The Blind Owl: Dunia Retak Sang Pencinta
Oleh Sadeq Hedayat 
 
ISBN: 979-98423-0-1 
Genre: Fiction 
Harga: Rp 22.500,00 
Halaman: 202 
Ukuran: 11,5 x 17 cm 
Sampul: Softcover 
 
 
Bagaimana bisa seorang wanita yang sensual--yang membutuhkan seorang
pria untuk nafsunya, seorang lagi untuk cintanya, dan seorang lagi untuk
siksanya--jatuh cinta hanya pada seorang pria? Aku tak yakin apakah
semua kekasihnya dapat dimasukkan ke salah satu kategori ini, tapi aku
yakin bahwa ia telah memilihku untuk disiksa. Karena takut
kehilangannya, aku menghinakan diriku sampai pada derajat yang terendah;
bahkan kutiru gaya, sikap, dan sisi-sisi menarik dari para kekasihnya,
namun ujung-ujungnya aku hanya menjadi seorang germo yang menyedihkan...
 
Kemiripan yang paling menyiksaku adalah kemiripan cintaku dengan cinta
rakyat jelata terhadap si pelacur, istriku. Ia, bagaimanapun, lebih
cenderung kepada mereka.... Aku menjulukinya pelacur karena menurutku
tak ada kata-kata yang pas untuknya kecuali kata itu. Aku enggan
menggunakan kata `istriku', karena hubungan suami-istri tak ada di
antara kita; jadi dengan begitu, jika aku menggunakan kata `istriku',
maka aku berarti menipu diriku sendiri.
 
***
 
The Blind Owl adalah tonggak sejarah bukan hanya bagi kesusastraan
Persia namun juga bagi kesusastraan dunia. (Michael Beard, Profesor di
University of North Dakota)
 
***
 
The Blind Owl dianggap sebagai karya terpenting dalam kesusastraan Iran
modern. Ia adalah kisah tentang kehilangan dan kemerosotan spiritual.
Masterpiece Sadeq Hedayat ini menguak keputusasaan seorang lelaki muda
setelah kehilangan kekasih misteriusnya. Seiring dengan terseretnya sang
tokoh ke dalam jurang kegilaan secara bertahap, pembaca akan terjebak
dalam badai pasir pandangan suram Hedayat tentang kondisi manusia. The
Blind Owl, yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, kerap
dibandingkan dengan karya-karya Edgar Allan Poe, Fyodor Dostoyevsky, dan
Howard Lovecraft.
 
***
 
Sadeq Hedayat lahir pada tahun 1903 dalam sebuah keluarga aristokrat. Ia
mati bunuh diri di Paris pada tanggal 4 April 1951, setelah depresi
berkepanjangan karena merasa bahwa ia tak mampu lagi melahirkan
karya-karya sebaik The Blind Owl.
 
Salah satu buku yang paling luar biasa... dingin dan cantik.
--The Guardian
 
Sebuah karya yang luar biasa.
--The Times Literary Supplement
 
The Blind Owl adalah novel terpenting Iran modern.
--Princeton University Press
 
Sebuah buku yang pasti bakal mengabadi sepanjang tarikan napas kematian!
--Prayudi
 
Sebuah buku luar biasa yang memberi pengaruh besar dalam perjalanan
kepengarangan saya, sangat inspiratif dan mampu mendedahkan begitu
banyak makna di balik rahasia kehidupan dan terutama kematian. Ia tidak
saja dingin tapi juga luar biasa cantik.
--Titon Rahmawan

Kirim email ke