sering menggunakan Alquran untuk membersihkan lantai (hlm. 171).

Ketika Yee hendak bertemu keluarganya, 10 September lalu, petugas militer menangkap di suatu tempat di Florida dan menahannya di sebuah markas militer di South Carolina. Sejak itu ia terus diperiksa atas kecurigaan melakukan kegiatan mata-mata di Guantanamo.

Yee pun dipenjara di Jacksonville. Di sana dia menerima perlakuan kurang manusiawi, seperti dikurung di sel isolasi, bertelanjang di hadapan orang lain, tidak diberi makanan, pengaburan panca indera, dan masih banyak lagi, dan juga tidak diperbolehkan salat. Meski begitu, dia tetap bertahan pada keyakinannya akan kekuasaan Allah SWT.

“Aku terus berusaha menjaga keyakinan, sebagaimana Islam mengajarkan bahwa Tuhan memiliki rencana dan di balik semua peristiwa pastilah terdapat hikmah, tujuan, dan makna,” tegas Yee (hlm. 242).

Buku ini juga mengangkat ironi pada kehidupan masyarakat AS yang begitu mengagung-agungkan hak asasi manusia. Apa yang terjadi di Guantanamo, menurut pandangan Yee, justru berkebalikan dari semangat tersebut. Dia merasakan ketidakadilan yang hebat, pengabdiannya terhadap negara, tidak dipedulikan. Begitu pula penahanan atasnya yang tidak memedulikan belum adanya dakwaan resmi.

Di balik semua perlakuan tersebut, buku ini mengajarkan nilai-nilai ketabahan yang menjadi landasan keyakinan. Melalui perjuangannya untuk membela kebenaran, Yee akhirnya mampu melalui segala cobaan meski banyak hal dia korbankan. Karier maupun utang yang cukup besar. Meski demikian, kuasa dan pertolongan Allah SWT akan senantiasa tercurah pada umatnya yang beriman.

__._,_.___

================= Bacayo.NET - Segalanya tentang buku =================





SPONSORED LINKS
Writing book Writing a book Writing child book
Book writing software Writing a book report Business writing book


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke